Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSES ke pendidikan tinggi harus terus ditingkatkan, mampu melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing di masa depan.
"Indikasi penurunan pendaftar calon mahasiswa ke perguruan tinggi harus benar-benar dicermati untuk segera diketahui penyebabnya, sehingga bisa segera diatasi," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/3).
Pada kesempatan Kuliah Bestari (KB) bertajuk “Menyalakan Nurani Bangsa” yang disiarkan secara daring di Youtube UGM, Rabu (19/3), Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof. Brian Yuliarto, Ph.D mengungkapkan, dari hasil pertemuannya dengan sejumlah Rektor PTN dan PTS terungkap jumlah pendaftar calon mahasiswa ke perguruan tinggi mengalami penurunan.
Sementara itu kondisi saat ini rasio lulusan S2-S3 terhadap populasi usia produktif di Indonesia hanya mencapai 0,5%. Capaian itu jauh di bawah negara-negara maju yang memiliki rasio sekitar 9%. Bahkan jika dibandingkan dengan Malaysia, Vietnam, dan Thailand, yang memiliki rasio 2,4%, Indonesia masih tertinggal cukup jauh.
Sehingga, ujar Mendiktisaintek, salah satu tantangan besar bagi pendidikan tinggi di Indonesia saat ini adalah meningkatkan indeks penguasaan inovasi teknologi serta jumlah peneliti secara signifikan untuk meningkatkan daya saing bangsa.
Menurut Lestari, upaya untuk meningkatkan akses setiap warga negara ke pendidikan tinggi harus konsisten dilakukan. Tentu saja, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, upaya tersebut membutuhkan dukungan semua pihak terkait untuk mewujudkannya.
Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu menilai, minat masyarakat untuk mengakses pendidikan tinggi sejatinya juga dipengaruhi oleh adanya permintaan dari dunia usaha dan jasa yang berkembang saat ini.
Dengan kondisi perekonomian yang penuh tantangan bagi dunia usaha saat ini, tambah Rerie, menyebabkan daya serap tenaga kerja berlatar belakang pendidikan tinggi oleh dunia usaha juga menurun.
Dengan kondisi tersebut, menurut Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, selain mempermudah setiap warga negara untuk mengakses perguruan tinggi, para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah juga harus mampu mewujudkan ekosistem dunia usaha yang lebih baik.
Rerie sangat berharap sejumlah pihak terkait dapat menerapkan langkah yang tepat agar potensi SDM yang ada saat ini dapat mewujudkan peningkatan daya saing nasional di masa datang. (H-3)
Teach First Indonesia (TFI) resmi diperkenalkan sebagai organisasi nirlaba yang berkomitmen memperluas akses pendidikan berkualitas di berbagai wilayah Indonesi
Kolaborasi ini menandai langkah besar dalam memperluas akses pendidikan berkualitas dan terjangkau bagi generasi muda Indonesia.
Pembangunan sekolah rakyat akan ditambah secara bertahap dengan target 100 sekolah baru setiap tahun.
Gubernur juga mengingatkan mahasiswa untuk membangun karakter, bukan sekadar mengejar ilmu.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung Jawa Barat (Jabar) berkomitmen memeratakan akses pendidikan, dengan mulai merancang dukungan konkret untuk sekolah swasta di jenjang SD dan SMP.
BELAKANGAN ini, perdebatan seputar akses terhadap pendidikan kembali mencuat di ruang publik.
Lestari mengungkapkan bahwa pada penghujung 2025, sejumlah pakar sebenarnya telah menyampaikan peringatan mengenai potensi hujan lebat, fluktuasi cuaca, serta dampak perubahan iklim.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan pentingnya konsistensi dalam pelaksanaan redistribusi guru sebagai langkah strategis untuk mewujudkan pemerataan mutu pembelajaran
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan ekosistem digital demi mendukung kreativitas anak bangsa.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong pemanfaatan perpustakaan sebagai bagian upaya peningkatan minat baca dan literasi generasi penerus bangsa.
DALAM menghadapi ketidakpastian politik internasional, Indonesia harus konsisten mempertahankan sikap sebagai pendukung perdamaian abadi, sesuai amanat konstitusi.
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat soroti rendahnya nilai TKA SMA (Matematika 36,10). Desak perbaikan sistem pendidikan & fokus nalar kritis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved