Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
BAWANG bombai atau Allium cepa adalah salah satu jenis bawang yang memiliki ukuran lebih besar dibandingkan bawang merah atau bawang putih.
Bawang ini memiliki lapisan daging tebal dengan tekstur renyah dan rasa yang lebih manis dibandingkan jenis bawang lainnya, terutama saat dimasak.
Bawang bombai tidak hanya menambah cita rasa masakan tetapi juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.
Bawang bombai mengandung antioksidan dan senyawa sulfur yang membantu menurunkan tekanan darah serta mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL).
Senyawa dalam bawang bombai, seperti quercetin dan senyawa sulfur, membantu meningkatkan sensitivitas insulin sehingga baik untuk penderita diabetes.
Mengandung banyak antioksidan, seperti flavonoid dan vitamin C, yang melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
Kandungan vitamin C dan senyawa fitokimia dalam bawang bombai dapat membantu memperkuat sistem imun tubuh.
Quercetin dalam bawang bombai memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu meredakan peradangan kronis dalam tubuh.
Bawang bombai mengandung prebiotik dan serat yang baik untuk meningkatkan pertumbuhan bakteri baik dalam usus dan memperlancar pencernaan.
Senyawa organosulfur dalam bawang bombai dikaitkan dengan penurunan risiko beberapa jenis kanker, seperti kanker perut dan kanker kolorektal.
Mengonsumsi bawang bombai secara rutin dapat meningkatkan kepadatan tulang dan mengurangi risiko osteoporosis, terutama pada wanita.
Kandungan sulfur dan antioksidan dalam bawang bombai berperan dalam produksi kolagen yang penting untuk kulit dan rambut yang sehat.
Bawang bombai membantu tubuh mengeluarkan racun melalui enzim yang mendukung fungsi hati dalam proses detoksifikasi.
Mengonsumsi bawang bombai secara rutin, baik dalam bentuk mentah maupun dimasak, dapat memberikan manfaat kesehatan yang luar biasa. (Z-12)
Makan pada saat sahur adalah kunci energi selama puasa.
MUSIKUS Maia Estianty kini lebih mementingkan aspek kesehatan tubuh saat usianya menginjak 50 tahun. Keluhan pada bagian sendi dan tulang yang mulai muncul membuatnya lebih waspada.
Penyanyi yang kerap disebut Bunda Maia tersebut mengatakan keluhan fisik sudah ia rasakan sejak memasuki usia 40 tahun.
Beragam jenis buah seperti kiwi, apel, pisang, dan buah beri terbukti membantu menjaga kesehatan tubuh menurut riset kesehatan internasional.
Penelitian terbaru menjelaskan radikal bebas tidak hanya menyebabkan kerusakan, tetapi juga berperan penting dalam respirasi, imun, dan kesehatan tubuh.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kacang hijau mengandung senyawa bioaktif dan gizi penting yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved