Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KOTA Bengkulu, Provinsi Bengkulu, telah dinyatakan zero kasus atau wilayahnya tersebut bebas dari malaria sejak empat tahun terakhir.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu, Joni Haryadi Thabrani di Bengkulu, mengatakan, Kota Bengkulu, telah tereliminasi dari kasus malaria, atau yang dikenal dengan istilah zero kasus.
"Jika ada kasus malaria yang terjadi, itu disebabkan oleh penularan yang berasal dari luar daerah," katanya.
Kota Bengkulu, lanjut dia, telah dinyatakan bebas malaria dan tetap waspada terhadap potensi penularan dari luar daerah. Sebagai buktinya, Dinkes telah menerima sertifikat eliminasi malaria dari Kementerian Kesehatan RI pada 9 Maret 2020 lalu.
Sertifikat ini menjadi tanda bahwa Kota Bengkulu, telah berhasil mengendalikan penyebaran penyakit malaria.
"Malaria disebabkan oleh parasit Plasmodium yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina," imbuhnya.
Nyamuk ini, kata dia, aktif menggigit pada malam hari dan dapat menyebabkan infeksi serius yang menyerang sel darah merah setelah berkembang biak di organ hati. (S-1)
Sebagai hewan ektotermik, suhu lingkungan jadi penentu utama siklus hidup nyamuk. Karena itu perubahan iklim berdampak besar pada penyakit akibat gigitan nyamuk.
TAHUN 2024 tercatat sebagai salah satu tahun dengan kasus DBD akibat gigitan nyamuk aedes aegypti tertinggi dalam sejarah global. Itu merupakan sinyal kuat dari dampak perubahan iklim,
KERUSAKAN ekosistem global dan perubahan iklim tidak hanya mengancam keanekaragaman hayati, tetapi juga memicu perubahan serius dalam hubungan antara manusia dan nyamuk.
Bukan saja saat malam tiba, tapi pada siang hari pun nyamuk memenuhi sudut-sudut ruangan tenda pengungsian dan kamar.
Musim hujan membawa udara segar dan tanah yang kembali hijau, tapi juga satu “tamu” yang tak diundang: nyamuk! Begini cara efektif mrncegahnya.
Perubahan iklim diduga buka jalan bagi nyamuk untuk hidup di Islandia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved