Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PT DesktopIP Teknologi Indonesia, meraih penghargaan bergengsi sebagai First Runner-Up dalam kategori ICT Services di ajang Asia Pacific ICT Alliance (APICTA) Awards 2024 yang diselenggarakan di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam. Pencapaian ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi yang mendukung ekosistem digital yang berdaulat di tengah kompetisi global.
Chief Executive Officer (CEO) DesktopIP, Phidi Soepangkat memaparkan alasan utama dibalik terpilihnya produk unggulannya, IfVirty, pada kompetisi tersebut. Dengan membawa konsep Sovereign Cloud, Ia menjelaskan bahwa konsep ini dalam konteks privasi data sering kali hanya dipahami sebatas lokasi penyimpanan data dalam yurisdiksi suatu negara.
Menurutnya, True Sovereign Cloud yang diusung DesktopIP melampaui hal tersebut, di mana juga harus mencakup beberapa indikator penting, seperti kontrol penuh atas teknologi, biaya, dan pengelolaan pada keamanan data itu sendiri.
“Konsep Sovereign Cloud yang kami bawa adalah upaya untuk membebaskan negara dari dominasi regulasi data yang seringkali berat sebelah. Kami ingin menunjukkan bahwa kedaulatan digital bukan hanya tentang lokasi di mana data disimpan, tetapi juga tentang kemampuan sebuah negara untuk memiliki kontrol penuh atas teknologi yang dibangun dan dikembangkan serta pengelolaan biaya secara independen,” ungkapnya, Sabtu (14/12).
Dengan memperkenalkan produk dan layanan melalui konsep yang inspiratif, DesktopIP bertujuan untuk membantu negara-negara, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kawasan Asia Pasifik dalam menjaga data mereka secara mandiri, memperkenalkan infrastruktur teknologi yang bebas dari intervensi regulasi negara adidaya, dan memastikan biaya yang kompetitif dan terjangkau agar negara-negara pengguna tetap memiliki akses dan kendali penuh terhadap data mereka.
Di antara banyaknya peserta lain dari berbagai negara yang memperkenalkan teknologi canggihnya, perusahaan yakin bahwa keunikan produk dan layanan yang diperkenalkan dapat menegaskan bahwa teknologi asal Indonesia juga memiliki kemampuan untuk mewujudkan kedaulatan, baik dari data digitalnya maupun segala sesuatu yg terkait dengan cloud engine, termasuk dari sisi infrastruktur teknologi pendukungnya.
“Inilah alasan mengapa kami memilih memperkenalkan produk IfVirty di kompetisi pertama ini, karena fokus utama kami adalah menonjolkan keunikan dari produk tersebut. Sejauh pengamatan kami, hingga saat ini belum ada pihak lain yang mengembangkan teknologi serupa di pasar Asia Tenggara, khususnya dalam hal membangun teknologi ini secara mandiri,” jelas Chief Technology Officer (CTO) DesktopIP, Wisesa Widyantoro.
Pencapaian ini membuka peluang strategis bagi DesktopIP untuk memperluas jangkauan bisnisnya di kawasan Asia Pasifik. Selain itu, penghargaan yang berhasil DesktoIP raih ini diharapkan dapat meningkatkan awareness global terhadap produk-produknya.
“Kami bertekad menjadikan penghargaan ini mampu membuka jalan untuk memperluas jangkauan bisnis kami dan memotivasi kami untuk terus mengembangkan produk yang memang sophisticated sesuai kebutuhan pasar. Harapannya, pengakuan ini tidak hanya meningkatkan eksistensi kami yang pada akhirnya membawa dampak langsung pada pertumbuhan perusahaan,” tambah Wisesa.
DesktopIP berkomitmen untuk berpartisipasi di perhelatan APICTA 2025 dengan memfokuskan pada uniqueness produk lainnya yang akan dihadirkan melalui penguatan berbagai aspek seperti usability, functionality, dan user experience.
Tidak hanya itu, perusahaan juga akan memperkuat sinergi antar tim internal untuk memastikan kesiapan dari sisi produk, presentasi, dan strategi kompetisi. Dengan rencana strategis ini, perusahaan IT asal Indonesia ini optimis dapat bersaing lebih kuat di ajang selanjutnya dan membawa inovasi teknologi buatan anak bangsa ke tingkat yang lebih tinggi.
“Tujuan kami ikut kompetisi tidak hanya meraih kemenangan, tetapi bagaimana kami membawa dampak positif untuk masa depan teknologi Indonesia bahkan Asia Pasifik. Selain itu, kami juga ingin membuktikan Indonesia memiliki talenta-talenta hebat dalam membangun teknologi secara mandiri dan mampu mendapat pegakuan dunia yang pada akhirnya membuka peluang untuk berkolaborasi lebih luas lagi. IfVirty bukan hanya sekadar platform dan sebuah produk teknologi saja. Ini adalah fondasi untuk mewujudkan Digital Sovereignty,” pungkas Phidi.
Sebagai informasi, IfVirty adalah platform inovatif yang memungkinkan virtualisasi infrastruktur IT dengan mudah dan efisien. Dengan fitur-fitur user-friendly, pengguna dapat dengan bebas memilih solusi backup yang sesuai dengan kebutuhan mereka, serta mengoptimalkan infrastruktur dan sumber daya yang ada. Platform ini juga memungkinkan pengguna untuk dengan mudah menyebarkan aplikasi spesifik Linux dan Windows. IfVirty menawarkan solusi yang hemat biaya dan fleksibel, memberikan kebebasan bagi pengguna untuk mengelola infrastruktur IT mereka sesuai keinginan. (H-2)
Inisiatif ini mencerminkan komitmen kami terhadap inovasi dan kolaborasi, memastikan bahwa mata uang Indonesia tetap aman, tepercaya, dan siap menghadapi masa depan.
Masuknya AI ke dalam proses kerja sering kali memicu kekhawatiran sekaligus memperlebar celah keterampilan (skill gap) di kalangan karyawan.
Brian menjelaskan bahwa logam tanah jarang merupakan material strategis yang menjadi kunci dalam pengembangan industri kendaraan nasional (mobnas),
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Program ini dirancang sebagai layanan berbasis medis yang aman. Melalui skrining ketat, penentuan dosis personal, hingga pendampingan ahli gizi.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
NetApp® (NASDAQ: NTAP), perusahaan infrastruktur kecerdasan data, hari ini mengumumkan capaian dari Partner Sphere, program kemitraan unggulan.
DI tengah percepatan transformasi digital dan meningkatnya tekanan regulasi terhadap pengelolaan data, perusahaan kini membutuhkan solusi yang dapat menghadirkan kecepatan ala cloud.
Google baru-baru ini memperkenalkan Private AI Compute, sebuah inovasi berbasis teknologi AI dalam platform cloud mereka.
Selama lima tahun mendatang, Mambu akan terus mendukung Krom dalam pengembangan produk keuangan inovatif secara cepat dan skalabel, termasuk simpanan dan pinjaman baru.
Veeam Data Cloud saat ini mendukung beban kerja Microsoft 365 dan rencananya akan memperluas cakupannya ke layanan cloud Microsoft seperti Entra ID.
Logiframe, firma konsultan akuntansi, dinobatkan sebagai pemenang Xero Awards 2025, Partner of the Year (Asia).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved