Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) mengadakan kegiatan Simposium Hasil Penjaminan Mutu Pendidikan Profesi Guru (PPG), di Denpasar, Bali pada 12-14 Desember 2024.
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Nunuk Suryani mengatakan bahwa pemenuhan kebutuhan guru profesional dan penuntasan sertifikasi bagi guru tertentu menjadi tanggung jawab bersama.
“Dalam rangka mewujudkan transformasi PPG agar berjalan sesuai dengan ketentuan dan standar yang telah ditetapkan, Direktorat Jenderal GTK melalui Direktorat PPG melakukan penjaminan mutu terhadap PPG dan pemantauan dan evaluasi terhadap penyelenggaraan PPG”, ungkapnya, Sabtu (14/12).
Plt. Direktur Pendidikan Profesi Guru, Fery Maulana Putra, menjelaskan bahwa tujuan dari simposium hasil penjaminan mutu PPG ini adalah untuk memberikan informasi dan rekomendasi atas hasil penjaminan mutu dosen dan tenaga kependidikan (DTK), serta pemantauan evaluasi penyelenggaraan PPG pada Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).
Selain itu, simposium ini juga akan memaparkan hasil evaluasi terhadap profil lulusan PPG sebagai upaya perbaikan dan peningkatan mutu berkelanjutan bagi penyelenggaraan PPG.
Direktorat Pendidikan Profesi Guru (Direktorat PPG) melaksanakan kebijakan standar dan penjaminan mutu dosen dan tenaga kependidikan PPG melalui pemantauan serta evaluasi yang bertujuan untuk menjamin agar penyelenggaraan PPG dapat memenuhi standar mutu dan berupaya untuk melakukan pemenuhan dan peningkatan standar secara berkelanjutan. Visitasi penjaminan mutu PPG di tahun ini dilaksanakan di 130 LPTK dan 129 sekolah dampak.
Adapun tujuan dari visitasi yang merupakan kegiatan tahunan sejak 2022 tersebut adalah untuk melihat sejauh mana proses pelaksanaan PPG di masing-masing LPTK serta dampak dari program PPG di sekolah untuk guru lulusan PPG, murid, rekan sejawat dan kepala sekolah. (H-2)
PPG penting terutama bagi calon guru ketika ingin mengajar di sekolah. PPG diperuntukkan bagi lulusan S1 maupun DIV yang ingin menjadi guru sebagai profesi yang diminati.
KEMENTERIAN Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi membuka seleksi Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Calon Guru Tahun 2025.
Kementerian Agama, menyampaikan bahwa jumlah guru madrasah yang mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) meningkat signifikan pada 2025.
Keikutsertaan guru dalam Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam Jabatan meningkat tajam mencapai 700%.
WAKIL Menteri Agama, Romo Muhammad Syafii, mengatakan bahwa pihaknya menargetkan 629.000 guru agama di seluruh Indonesia mendapatkan sertifikasi guru pada 2027.
Pemerintah, kata dia, sudah mengalokasikan anggaran untuk memfasilitasi seluruh guru di Indonesia agar bisa mengikuti program PPG tersebut.
Kemendikdasmen berharap dengan ditetapkannya Permendikbudristek No 67/2024 dapat mendorong Orprof Guru semakin mengoptimalkan diri dalam memajukan profesi.
Hadirnya program penuntasan sertifikasi pendidik melalui PPG merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan para guru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved