Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama, Fesal Musaad, menyampaikan bahwa jumlah guru madrasah yang mengikuti program Pendidikan Profesi Guru (PPG) meningkat signifikan pada 2025.
Data Direktorat GTK Madrasah mentata, jumlah peserta PPG madrasah pada 2023 sebanyak 12.001 guru. Angka tersebut melonjak drastis menjadi 95.257 guru pada 2025. Dengan demikian, terjadi peningkatan hingga 794% dibandingkan dua tahun sebelumnya.
Fesal menegaskan bahwa percepatan program PPG merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah melalui peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru.
“Lonjakan jumlah peserta PPG ini adalah bukti nyata keberpihakan negara terhadap peningkatan kualitas guru madrasah. Harapan kami, selain meningkatkan kompetensi, program ini juga berdampak langsung pada kesejahteraan guru. Setelah mendapatkan sertifikasi, para guru berhak memperoleh Tunjangan Profesi Guru (TPG),” kata Fesal dalam keterangannya, Senin (8/9).
Dengan peningkatan ini, Direktorat GTK Madrasah optimis mutu pendidikan di madrasah akan semakin baik, sekaligus memberikan pengakuan dan penghargaan yang layak kepada para pendidik.
"Hal ini diharapkan dapat memperkuat peran madrasah dalam mencetak generasi unggul yang berdaya saing global," tambahnya. (H-3)
PPG penting terutama bagi calon guru ketika ingin mengajar di sekolah. PPG diperuntukkan bagi lulusan S1 maupun DIV yang ingin menjadi guru sebagai profesi yang diminati.
KEMENTERIAN Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi membuka seleksi Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Calon Guru Tahun 2025.
Keikutsertaan guru dalam Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam Jabatan meningkat tajam mencapai 700%.
WAKIL Menteri Agama, Romo Muhammad Syafii, mengatakan bahwa pihaknya menargetkan 629.000 guru agama di seluruh Indonesia mendapatkan sertifikasi guru pada 2027.
Pemerintah, kata dia, sudah mengalokasikan anggaran untuk memfasilitasi seluruh guru di Indonesia agar bisa mengikuti program PPG tersebut.
Kemenag berhasil menuntaskan sertifikasi seluruh guru pendidikan agama Islam (PAI) di sekolah pada tahun 2025. Hal itu disebut menjadi sejarah baru di dunia pendidikan Indonesia.
Keikutsertaan guru dalam Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam Jabatan meningkat tajam mencapai 700%.
Kemenag melalui Direktorat Pendidikan Agama Islam (PAI) Ditjen Pendidikan Islam menetapkan sebanyak 69.313 guru mata pelajaran PAI di sekolah sebagai peserta PPG Batch 2 Tahun 2025.
Sertifikasi ini penting untuk peningkatan profesionalisme, kesejahteraan, dan standar mutu pengajaran nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved