Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid mendorong masyarakat memanfaatkan teknologi digital untuk hal-hal positif, seperti yang dilakukan di Kampung Cyber, Kota Yagyakarta. Hal itu disampaikannya saat kunjungannya di Yogyakarta, yaitu di Kampung Cyber, SMM Yogyakarta, dan Universitas Gadjah Mada, Rabu (11/12).
Di kampung ini, warga memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan perekonomian dan melestarikan budaya. “Kampung ini luar biasa karena berangkat dari budaya dan guyup rukun atau kebersamaan. Narasi budaya dapat memperkuat daya tarik produk UMKM dan mendukung pelestariannya di era digital,” terang dia, Rabu (11/12).
Pihaknya pun berkomitmen untuk mendukung literasi digital agar pemanfaatan teknologi informasi semakin berkembang melalui pelatihan-pelatihan. Kementerian Komunikasi dan Digital berencana menyelenggarakan pelatihan intensif pada tahun depan, yang mencakup pelatihan pembuatan website, startup, hingga pendampingan bisnis akselerator. Pelaku e-commerce besar juga akan dilibatkan untuk memberikan pelatihan.
Ia juga menegaskan, perkembanhan kecerdasan artifisial (AI) harus bisa dimanfaatkan untuk mempermudah manusia. Misalnya, AI bisa bisa membantu untuk meningkatkan strategi pemasaran lewat fitur konsultasi strategi bisnis.
Di UGM ia pun mengatakan, AI bukan lagi masa depan, tetapi sudah kita alami saat ini. Bahkan, Indonesia menjadi pengguna AI terbanyak nomor tiga di dunia.
AI peluang baru. Bukan ancaman, tetapi peluang. Ini keyakinan kita. Ia pun menyatakan, AI bukan menggantikan. Manusia, tetapi emperbesar kemanfaatan kita sebagai manusia.
"Dengan AI, kita semua dapat mengambil momentum dalam mempercepat inovasi," terang dia.
Di sisi lain, Meutya juga mengakui, ada ekses negatif dari perkembangan teknologi. Hal tersebut juga disampaikan oleh salah seorang warga, yaitu terkait judi online dan pornografi.
Untuk itu, ia pun mengatakan, pentingnya pendampingan dari orang tua, pihak sekolah, dan masyarakat luas untuk pengawasan konten tersebut.
Plt Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komdigi, Alexander Sabar menambahkan, pengawasan tersebut membutuhkan kerja sama antara pihak sekolah dan luar sekolah. Komdigi memilili website yang bisa dimanfaatkan untuk aduan.
Pihaknya juga menjadikan pengawasan konten berbahaya di ruang digital untuk anak-anak menjadi perhatian. "Saya kira fasilitas untuk mengontrol itu sebenarnya ada di beberapa aplikasi untuk itu," tutup dia. (H-2)
Ashley St. Clair, ibu dari anak Elon Musk, menggugat xAI setelah chatbot Grok diduga menghasilkan citra seksual eksplisit dirinya tanpa izin.
Fitur AI Google Photos kini mampu menghapus objek, mengedit foto dengan teks, dan mengganti latar, menjadikannya alternatif Photoshop yang praktis.
Teknologi AI baru bernama CytoDiffusion mampu mendeteksi tanda halus leukemia pada sel darah dengan akurasi tinggi, bahkan melampaui kemampuan dokter spesialis.
Kesadaran akan pentingnya kesiapan data mulai muncul di seluruh spektrum perusahaan, baik skala besar maupun menengah.
Model tersebut berguna bagi investor sebagai alat bantu dalam investasi kuantitatif, dan akademisi dapat menggunakan hasilnya untuk menguji serta menyempurnakan teori.
EKSPLOITASI seksual anak di ruang digital kian mengkhawatirkan dengan maraknya manipulasi konten seksual berupa foto dan video melalui fitur kecerdasan buatan atau AI misalnya lewat Grok.
MENAG Nasaruddin Umar, berbicara tentang ekotelogi serta peran agama dan kesadaran kemanusiaan di era Artificial Intelligence (AI) pada konferensi internasional yang berlangsung di Mesir.
FILM drama keluarga dengan sentuhan fiksi ilmiah (Sci-fi), Esok Tanpa Ibu segera tayang di bioskop, dibalut dengan pendekatan teknologi Artificial Intelligence (AI)
Pada 2025, jumlah pengguna PLN Mobile melonjak drastis hingga melampaui 50 juta pengunduh dan total transaksi tahunan lebih dari 30 juta transaksi.
Marhaenisme sebagai ideologi organisasi tidak boleh anti-teknologi. Sebaliknya, teknologi harus dikendalikan oleh nilai-nilai ideologis untuk kepentingan rakyat kecil.
Inilah paradoks utama media massa di era AI.
Perusahaan manajemen medis global, Medix, menilai pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan digitalisasi menjadi kunci penting untuk menutup kesenjangan layanan kesehatan di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved