Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
NATAL tidak hanya dikenal sebagai hari penuh kebahagiaan dan kasih sayang. Di balik kemeriahan pohon Natal yang berkilauan, ternyata ada kisah-kisah legenda menarik yang mewarnai perayaan ini.
Mari kita mengintip cerita-cerita Natal dari berbagai belahan dunia.
FreepikSinterklas adalah gambaran yang sepenuhnya bersifat simbolis. Ia melambangkan semangat musim Natal, bukan sebagai makhluk mistis.
Sering kali, ia digambarkan sebagai pria tua yang ceria dan penuh semangat dalam memimpin berbagai perayaan, bukan sebagai sosok yang lembut dan hanya bertugas memberikan hadiah.
Sinterklas memiliki asal-usul yang dapat ditelusuri kembali ke uskup Yunani dari Myra pada abad ke-4, yaitu Santo Nicholas.
Bahkan hingga saat ini, Sinterklas kadang-kadang disebut sebagai 'Saint Nick' sebagai penghormatan kepada santo Kristen awal.
Nama Santa Claus berasal dari nama panggilan Nick dalam bahasa Belanda, Sinterklaas, kependekan dari Sint Nikolaas (bahasa Belanda untuk Santo Nikolas).
Santa Claus dikisahkan tinggal di Kutub Utara bersama istrinya, Nyonya Claus, di mana ia menghabiskan tahunnya membuat mainan dengan bantuan para peri. Setiap tahun, ia menerima surat dari anak-anak yang menginginkan hadiah Natal.
Pada Malam Natal, Santa memuat kereta dan meluncurkannya dengan mainan dan terbang mengelilingi dunia, ditarik oleh delapan kutub rusa.
Ia berhenti di rumah setiap anak, meluncur turun melalui cerobong asap, dan meninggalkan hadiah, sambil menikmati susu dan kue yang disiapkan oleh anak-anak di rumah tersebut.
FreepikMenurut legenda, Kucing Natal atau Yule adalah seekor kucing hitam besar yang hanya muncul pada malam Natal, ketika anak-anak tertidur nyenyak, bermimpi tentang keindahan Pohon Natal dan hadiah-hadiah menakjubkan di bawahnya.
Namun, jika tidak ada pakaian baru yang berwarna cerah di antara hadiah-hadiah tersebut, anak-anak yang tidak beruntung akan menjadi santapan bagi Kucing Yule, alih-alih menikmati perayaan Natal keesokan harinya.
Kucing Yule sering dikaitkan dengan kelompok makhluk gaib, dengan tokoh utama adalah Grýla, yang dianggap versi gelap dari Sinterklas.
Missoula Butterfly HousePada Malam Natal, seorang Ibu tinggal bersama anak-anaknya di rumah kecil mereka, merasa sedih karena tidak mampu membeli hiasan Natal yang indah untuk pohon mereka.
Saat itu, seekor laba-laba muda yang merasa kasihan memutuskan untuk membantu dengan membuat jaring di sekitar pohon. Laba-laba lainnya juga ikut serta, hingga pohon tertutup jaring laba-laba.
Ketika Sinterklas datang, ia terkesan dengan usaha laba-laba dan menggunakan kekuatan ajaibnya untuk mengubah jaring-jaring itu menjadi perak yang berkilau.
Keesokan harinya, keluarga terkejut melihat pohon yang begitu indah, dan sejak itu, hiasan perak menjadi simbol Natal di seluruh dunia.
Menurut legenda, Laba-laba Natal dianggap membawa keberuntungan dan inspirasi kreatif selama perayaan Natal. (berbagai sumber/Z-1)
Lewat acara mendongeng, anak-anak diajak menyelami kisah-kisah bangsa sekaligus menumbuhkan rasa cinta pada warisan budaya yang berharga.
Sebagai bentuk penghormatan, Aryaduta Menteng juga menghadirkan benang merah tema ini dalam sajian kuliner unggulan “Gabus Pitung”, menu khas JP Bistro yang kaya rempah.
Penyelenggara juga memastikan bahwa daftar lengkap pemain akan diumumkan bertahap dalam beberapa minggu ke depan.
Dana yang terkumpul berasal dari penjualan tiket dan lelang sejumlah barang koleksi bertanda tangan para legenda bulu tangkis, seperti raket, jersey, dan perangkat teknologi.
Dongeng, legenda, dan cerita rakyat sering dianggap sama, namun masing-masing memiliki ciri khas yang membedakannya.
Rayakan malam Natal bersama si kembar Monroe dan Moroccan, Mariah Carey kedatangan Santa Claus.
Cerita berfokus pada seorang anak laki-laki bernama Nikolas, yang hidup sederhana bersama ayahnya di Finlandia.
The Polar Express adalah film animasi fantasi keluarga yang dirilis tahun 2004, diadaptasi dari buku anak karya Chris Van Allsburg.
Bisnis hadiah Natalnya mengalami penurunan, dan pemerintah AS memutuskan untuk mengurangi subsidinya.
"Ini menjadi pengalaman pertama saya merayakan Natal di Indonesia. Benar-benar berkesan,”
Kado hadiah yang dberikan kepada para pengunjung bukan usia dewasa tapi anak berisi makanan ringan berbagai ukuran dan voucher wisata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved