Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis penyakit dalam konsultan endokrin dan metabolik jebolan Universitas Brawijaya, Rulli Rosandi, menjelaskan bahwa mengonsumsi buah utuh lebih baik daripada mengonsumsinya dalam bentuk jus, utamanya untuk para penderita diabetes, penyakit kronis yang mempengaruhi bagaimana tubuh menggunakan insulin dan glukosa.
"Jus dikurangi, karena jus itu akan membuat serat buah banyak tidak terpakai atau terbuang, kalorinya juga menjadi lebih tinggi fruktosanya
(jenis gula yang banyak ditemukan pada buah)," kata Rulli dalam sebuah diskusi memperingati Hari Diabetes di Jakarta, Kamis (14/11).
Rulli menjelaskan bahwa buah utuh mengandung lebih banyak serat, yang memainkan peran penting dalam mengatur kadar gula darah.
Serat dalam buah utuh, terutama serat larut, membantu memperlambat penyerapan glukosa ke dalam aliran darah, mencegah lonjakan gula darah yang cepat setelah makan.
Sebaliknya, saat buah dijus, seratnya sebagian besar hilang, sementara konsentrasi gula alami dalam buah tetap ada. Hal itu menyebabkan peningkatan gula darah yang lebih cepat setelah konsumsi jus, yang dapat memperburuk kontrol glikemik pada penderita diabetes.
Selain itu, mengonsumsi buah utuh cenderung memberikan rasa kenyang lebih lama karena kandungan seratnya yang lebih tinggi, makan buah juga membantu mengatur nafsu makan dan mencegah makan berlebihan.
Jus buah juga sering kali mengandung kalori dan gula tambahan atau pun kental manis, yang dapat meningkatkan beban glikemik, memperburuk resistensi insulin, dan meningkatkan risiko fluktuasi gula darah yang tidak terkendali.
"Selain itu, jus juga umumnya tidak hanya butuh satu buah, ada beberapa buah sehingga kalorinya juga akan lebih banyak," ungkap Rulli.
Lebih lanjut, Rulli menganjurkan penderita diabetes untuk menghindari buah-buahan dengan kadar gula tinggi, salah satunya kurma.
Sebetulnya, banyak buah yang baik untuk kesehatan, namun, porsi yang tepat diperlukan untuk penderita diabetes.
"Yang pasti, penderita diabetes harus mengonsumsi buah yang jumlah kalorinya tidak melebihi kebutuhan kalori hariannya, buah apa pun boleh kita berikan yang penting tidak melebihi kebutuhan kalori hariannya," pungkas Rulli. (Ant/Z-1)
Nanas bukan sekadar pelepas dahaga, melainkan sumber nutrisi yang padat.
Salah satu senyawa unggulan dalam buah sitrus adalah hesperidin, yang diketahui membantu mengatur kadar gula darah serta melindungi sel tubuh dari kerusakan.
Para petani menerapkan metode panen cerdas iklim dan pemetikan selektif dengan tangan untuk menjaga cita rasa serta memperpanjang umur simpan buah.
Pemilihan asupan yang tepat, terutama buah-buahan, menjadi faktor penentu agar tubuh kembali bugar dan tetap sehat sepanjang bulan Ramadan.
Buah dan sayuran merupakan sumber serat harian yang sangat dibutuhkan tubuh untuk memastikan saluran cerna tetap berfungsi optimal meskipun frekuensi makan berkurang.
Ancaman utama dari Virus Nipah terletak pada angka kematiannya yang sangat tinggi, yakni mencapai 75%.
Jika ingin mengonsumsi jus buah lebih disarankan untuk membuat sendiri di rumah dan hindari pemakaian gula tambahan atau susu kental manis.
Namun, meski terdengar menyehatkan, menkonsumsi jus buah pada anak sebaiknya perlu dilakukan secara bijak atau tidak terlalu sering.
Temukan 5 minuman alami yang terbukti secara ilmiah dapat membantu mencegah kanker, seperti teh hijau, kopi, teh oolong, susu, serta jus buah dan sayuran.
Memberikan jus kepada bayi dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi dan membuat mereka lebih menyukai rasa manis dibandingkan air biasa.
Buah adalah sumber makanan yang sangat baik bagi tubuh. Buah dapat mulai diperkenalkan kepada anak-anak sejak mereka pertama kali belajar mengenal makanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved