Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) meminta lebih banyak produsen menyusun peta jalan pengurangan sampah dan memastikan implementasinya untuk meningkatkan kontribusi pengurangan sampah oleh perusahaan yang telah mencapai 127 ribu ton. Karenanya, KLHK memberikan tanda apresiasi kepada 20 produsen yang mengimplementasikan peta jalan pengurangan sampah dan ikut mendukung pencapaian target pengelolaan sampah Indonesia.
Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun dan Berbahaya (PSLB3) KLHK Rosa Vivien Ratnawati dalam acara di Jakarta, Senin (7/10), menjelaskan 127 ribu ton sampah dan wadah kemasan berhasil dikurangi selama 2023 oleh 20 produsen yang sudah membuat peta jalan pengurangan sampah dan menerapkannya. Ia berharap pemberian apresiasi ini dapat meningkatkan dan kepatuhan produsen dalam pencapaian target pengurangan sampah nasional.
Salah satu produsen itu ialah Le Minerale. "Terima kasih kepada pemerintah, khususnya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, atas apresiasi yang diberikan. Penghargaan ini merupakan bukti komitmen kami terhadap pengelolaan sampah plastik pascakonsumsi yang terintegrasi dari hulu ke hilir. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi perusahaan untuk dapat menyeimbangkan pertumbuhan sektor ekonomi dan tetap menjaga kelestarian lingkungan," ujar Ronald Atmadja selaku sustainability director perusahaan.
Produsen air minum dalam kemasan itu sadar dengan kewajibannya mengelola setiap sampah yang dihasilkan. Sejak meluncurkan Gerakan Ekonomi Sirkular Nasional (GESN) pada 2021, perusahaan terus menjalankan komitmen dalam menggerakkan usaha daur ulang, sebagai bagian dari usaha pengurangan timbulan sampah nasional.
Ronald menjelaskan bahwa penerapan proses bisnis ramah lingkungan dalam keseluruhan rantai nilai melalui konsep ekonomi sirkular/kampanye Gerakan Ekonomi Sirkular Nasional (GESN) tersebut dapat meminimalisasi dampak buruk ke lingkungan. Untuk menyukseskan GESN, pihaknya berkolaborasi dengan pemerintah melalui KLHK, informal sektor, asosiasi hingga industri daur ulang guna proses plastik kemasan PET menjadi biji plastik untuk bahan baku industri atau produk lain yang memiliki nilai tinggi. (Ant/Z-2)
Masaaki Okamoto menyebut pertumbuhan ekonomi, digitalisasi, serta urbanisasi yang pesat menjadi faktor utama meningkatnya produksi dan maraknya konsumsi plastik di dunia.
Salah satu lokasi tepat sasaran untuk kegiatan korve atau kerja bakti menjaga kebersihan lingkungan yang dipilih yakni ruang terbuka hijau di sekitar areal eks MTQ.
sudah ada inovasi dalam mengatasi masalah sampah dalam skala rumah tangga hingga satu desa.
Menurutnya, saling bantu antara daerah ini perlu dilakukan guna memudahkan menyelesaikan sebuah permasalahan.
Siswa MAN Insan Cendekia (IC) Pekalongan meluncurkan program inovatif pengolahan sampah makanan bertajuk KomProMi (Komposting Projek Mizan).
KODAM IX/Udayana menggelar Karya Bakti Terpadu pembersihan sampah laut bertema Aksi Bersama TNI-Polri, Pemda, dan Masyarakat di Pantai Kedonganan dan Pantai Kuta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved