Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIAN Housekeeper Association (IHKA) DKI Jakarta kembali mengadakan kegiatan Indonesia Housekeeping Olympic yang ke-5. Acara tersebut menjadi bentuk pengharagaan bagi staf hotel atau housekeeper dalam melaksanakan tugas sehari-hari.
"Ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi kami, karena kami bisa memberikan penghargaan kepada para insan housekeeper, dalam bentuk wadah kompetisi atas kerja keras para insan housekeeper dalam menjaga kebersihan, kerapihan, kenyamanan, kelengkapan dan keselamatan para tamu hotel, kolega maupun diri sendiri di properti masing-masing," kata Ketua Indonesian Housekeeper Association (IHKA) DKI Jakarta Rina Purnamasari di Jakarta Selatan, Sabtu (28/9).
Agar menjaga gedung atau bisnis hotel tetap terjaga brand serta identitasnya, peran housekeeper sangat penting dan terdepan. Dibutuhkan manusia-manusia super yang memiliki keahlian dan pengetahuan tentang housekeeping.
Baca juga : Gandeng UGM, Kompetisi Cerdas Cermat Quipper Championship Undang Siswa
"Keahlian dan pengatahuan yang dimiliki oleh para housekeeper, sudah sepatutnya diberikan penghargaan, di mana salah satunya adalah dalam bentuk kompetisi Indonesia Housekeeping Olympic (IHO)," ujar dia.
Para peserta IHO yang akan berkompetisi dari tanggal 28-29 September 2024 untuk membuktikan diri menjadi yang terbaik diantara para peserta, dalam skill dan pengetahuannya.
Pada IHO tahun ini, dilaksanakan 4 macam jenis lomba antara lain lomba making bed, lomba towel art, lomba room amenities set up, dan lomba linen folding. Peserta lomba dibagi menjadi 2 kategori yaitu kategori hotel mengikuti ke 4 macam lomba serta kategori sekolah pariwisata yang mengikuti lomba making bed dan towel art.
Baca juga : Bravo! Lima SMK Telkom Raih Penghargaan pada Lomba Kompetisi Siswa SMK Tingkat Nasional
"Minat untuk mengikuti kompetensi ini sangat tinggi. Dari hotel, ada 40 hotel yang ikut serta, dan sekolah ada 35 sekolah yang ikut. Dari sekolah mengalami penurunan jumlah peserta disebabkan karena sebagian dari siswa SMK sedang melakukan OJT di hotel. Dan sebagian dari sekolah sekolah, sudah mengikuti lomba making bed di tahun ini, yang diselenggarakan dari institusi lain," ungkapnya.
Ditemui terpisah Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Jakarta, Amanda Poetri Irawan menyebut kegiatan IHO selain mencari yang terbaik tetapi juga untuk ajang menggali ilmu sesama staf hotel dari berbagai hotel.
"Ada kegiatan ini sangat baik bagi housekeeping dan staff untuk meningkatkan mutu mereka dan kompetitif berdaya saing nasional dan global karena bagaimana pun housekeeping memiliki tanggung jawab menjawa kebersihan dan kenyamanan para tamu," ungkapnya.
Baca juga : Ibis Styles Jakarta Aiport Tuan Rumah Mixology Competition Kedua Kali
Diharapkan dengan agenda IHO ini dapat meningkatkan mental staf hotel sehingga dapat bersaing secara global.
"Sebetulnya konsisten kualitas dengan adanya asosiasi housekeeper bisa membantu menstandarisasi sesuai dengan kebutuhan," ucapnya.
Pelaksanaan IHO tahun ini sangat special, karena sekaligus memperingati Ulang Tahun IHKA yang ke 46 tahun. IHKA berdiri sejak tahun 1978, di tanggal 9 September sampai pada hari ini. (H-2)
The Grove Suites by Grand Aston merayakan International Housekeeping Week pada 14-20 September dengan berbagai kegiatan apresiasi bagi tim housekeeping.
ICAS tidak sekedar kompetisi, melainkan sebagai ruang pembelajaran yang melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi untuk menghadapi tantangan masa depan.
Satu hal yang membedakan kompetisi spelling bee tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya adalah pengakuan akademik yang lebih formal.
Siswa yang berhasil melaju ke babak semifinal dan final akan memperoleh sertifikat yang diakui oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
Kompetisi Karya Jurnalistik MediaMIND 2025 resmi ditutup setelah proses penjurian final pada Senin (8/12).
Liga Muslim Dunia (Muslim World League/MWL) untuk pertama kalinya menggelar Kompetisi Internasional Hafalan Alquran Albasira bagi penyandang tunanetra.
JSTO berhasil menarik perhatian yang luar biasa, dengan total 3.767 peserta dari 1.904 sekolah di seluruh penjuru Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved