Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENDEKATAN terintegrasi dari sisi teknologi dalam pencegahan bencana penting untuk dilakukan. Dalam sesi diskusi pada Global Forum for Sustainable Resilience (GFSR), Presiden Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial Indonesia (Korika) Hammam Riza menuturkan kemajuan dalam kecerdasan buatan (AI) dapat memperbaiki sistem peringatan dini.
"AI mikroskopis meningkatkan sistem peringatan dini dengan menyediakan informasi yang lebih rinci dan akurat, sehingga meningkatkan pengelolaan risiko terkait bencana," ujar Hammam dalam acara Asia Disaster Management and Civil Protection Expo & Conference (ADEXCO) 2024 yang berlangsung di Hall D JIExpo Kemayoran, Jumat (13/9).
Ketua Umum Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI) Harkunti Pertiwi Rahayu mengungkapkan bahwa inovasi teknologi dapat meningkatkan inklusivitas dengan melibatkan masyarakat dan memberikan pelatihan yang tepat. Ia menekankan pentingnya merancang sistem peringatan dini yang mudah dipahami oleh semua orang.
Baca juga : BNPB Sebut Sekitar 1.400 Bencana Terjadi di Indonesia Per September 2024
"Terutama kelompok rentan seperti perempuan, lansia, dan anak-anak, untuk meningkatkan ketahanan bencana," ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Peneliti ahli muda di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Nuraini Rahma Hanifa menyoroti perlunya pengembangan kapasitas sumber daya manusia agar inovasi teknologi dapat diimplementasikan secara optimal. Ia juga mencatat bahwa banyak organisasi yang menyediakan pendanaan untuk penelitian dan startup yang bertujuan memperkuat kemampuan dalam menghadapi dan mengelola bencana.
Semntara Erik Kjaergaard dari Swiss Agency for Development & Cooperation (SDC) membahas peran penting digitalisasi dalam strategi kerjasama internasional. Ia mengungkapkan bahwa kemajuan teknologi digital memungkinkan analisis data yang lebih mendalam untuk memperbaiki pengambilan keputusan dan perencanaan strategis.
Hiroyuki Yamamoto dari Japan International Cooperation Agency menyatakan dukungan Jepang untuk pembangunan infrastruktur tangguh di Indonesia. Jepang membagikan standar pembangunan yang sama karena kedua negara, seperti Jepang, juga rawan gempa. Salah satu contoh dukungan Jepang adalah proyek Dam Sabo di Gunung Merapi untuk mengendalikan dampak erupsi.
Pengelolaan bencana harus beralih dari pendekatan responsif menjadi preventif. Resiliensi Keberlanjutan fokus pada pencegahan bencana melalui infrastruktur tahan gempa dan sosialisasi, pelatihan, serta literasi bagi masyarakat dan ahli teknik sipil. (Z-8)
Menag juga mencontohkan perilaku ramah lingkungan dalam ibadah, seperti anjuran Nabi SAW untuk berhemat air saat berwudu.
Desa Sangiang 1 KK terdampak serta 1 unit rumah rusak berat dengan total kerugian diperkirakan Rp20 juta.
BENCANA banjir dan 18 titik longsor melanda Kabupaten Jepara, sebanyak 1.445 keluarga ( 3.522 jiwa) warga Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara terisolasi akibat terputusnya akses jalan.
HUJAN deras mengguyur Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Minggu (11/1). Curah hujan tinggi membuat empat desa tergenang.
Bahlil menyampaikan bahwa pelayanan sektor energi di wilayah terdampak bencana terus diperbaiki, termasuk pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG.
Selain penyakit umum, Kemenkes juga memberikan perhatian khusus terhadap penyakit menular dengan tingkat penularan tinggi.
Pada awal 2026, Indonesia masih merasakan pengaruh fenomena La Nina.
Sinkhole adalah lubang amblas akibat runtuhnya tanah di atas rongga bawah permukaan. Kenali penyebab, tanda awal, bahaya, dan mitigasinya + contoh kasus Limapuluh Kota 2026.
Informasi iklim memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan masyarakat.
PEMERINTAH menyiapkan serangkaian langkah mitigasi untuk mengantisipasi dampak susulan bencana alam di tengah kondisi cuaca ekstrem di Sumatra.
Peran satelit Telkomsat memungkinkan percepatan koordinasi tanggap darurat, distribusi bantuan yang lebih tepat sasaran, serta pemantauan dampak bencana secara real-time.
Kementerian ATR bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat sepakat memperkuat fungsi kehutanan pada lahan-lahan milik PTPN I.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved