Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGELOLAAN sampah yang efektif dianggap menjadi kebutuhan, di tengah penumpukan yang semakin membebani. Atas dasar tersebut, konsep eco enzyme dikenalkan melalui pelatihan, kepada masyarakat.
"Sehingga mampu mengolah sampah secara mandiri tanpa ada yang tersisa dan terbuang ke TPA (tempat pembuangan akhir)," kata Kepala Desa Cikole Maman Rosmantika, dalam keterangannya, Senin (9/9).
Senior Executive Vice President (SEVP) Operasional Econique PT Perhutani Alam Wisata Risorsis ini mengatakan, pelatihan diinisiasi oleh puluhan badan usaha milik negara (BUMN). Sehingga, mampu menciptakan Desa Wisata Cikole yang hijau.
Baca juga : Biopac Bawa Misi Kurangi Sampah Plastik Sekaligus Hindarkan Masyarakat Pesisir dari Human Trafficking
Pelatihan yang melibatkan perwakilan lapisan masyarakat Desa Cikole ini bertujuan untuk mendidik dan memberdayakan masyarakat. Khususnya, dalam penggunaan Eco Enzyme sebagai alat untuk perubahan positif atas masalah lingkungan khususnya sampah organik.
"Ke depan, TPST 3R tersebut akan dilengkapi mesin canggih pengolah sampah karya anak bangsa yang semoga akan mampu menuntaskan permasalahan sampah di wilayah ini," kata Maman.
Dia berharap para peserta pelatihan Eco Enzyme semakin memiliki pemahaman yang mendalam. Khususnya, tentang kontribusi secara nyata dalam menjaga lingkungan dan mendorong keberlanjutan.
Sementara itu Kepala Desa Cikole Lembang Tajudin mengatakan masyarakat Desa Cikole menyambut baik program ini. Karena, selaras dengan keseriusan Desa Cikole dalam menerapkan SK Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2023 Tentang Panduan Desa Peduli Lingkungan.
Acara ini diharapkan akan menjadi katalisator gerakan global yang lebih besar menuju praktik yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. Dengan memperluas pemahaman dan pengetahuan tentang eco enzyme, pelatihan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk mengambil langkah-langkah konkret dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menciptakan dunia yang lebih hijau untuk generasi mendatang.
Program Save The Valley Journey menghadirkan rangkaian aktivitas edukatif seperti Ice Breaking Dance, Water Filter Making, dan Seed Bomb Making.
Menurut dia, monorail dipilih karena tidak menimbulkan emisi dan minim gangguan terhadap habitat hewan.
Kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya hijau sekolah, dan motivasi intrinsik siswa memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku ramah lingkungan.
Produk UltraDex menghasilkan pembakaran lebih efisien sehingga menghasilkan performa mesin yang stabil.
Selain melakukan edukasi langsung di sekolah, sebelumnya para relawan juga telah melakukan kampanye melalui media sosial untuk melakukan mindful consumption.
Upaya mendorong gaya hidup ramah lingkungan melalui sektor ritel mulai diperkenalkan di Bali.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved