Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, salah satunya dengan menggandeng Lynstreem (PT. Dua Surya Dinamika - DSD) untuk menyediakan bahan hiburan edukasi berupa film animasi legenda nusantara dan buku bacaan bermutu yang dapat diakses melalui aplikasi Tripper dan PASFLIX.
Sekretaris Badan Bahasa, Hafidz Muksin mengatakan bahwa film animasi yang disajikan merupakan hasil karya pemodernan sastra yang diproduksi oleh Badan Bahasa, film tersebut dikemas dengan nuansa modern sesuai pekembangan zaman, dan sejak 2022—2023 telah tercatat 65 film animasi yang berhasil diproduksi.
“Dengan adanya kolaborasi ini kami bisa tingkatkan peran lembaga swasta atau lainnya untuk publikasi produk dari Badan Bahasa. Saya ambil contoh ada film animasi yang mengangkat cerita budaya yang dapat membentuk karakter anak dan ramah anak. Akan sayang jika produk ini diketahui kalangan terbatas. Sehingga bagaimana ini bisa dinikmati semua kalangan dengan mudah. Kami menyambut baik dukungan, kemauan, dan kolaborasi PT Dua Surya Dinamika untuk menayangkan produk film animasi di media yang ada,” ungkapnya dalam penandatanganan kerja sama antara Badan Bahasa dan PT Dua Surya Dinamika dalam Penyajian Film Animasi dan Buku Literasi di Jakarta, Senin (26/8).
Baca juga : Hollyland Perkenalkan Sistem Transmisi Video 4K Nirkabel Pyro S
Selain itu, Badan Bahasa juga menyediakan buku bacaan bermutu yang dilakukan melalui mekanisme sayembara terbuka yang bertujuan untuk menguatkan literasi masyarakat, hingga kini terdapat 507 judul buku digital, 3 judul buku audio, dan 10 judul buku video yang dihasilkan Badan Bahasa dan dapat diakses di laman budi kemdikbud.
“Ada sekitar lebih dari 500 judul buku digital yang bisa diakses sehingga anak-anak tidak hanya bisa mengakses buku cetak, tapi bisa melalui laman. Ini akan mempermudah anak membaca buku. Kita juga menciptakan buku audio sehingga anak tunanetra bisa mengaksesnya. Begitu juga yang belum bisa membaca dengan baik juga ada video. Ini produk yang bisa diberdayakan. Semoga kolaborasi ini bisa menjadi contoh di mana pihak lain dapat membantu menyebarluaskan produk animasi dan buku dari kami,” ujar Hafidz.
Lynstreem sendiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang distribusi konten hiburan, seperti film, video pendek, majalah, dan permainan dan merupakan distributor eksklusif untuk PT. Dua Surya Dinamika (DSD).
Baca juga : Marak Fenomena Kidsfluencer, Bagaimana Dampaknya Bagi Anak?
Keberadaan aplikasi Tripper dan PASFLIX dalam penyajian konten hiburan edukasi dinilai sangat mendukung upaya pemerintah dalam pengembangan sastra serta peningkatan budaya literasi masyarakat Indonesia.
Sajian hiburan yang mengedukasi dapat dinikmati saat mengudara lewat maskapai Batik Air, Lion Air, Pelita Air, dan Super Air Jet. Tidak hanya itu kedua aplikasi tersebut juga dapat diakses secara cuma-cuma secara luring (offline) yang diunduh lewat aplikasi Playstore atau Appstore.
Director of Content Lynkstreem (PT Dua Surya Dinamika), Kareen S. Mahtani mengatakan bahwa konten dari Badan Bahasa yang akan masuk Tripper dan PASFLIX merupakan konten yang sangat edukatif dan juga menyenangkan bagi anak-anak.
Baca juga : Kolaborasi Kemenparekraf-Prime Video Promosikan Cerita Indonesia ke Audiens Global
“Dari sisi konten kita lihat ini untuk kids dibalut dengan kultur dan tradisi. Bisa dilihat nanti itu akan masuk ke kids section dengan nama Jentera. Jadi dari sisi edukasi dapat dan juga fun dapat,” kata Kareen.
Sementara itu, Head of Product/IT Lynkstreem, Hanesh menambahkan bahwa konten animasi dari Badan Bahasa secara kualitas sudah sangat baik dan juga cerita yang disajikan juga sangat layak untuk dinikmati.
“Animasinya luar biasa bagus dengan kualitas HD dan ceritanya juga make sense. Lalu untuk anak di bawah umur 10 tahun juga pasti bisa menangkap secara mudah,” ucap Hanesh.
Kolaborasi antara Badan Bahasa dan Lynkstreem pada kegiatan distribusi film animasi anak dan buku digital di aplikasi DSD diharapkan dapat mempermudah masyarakat khususnya anak-anak dalam mengakses film dan buku yang bermutu sesuai dengan jenjang usianya. (Z-8)
Awalnya mereka merasa terinspirasi dari postingan teman-temannya, sehingga kemudian ingin ikut pula menginspirasi.
Algoritma Instagram Reels 2025 berubah total! Ketahui 10 update penting yang memengaruhi distribusi konten, strategi viral, dan cara kreator beradaptasi dengan aturan baru.
Polri baru-baru ini mengungkapkan strategi terbaru yang digunakan oleh jaringan terorisme untuk merekrut anak-anak melalui ruang digital.
TikTok mengungkapkan telah menghapus lebih dari 25 juta konten sepanjang semester pertama 2025, termasuk di antaranya 232.000 konten terkait penipuan.
Tidak cukup hanya membuat konten menarik, pelaku bisnis juga harus memahami kapan audiens paling aktif agar jangkauan dan interaksi meningkat.
RAPPER asal Kanada yang beberapa kali mendapat sorotan publik, Lil Tay kini menjadi model platform media sosial OnlyFans.
Lagu dengan musik upbeat dan catchy ini diharapkan mampu menginspirasi dan menyemangati anak-anak Indonesia agar pantang menyerah dalam meraih cita-cita.
Dalam kegiatan itu digelar berbagai lomba seperti mewarnai, azan, hafalan Al-Qur'an serta santunan untuk anak-anak dari berbagai daerah di Jabar.
Kehadiran anak-anak sebagai kidsfluencer ini rupanya memicu kekhawatiran akan potensi eksploitasi anak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved