Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI Prof Tjandra Yoga Aditama mendorong agar pemerintah penyusunan regulasi dan kebijakan yang lebih variatif sehingga harga obat dapat terjangkau oleh masyarakat. Menurutnya regulasi itu dibutuhkan agar industri obat dalam negeri lebih sehat dan memudahkan masuknya investasi.
"Diperlukan regulasi pemerintah yang mendukung industri yang sehat, setidaknya tentang tiga hal. Pertama, disatu sisi memang dapat saja diatur kemudahan dukungan investasi. Tetapi kalau memang kemampuan industri tertentu terbatas maka harus tetap dibuka kemungkinan untuk merger atau akuisi," kata Tjandra saat dihubungi, Senin (26/8).
Ia menekankan bahwa hal yang terpenting agar industri dapat bekerja secara efisien yakni melakukan Good Manufacturing Practice (GMP) dengan baik dan benar. Kedua, menurutnya perlu pula diatur tentang bentuk industri obat-obatan mana saja yang akan diberikan kemudahan izin.
Baca juga : Ini Perbedaan Bitcoin dengan Skema Piramida
"Memang di satu sisi perlu ada kemudahan izin, tetapi tidak tepat juga kalau tanpa pengaturan sehingga akhirnya pasar akan dipenuhi industri sejenis maka tentu jadi persaingan tidak sehat pula," ujar dia.
Intervensi ketiga, sambung Tjandara, yakni pengaturan manajemen rantai pasok. Hal itu, tegas dia, perlu dilakukan agar produksi dan ketersedian produk industri farmasi sesuai kebutuhan di satuan waktu tertentu, seperti regulation by design.
"Termasuk tentang mata rantai distribusi maka efisiensi efektifitas harus jadi pegangan utama, dan dengan memegang prinsip bisnis yang benar dan tentu tidak mengambil keuntungan yang tidak wajar pula," pungkasnya.
Mahalnya harga obat menjadi salah satu yang dikeluhkan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Ia menyebut harga obat di Indonesia 4–5 kali lipat lebih mahal dari negara tetangga, Malaysia. (H-3)
Otorita IKN telah mengeluarkan 65 perjanjian kerja sama senilai sekitar Rp70 triliun untuk mempercepat pembangunan di Kalimantan Timur.
Kerja sama ini akan fokus pada penerapan jangka panjang teknologi artificial intelligence (AI)/kecerdasan buatan pada bidang keuangan.
Bear market adalah kondisi pasar ketika harga aset turun secara signifikan dan berlangsung dalam periode yang relatif panjang.
KETIDAKPASTIAN ekonomi global membuat aktivitas merger dan akuisisi (M&A) segmen menengah atau mid-market melambat sepanjang 2025.
Pada Desember 2025 porsi konsumsi tercatat sebesar 74,3% kemudian turun menjadi 72,3% pada Januari 2026 dan kembali menurun menjadi 71,6% pada Februari 2026.
Kanada ingin terlebih dulu bertemu dengan pebisnis lokal untuk menjajaki peluang investasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved