Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
MENTERI Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim memperingatkan tentang penetrasi kecerdasan buatan (AI) dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk pendidikan. Menurutnya, masyarakat tidak memiliki pilihan lain selain bersiap menghadapi AI, termasuk di bidang pendidikan, dengan memperkuat kecerdasan karakter.
Penggunaan AI di sektor pendidikan saat ini sudah mulai terlihat, terutama dalam membantu proses bimbingan belajar. Hal ini merupakan respons atas tantangan dan peluang yang dibawa oleh teknologi canggih tersebut.
Dalam keterangannya, CEO Edumisi Jakarta Yulia Astuti menyoroti pentingnya pendidikan yang fleksibel di tengah perkembangan AI. Ia menjelaskan bagaimana AI dapat digunakan dalam penilaian atau assessment untuk menghasilkan analisis detil terkait kelebihan dan kekurangan siswa.
Baca juga : Mas Menteri Nadiem Lantik Stafsusnya Jadi Dirjen Kemdikbud
"Teknologi AI memungkinkan para pendidik untuk lebih memahami kebutuhan siswa dan cara terbaik untuk memperkuat potensi mereka," jelasnya.
Edumisi telah menerapkan algoritme AI untuk memadukan kesesuaian antara metode pengajaran tutor dan preferensi belajar siswa, memaksimalkan efektivitas proses pembelajaran. Ini merupakan bagian dari upaya untuk menerapkan konsep Personalized Learning, di mana pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan khusus setiap siswa untuk mengoptimalkan pengembangan bakat mereka.
"Kami percaya bahwa pendekatan pendidikan yang umum dan seragam bisa menghalangi pengembangan bakat unik setiap siswa. Melalui Personalized Learning, kami berusaha mewujudkan potensi penuh setiap anak dengan mengenal pasti kebutuhan belajar individu mereka." Ungkapnya
Konsep Personalized Learning sendiri telah diperkenalkan sejak lama oleh John Dewey, seorang filsuf pendidikan yang berpengaruh. Dewey menggarisbawahi pentingnya pengalaman pembelajaran yang berpusat pada siswa, aktif, dan berbasis pengalaman sebagai kunci pengembangan potensi siswa.
Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan menandai era baru di mana pendidikan lebih dinamis, responsif, dan mampu memenuhi kebutuhan individu siswa. Inisiatif seperti yang dilakukan Edumisi Jakarta ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya untuk mengadopsi teknologi demi mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia.(Z-8)
KEJAKSAAN Agung (Kejagung) menyebut pengajuan red notice untuk Jurist Tan, mantan Staf Khusus Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi era Nadiem Makarim tengah dalam proses.
Penyidik Kejagung akan kewalahan jika mengusut kasus korupsi itu. Karenanya, Kejati diminta membuka kasus serupa agar korupsi ini bisa diusut tuntas.
KPK menyebut kasus dugaan korupsi pengadaan Google Cloud memiliki keterkaitan dengan perkara pengadaan sistem Chromebook yang saat ini ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung).
Nadiem Makarim memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi.
Kasus ini masih pada tahap penyelidikan. Ini merupakan kali pertama Nadiem dimintai keterangan.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan memanggil dua menteri di era pemerintahan periode kedua Joko Widodo
Band legendaris Green Day baru-baru ini melontarkan sindiran kepada Will Smith di media sosial, menyusul kontroversi seputar video tur yang diduga memanfaatkan kecerdasan buatan
INFOMEDIA memastikan kapabilitas digitalnya terus berkembang, efisiensi operasional meningkat, serta kontribusinya terhadap agenda transformasi digital nasional semakin signifikan.
Banyak bisnis masih kesulitan mengadopsi AI karena prosesnya rumit, hasilnya tidak selalu akurat, dan sering kali tidak sesuai dengan karakter brand.
Kurikulum Batch 2 kini memisahkan jalur teknis dan go-to-market, serta menghadirkan sesi terstruktur antara startup dan mitra korporasi.
PENELITIAN IDC menunjukkan bahwa meskipun organisasi menjalankan rata-rata 23 uji coba konsep AI generatif antara 2023 dan 2024, hanya tiga di antaranya yang mencapai tahap produksi.
Anthropic mengungkap AI Claude disalahgunakan peretas, termasuk Korea Utara, untuk serangan siber, pencurian data, hingga penipuan kerja jarak jauh.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved