Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DIBANDING rumah sakit swasta, puskesmas di Indonesia dinilai tidak sembarangan memberikan antibiotik. Berdasarkan riset Kemenkes, pemakaian antibiotik untuk penyakit batuk pilek dan diare di puskesmas secara nasional hanya di bawah 4,5%.
"Jadi, yang berpotensi overtreatment ini kondisi sosial ekonomi menengah yang langganan sektor swasta. Kalau banyak uang kan ke luar negeri berobat dan kalau miskin ke puskesmas yang obatnya terbatas. Itu malah bagus. Karena BPJS hanya memberikan obat yang penting saja," beber pendiri Yayasan Orang Tua Peduli Purnamawati Sujud.
Menurut dia, berdasarkan panduan WHO, pemberian obat pada pasien harus berdasarkan penyakit, bukan berdasarkan keluhan. Pasalnya, pemberian obat berdasarkan keluhan akan memicu overtreatment.
Baca juga : Anak Sering Terpapar Overtreatment di Fasilitas Kesehatan
Selain itu, ia mengingatkan bahwa bentuk terapi yang diberikan kepada pasien bukan hanya obat. Terapi bisa berbentuk nasihat dan terapi nonobat. Ketika dirasa perlu, baru masuk ke terapi obat, rujukan, dan kombinasi dari semua terapi.
Terkait dengan penyakit batuk dan pilek pada anak, WHO memberikan panduan terapi, yakni rawat jalan dan berikan kenyamanan pada anak. Jika anak demam tinggi, bisa diberikan parasetamol.
WHO pun menekankan bahwa anak yang terkena batuk pilek tidak boleh diberikan antibiotik.
Selain itu, pada penyakit diare prinsipnya ialah bukan menghentikan diare dan menghentikan muntah, tetapi melakukan pencegahan agar jangan sampai dehidrasi. Caranya ialah memberikan banyak cairan, termasuk ASI bagi bayi yang masih menyusui, dan berikan oralit.
"Jadi sebenarnya penyakit langganan pada anak itu ringan. Demam, batuk, pilek. Sakitnya balita itu mostly karena penyakit infeksi virus yang bisa sembuh sendiri," tegas dia. (Z-2)
Keterlibatan sekolah dan orang tua jadi elemen penting dalam membangun pemahaman anak terhadap kesehatan dan lingkungan medis secara positif.
Jasa Raharja telah mengoptimalkan sistem monitoring dan respons cepat yang terintegrasi secara daring dengan lebih dari 2.770 rumah sakit di seluruh Indonesia.
Fokus kolaborasi ini adalah menggalakkan program pencegahan stunting bagi warga masyarakat di sekitar Pondok Gede, Kota Bekasi.
Integrasi fasilitas dan layanan ini dirancang untuk menghadirkan alur perawatan kanker yang lebih komprehensif dan efisien.
MULAI berfungsinya kembali beberapa rumah sakit di lokasi bencana banjir di Sumatra Barat, Sumatra Utara dan Aceh merupakan kabar baik. Namun, peningkatan jumlah pasien akan meningkat.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mempercepat pembersihan, perbaikan, dan pemulihan layanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang terdampak bencana Sumatra.
Pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu di provinsi kepulauan
KEMENTERIAN Kesehatan memasuki tahap lanjutan penanganan bencana Aceh Sumatra dengan fokus pada pemulihan layanan kesehatan primer melalui puskesmas di wilayah terdampak.
"Puskesmas itu berada di 18 dari 23 kabupaten/kota yang terdampak bencana. Sudah bisa melayani kesehatan masyarakat,"
Pembangunan dan pengoperasian puskesmas ini merupakan perwujudan kehadiran pemerintah dalam menjamin layanan kesehatan yang lebih dekat dan mudah diakses warga.
BAYANGKAN di suatu pagi di sebuah puskesmas, antrean sudah mengular sejak matahari belum tinggi.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mencatat saat ini ada 10.300 puskesmas di Indonesia, jumlah tersebut termasuk 2.652 yang kategori puskesmas terpencil dan sangat terpencil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved