Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MULTAQO Nasional Ulama Al Quran PP. JHQ NU di Ponpes Madrasatul Quran Tebuireng, Jombang pada Rabu 26 Juni 2024 menjadi saksi peluncuran yang bersejarah bagi buku terbaru dari Fatijja Nusantara Inovasi.
Buku berjudul "Metode Tajwid Jemari: Ilmu Tajwid Dalam Genggaman", yang dikarang oleh KH. Lukman Hakim, Pimpinan PP. JHQ dan Pembina Fatijja, telah resmi diperkenalkan dalam acara tersebut.
Acara yang dihadiri oleh berbagai ulama Al Quran dari seluruh Indonesia juga disambut dengan hangat oleh KH. Ahsin Sakho Muhammad, yang mengapresiasi kontribusi Fatijja dalam memajukan literasi Al Quran di tanah air.
Baca juga : Guru Besar Unas Yuddy Chrisnandi Luncurkan Buku ke-17, Tekankan Pentingnya Perdamaian Dunia
"Menurut hemat saya, buku ini sangat bermanfaat untuk dibaca, dikaji, dan diaplikasikan. Harapan saya, buku ini mampu memberikan nuansa berbeda bagi dunia pendidikan Al-Qur'an di Indonesia," ujar Ahsin Sakho.
Selain peluncuran buku, Fatijja juga aktif dalam mendukung literasi Al Quran dengan mencetak dan membagikan buku-buku serta Al Quran langsung kepada para peserta kongres.
Langkah ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman dan kecintaan terhadap Al Quran di kalangan generasi muda serta memberikan dukungan konkret dalam upaya memperkaya ilmu tajwid di Indonesia.
"Kami berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam upaya memasyarakatkan pengetahuan Al Quran melalui karya-karya bermutu," ujar perwakilan Fatijja, Riki Ardiyanto.
Kehadiran Fatijja dalam acara ini menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung pendidikan agama dan pengembangan literasi Al Quran, sejalan dengan visi dan misi PP. JHQ NU.(Z-8)
Hendri Satrio menjelaskan, karya tersebut lahir dari keresahannya melihat pola komunikasi pejabat yang seringkali memicu polemik.
Ekoteologi bukan sekadar konsep akademik, melainkan kerangka berpikir yang menghubungkan manusia, alam, dan Tuhan.
Priyambudi Sulistiyanto resmi meluncurkan bukunya, Finding Kapiten Boodieman, dalam sesi Book Launch di Ubud Writers & Readers Festival 2025
Karya GKR Hemas berhasil menggambarkan dinamika peran DPD RI sejak reformasi hingga kini, serta menegaskan pentingnya memperkuat hubungan antara pusat dan daerah.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengapresiasi peluncuran buku bertajuk yang ditulis dr Inez Nimpuno, MPS, MA, sebagai upaya menggencarkan edukasi tentang kanker payudara.
Buku kaya antropolog Jepang, Prof. Mitsuo Nakamura berjudul ‘Mengamati Islam di Indonesia 1971–2023’ Selasa (23/9) diluncurkan di Gedung Sardjito Universitas Islam Indonesia.
Film Patah Hati yang Kupilih berfokus pada hubungan Alya dan Ben, yang terbentur tembok besar perbedaan agama yang diperparah oleh penolakan restu orangtua.
MENTERI Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan akan terus berusaha agar umat semakin dekat dengan ajaran agamanya.
MENTERI Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Kementerian Agama harus memainkan peran strategis sebagai jembatan dan mediator antara negara dan civil society.
MEDIA (cetak, elektronik, dan digital) disadari atau tidak bukan semata penyampai pesan.
Dirjen Bimas Islam, Abu Rokhmad, mengatakan, kegiatan Ngaji Budaya menjadi sarana efektif untuk mengajak generasi muda mencintai seni dan budaya, tanpa meninggalkan nilai-nilai agama.
Bermain pada film yang mengangkat kisah pernikahan beda agama, siapa sangka ternyata hal itu pernah dirasakan langsung oleh Michelle Ziudith.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved