Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo melantik Muhammad Adsan menjadi Asisten Deputi Kepeloporan Pemuda. Adsan merupakan pemuda berumur 34 tahun dan akan menangani masalah pengembangan kompetensi pemuda Indonesia.
Dito ingin memberikan kesempatan kepada anak muda mengisi pos strategis untuk pengembangan pemuda. Sehingga, pejabat yang mengisi posisi Asisten Deputi Kepeloporan Pemuda adalah orang yang memahami pemuda.
“Jika kita ingin mengembangkan pemuda, maka kita harus menunjuk pemuda untuk mengisi pos tersebut. Karena pemuda pasti mengetahui apa kebutuhan dari pemuda,” kata Dito, Kamis (6/6).
Baca juga : HSS Series 5 Jakarta Bakal Libatkan Juri Internasional
Kemenpora melihat riwayat jabatan dari Adsan. Adsan, lahir di Palu 11 Mei 1990, dengan umur mudanya, dia menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng).
“Biasanya, posisi Kadis ini dijabat oleh senior-senior. Tapi, ketika ada pemuda menjadi Kadis. Maka secara mental dia telah ditempa, secara kinerja teruji,” Kata Dito.
Kemenpora pun ingin agar pemuda yang menjabat sebagai Asdep Kepeloporan Pemuda harus bergaul dengan Gen Z. Adsan dianggap memiliki pengalaman organisasi yang komplit untuk menggerakan kepeloporan pemuda.
Baca juga : Pesta Demokrasi di Tengah Bonus Demografi, Kesempatan Pemuda Jadi Aktor Utama
Adan aktif dalam organisasi kepemudaan. Dia menjadi Sekretaris Pemuda Pancasila Kabupaten Buol, Ketua Bidang Kesehatan dan Kependudukan KNPI Kab Buol. Kemudian aktif di organisasi kemanusiaan menjadi Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Buoi.
Bahkan, Adsan menjadi Ketua JCI Chapter Buol, organisasi suporter klub sepak bola Juventus.
“Kita memang mencari ‘pejabat’ pemuda yang mengenal pemuda, tahu kebutuhan pemuda. Sehingga, dia gampang menganalisa masalah pemuda dan bagaimana mengembangkan pemuda,” kata Dito.
Dito menilai dalam menyambut Indonesia Emas 2045, kualitas pemuda perlu disiapkan dari sekarang. Saat itu, Indonesia akan mendapat bonus demografi di mana angka pemuda dengan umur pekerja merupakan penduduk yang dominan.
“Ini perlu disiapkan dari sekarang. Bonus demografi ini seperti pisau mata dua. Kalau kita gagal mempersiapkan, maka yang terjadi adalah angka pengangguran yang tinggi. Kita tak ingin kondisi negatif itu terjadi,” ujarnya. (Z-6)
Erick diharapkan mampu mengangkat prestasi olahraga Indonesia di ajang internasional, khususnya SEA Games 2025 di Thailand.
Dito juga menitipkan pesan untuk keberlanjutan Kemenpora di bawah kepemimpinan Erick Thohir.
Apakah 'orang-orangnya' Jokowi yang masih tersisa akan terdepak juga?
Wamenpora Taufik Hidayat menegaskan seluruh program Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan terus berlanjut meski terjadi pergantian menteri atau reshuffle
Sejak Senin (8/9), Dito Ariotedjo tidak lagi menjabat sebagai Menpora.
Presiden Prabowo belum melantik pengganti Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dalam reshuffle kabinet
Generasi muda perlu ruang untuk kembali merumuskan harapan dan arah masa depan.
Generasi muda, termasuk yang tergabung dalam Karang Taruna, didorong untuk terus terlibat dalam memperkuat sektor ekraf.
Beberapa pemuda terlihat mengacungkan balok dan menghantamkan benda tersebut ke arah mobil yang melintas
PUTUSAN Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 135/PUU-XX/Tahun 2025 yang memisahkan pemilu nasional dan pemilu lokal dinilai berpotensi mengubah peta demokrasi Indonesia secara drastis.
Guru Besar UNJ, Abdul Haris Fatgehipon, menegaskan perlunya rekonstruksi gerakan kebangsaan dengan menempatkan pemuda sebagai aktor utama.
Prabowo mengajak para pemuda dan pemudi di seluruh tanah air dalam momen Hari Sumpah Pemuda untuk meneladani semangat persatuan yang telah diwariskan oleh para pendahulu bangsa
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved