Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
TERUS menggalakkan program menabung, Bank Woori Saudara kembali mengadakan sosialisasi di SMK Purnama 2 Jakarta pada 20 Mei 2024.
Program sosialisasi yang menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) untuk memberikan pengetahuan perbankan yang disampaikan kepada 110 siswa kelas 10 di Sekolah.
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan terkait keuangan dan menabung bagi generasi muda.
Baca juga : Sekolah Pilar Indonesia Buat Penampilan Bung Hatta Sang Pelopor
Acara sosialisasi ini turut dihadiri oleh Kepala Sekolah SMK Punama 2 Bapak Iskandar Zulkarnaen dan rekan-rekan guru. Sosialisasi ini mengangkat tema “Pentingnya menabung bagi siswa sekolah” materi sosialisasi tersebut disampaikan langsung oleh rekan Bank Woori Saudara KC Ampera.
Selain pemberian materi, para siswa juga diperkenalkan dengan tabungan KPOP sebagai salah satu produk Bank Woori Saudara yang dapat dimiliki oleh pelajar dengan maksimal usia 17 tahun.
“Program CSR sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan literasi bagi para siswa sekolah sebagai wujud komitmen dari Bank Woori Saudara untuk turut berkontribusi dalam memberikan pengetahuan mengenai keuangan dan pentingnya menabung kepada masyarakat termasuk pelajar yang merupakan generasi penerus bangsa” Ujar Arinto Hartoyo selaku Pemimpin Cabang Ampera.
Memiliki visi untuk terus menjadi mitra terpercaya, Bank Woori Saudara senantiasa berupaya untuk terus berkontribusi untuk meningkatkan pengetahuan perbankan dan keuangan masyarakat. Program CSR di bidang pendidikan seperti ini diharapkan dapat memberikan bekal pengetahuan keuangan yang berguna bagi siswa di masa depan. (RO/P-5)
Gedung baru hadir dengan desain ramah lingkungan, ruang belajar yang modern, dan berbagai ruang spesialis yang menjawab kebutuhan siswa dari beragam latar belakang.
Trump menyatakan seluruh bendera AS harus dikibarkan setengah tiang hingga Minggu (31/8).
Generasi muda diajak untuk semakin meningkatkan literasi digital serta membiasakan digital diet demi menjaga keseimbangan aktivitas di dunia nyata dan digital.
Guru membagikan enam kebiasaan penting yang bisa diterapkan orang tua dan siswa di bulan pertama sekolah.
Professional development menjadi program unggulan dengan memberikan beragam workshop yang dibutuhkan guru.
ANGGOTA Komisi E DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz menilai penggunaan gawai (gadget) tak baik jika dijadikan alat utama pembalajaran untuk anak sekolah di jenjang SD, SMP maupun SMA.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved