Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
PSIKOLOG klinis lulusan Universitas Indonesia A Kasandra Putranto mengingatkan orangtua mengenai pentingnya mengenalkan konsep menambung kepada anak. Mengenalkan konsep menambung pada anak bisa dilakukan melalui kegiatan sehari-hari, misalnya dengan membaca buku.
"Misalnya, membacakan buku cerita yang menceritakan konsep uang atau finansial," ungkap Kasandra, dikutip Selasa (14/11).
Ia mengatakan salah satu sumber penting dalam edukasi finansial pada anak dimulai dari keluarga. Orangtua merupakan sosok utama yang dilihat anak-anak sehari-hari. Maka dari itu, orangtua juga perlu mencontohkan konsep menabung pada anak.
Baca juga: Ingin Raih Kebebasan Finansial Sejak Muda? Begini Caranya
Dengan mencontohkan konsep menabung, anak akan terbiasa menyaksikan bagaimana orangtuanya melakukan kegiatan menabung. Kasandra mengatakan, menurut teori Social Learning oleh Bandura, hampir seluruh perilaku manusia dipelajari dan mengobservasi melalui modeling atau meniru.
"Dengan demikian contoh yang diberikan orangtua dapat menjadi salah satu kunci dalam proses penanaman perilaku menabung pada anak," kata Kasandra.
Psikolog klinis forensik di Kasandra & Associates itu mengatakan, mengajarkan anak mengenai pentingnya menabung dan mengelola uang adalah keterampilan sehari-hari yang harus diajarkan sama seperti mengajarkan perilaku baik.
Baca juga: Mau Hidup Bersenang-senang Tanpa Berutang? Ini Caranya
Orangtua harus menanamkan pengertian pada anak bahwa uang adalah sesuatu yang harus didapatkan dan bukan hal yang tiba-tiba ada sehingga harus dijaga. Sehingga, ketika anak sudah dewasa nanti, tidak sembarangan dalam mengelola uang yang dapat berefek buruk terhadap aspek kehidupan mereka.
"Terlebih lagi di dunia sekarang yang sangat konsumtif, semua orang harus memulai mengerti pentingnya menabung secepat mungkin," katanya.
Kasandra menjelaskan lebih lanjut, pengelolaan uang yang tidak benar bisa berefek negatif terhadap aspek lain kehidupan seperti kesehatan yang buruk, akademis yang stagnan, kondisi psikologis yang tidak seimbang, masalah interpersonal, dan hubungan keluarga serta kesulitan untuk bertumbuh memasuki masa dewasa dengan efektif.
Sebagai tips untuk orangtua, ia menyarankan teknik token yang dapat digunakan dalam memotivasi anak untuk menabung, dengan cara orangtua memberikan imbalan untuk tugas tertentu yang diselesaikan anak.
Imbalannya bisa berupa memberikan suatu tanda bintang atau stiker yang nantinya dapat ditukarkan menjadi barang tertentu.
"Misalnya dua stiker untuk cemilan dan 10 stiker untuk mainan yang anak sangat inginkan. Dengan teknik ini, anak dapat belajar untuk bersabar dan 'menabung' hingga mencapai 10 stiker," pungkas Kasandra. (Ant/Z-1)
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
Kunci utama keberhasilan aturan pembatasan gawai bukan hanya pada larangan, melainkan pada keteladanan orangtua sebagai role model.
Keistimewaan yang didapat oleh anak sulung perempuan sering kali muncul dalam bentuk pemberian otonomi yang lebih besar.
Orangtua didorong untuk menciptakan proyek sederhana di rumah, seperti membuat karya tulis atau pengamatan alam di sekitar rumah untuk memicu rasa ingin tahu.
Salah satu indikator utama seorang anak telah mencapai tahap adiksi adalah kehilangan kontrol diri yang akut.
Kunci pembeda utama antara stunting dan stunted terletak pada penyebab dan asupan nutrisi sang anak.
Dipopulerkan oleh Senator Elizabeth Warren, prinsip ini adalah kerangka kerja paling efektif untuk membagi pos pengeluaran.
LITERASI keuangan merupakan bekal penting yang sebaiknya diperkenalkan kepada anak-anak sejak usia dini. Hal tersebut diharapkan menumbuhkan kebiasaan positif bagi masa depan mereka.
Sebanyak 53% pekerja penuh waktu mengatakan bahwa mereka menabung lebih sedikit dari rencana, hanya 23% yang mampu menabung lebih banyak dari yang ditargetkan.
Kebiasaan kecil seperti mencatat pengeluaran, menyisihkan uang jajan, hingga mengenali produk keuangan yang aman, akan sangat berpengaruh dalam membentuk perilaku finansial jangka panjang
PENGELOLAAN keuangan yang baik sangat penting. Sebab, apabila kondisi keuangan memburuk akan berujung pada tumpukan hutang dan berujung pada "gali lubang tutup lubang"
Penting untuk mengecek apakah ada pos keuangan yang terganggu, tabungan yang terpakai, atau bahkan utang yang timbul akibat pengeluaran saat Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved