Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM peringatan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2023, drg. Ratu Mirah Afifah dari Unilever Indonesia menyebut hanya 2,8% masyarakat Indonesia menggosok gigi dengan benar dan minimal dua kali sehari di waktu sebelum tidur dan sesudah sarapan.
Padahal menggosok gigi dengan cara yang benar merupakan salah satu cara untuk mencegah berbagai maslaah kesehatan gigi dan mulut.
Rendahnya kesadaran masyarakat dalam menyikat gigi yang benar ini berpengaruh terhadap tingginya masalah gigi dan mulut. Salah satunya adalah gigi berlubang atau karies yang mencapai 88 persen.
Baca juga: FKG UI Edukasi Kesehatan Mulut dan Gigi Warga Muara Gembong Bekasi
Hal tersebut semakin diperparah dengan rendahnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan gigi mulutnya ke dokter gigi secara rutin setiap tahunnya.
Brawijaya Hospital Tangerang berkomitmen untuk memprioritaskan pelayanan prima dengan teknologi modern. Kini Brawijaya Hospital Tangerang mempersembahkan layanan Brawijaya Dental Care Tangerang by DW8 dengan fasilitas dan layanan dental yang komprehensif.
"Brawijaya Dental Tangerang by DW 8, berkomitmen untuk memberikan pelayanan berkualitas dan merawat kesehatan gigi dan mulut Anda dan keluarga dengan baik dan menyeluruh," kata ujar dr. Bina Ratna K.F M.M, Direktur Brawijaya Hospital Tangerang dalam keterangan pers, Senin (23/10).
"Brawijaya Dental Tangerang juga menawarkan beragam layanan kesehatan gigi," ucap dr.Bina Ratna.
Baca juga: Ini Tips Merawat Mulut dan Gigi yang Benar
Layanan kesehatan mulai dari konservasi gigi (merawat dan mempertahankan gigi), bedah mulut, pedodonsia (layanan kesehatan gigi anak), penanganan penyakit mulut (oral medicine), perawatan periodonsia (perawatan gusi dan tulang sekitar gigi), ortodonsia (perawatan ketidakteraturan gigi dan rahang).
Diperhatikan Pula Jalan Napas
Ia juga menambahkan ada juga pelayanan prostodonsia (perawatan perbaikan dan pergantian gigi dengan gigi palsu serta perawatan sendi rahang atau TMJ dengan seluruhnya memperhatikan airway atau jalan napas (airway dentistry).
"Brawijaya Dental Tangerang, berdiri sejak tahun 2003, merupakan layanan kesehatan gigi dan mulut yang komprehensif dengan melibatkan Airway Dentistry yaitu ilmu kedokteran gigi yang memperhatikan saluran napas untuk mengurangi dan mengoreksi napas dari mulut (mouth breathing)," jelas dr.Bina Ratna.
Layanan ini dapat mengatasi berbagai masalah yang berdampak pada kesehatan gigi dan mulut serta mampu mengatasi kualitas hidup sehari-hari pasien dari berbagai usia.
Baca juga: Awas! Penyakit Gigi dan Mulut bisa Sebabkan Kematian
"Teknik ini memperhatikan perawatan jaringan di rongga mulut seperti otot lidah, otot bibir, dan gigi yang memperlancar aliran udara (pernapasan dari hidung)," jelasnya.
Layanan perawatan yang diberikan berupa Therapy Myofunctional untuk pasien dengan gangguan sendi rahang (TMJ Disorder), kebiasaan menggretakan gigi (bruxism), dan mendengkur (snoring).
Myofunctional Therapy adalah perawatan yang dilakukan untuk mengoreksi fungsi otot dan wajah dimana kelainan pada fungsi kedua otot ini dapat menyebabkan perubahan susunan gigi pada anak dan remaja.
“Brawijaya Dental Care by DW 8, menawarkan beragam layanan kesehatan gigi dan mulut dengan ilmu dan teknologi terdepan," terang dr. Bina Ratna. (S-4)
Dekan FKG USK Profesor Cut Soraya Sp.KG melalui Media Indonesia, Selasa (16/9) mengatakan, kegiatan ini FKG melayani pengobatan gigi dan mulut secara gratis.
PROGRAM Cek Kesehatan Gratis (CKG) mencatakan gigi karies menjadi yang paling sering ditemukan pada masalah gigi.
Dengan memperhatikan pertumbuhan gigi anak secara maksimal, bisa membantu mengurangi permasalahan gigi yang lebih kompleks.
Morning sickness dapat menyebabkan asam lambung menggerogoti email gigi, sehingga gigi mudah rusak.
IDEC menggarisbawahi perlunya ekosistem dalam industri kesehatan gigi dan mulut demi terciptanya kemajuan teknologi di bidang kesehatan.
Mouth wash disebut dapat mengurangi setidaknya 99,9% kuman penyebab bau mulut dan plak.
Ketiga masalah itu adalah ketidakharmonisan susunan gigi (maloklusi), gigi berlubang, serta masih rendahnya kesadaran akan perawatan gigi preventif secara rutin.
Bedah ortognatik merupakan prosedur korektif untuk menangani kelainan posisi rahang yang dapat memengaruhi fungsi mengunyah, berbicara, bernapas, serta estetika wajah.
Menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang anak.
Infeksi HIV/AIDS tak hanya berdampak sistemik, tetapi juga sering kali memunculkan gejala di rongga mulut yang dapat menjadi indikator awal infeksi.
Pembiaran bisa berpotensi menyebabkan pembengkakan gusi atau lubang semakin besar, dan pada akhirnya, kemungkinan terburuk adalah gigi harus dicabut.
Masyarakat cenderung menunda melakukan perawatan gigi karena kekhawatiran pada harga yang tidak pasti dan kurangnya informasi mengenai layanan yang dibutuhkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved