Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 42 anak karyawan alih daya di Indonesia Re memperoleh beasiswa pada 13 Oktober 2023. Program beasiswa ini dijalankan sejak 2018 dengan total penerima manfaat hingga tahun ini lebih dari 500 orang dengan nilai keseluruhan Rp1,5 miliar.
Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) Indonesia Re itu mencerminkan komitmen terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan nomor 4 (Pendidikan Berkualitas) serta merupakan salah satu bagian dari Pilar Pembangunan Sosial yang tercantum dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) TJSL Indonesia Re 2023. "Indonesia Re meyakini bahwa pendidikan merupakan kunci untuk masa depan yang lebih baik. Selain itu, program beasiswa ini merupakan wujud kontribusi Indonesia Re untuk menciptakan generasi masa depan yang lebih cerdas dan terampil, serta mendukung program pemerintah dalam menyiapkan para ahli di industri asuransi dan reasuransi nasional," ujar ungkap Aji Irawan, Corporate Secretary Division Head Indonesia Re.
Beasiswa yang pihaknya sediakan yakni dana santunan pendidikan hingga jenjang SMA dan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di Sekolah Tinggi Manajemen dan Risiko Asuransi (STIMRA) atau Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi (STMA) Trisakti. Indonesia Re menyiapkan dana sebesar total Rp315 juta dengan syarat penerima beasiswa ialah siswa tahun ajaran 2022/2023 yang dibuktikan dengan fotokopi nilai rapor terakhir dan/atau surat keterangan dari sekolah. Untuk beasiswa yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, siswa harus lulus tes di perguruan tinggi yang telah ditentukan oleh perusahaan.
Baca juga: Dispendik Banyuwangi Motivasi Anggota KGSB Kurangi Angka Putus Sekolah
"Kami menyadari bahwa pencapaian Indonesia Re tidak lepas dari kontribusi para karyawan. Eksistensi dan kinerja mereka sangat berarti bagi kami. Untuk itu, kesempatan beasiswa ini kami tujukan kepada anak-anak dari karyawan alih daya atau karyawan tetap Indonesia Re. Harapannya, kami dapat membantu untuk meningkatkan nilai hidup para karyawan serta menguatkan loyalitas dan integritas karyawan terhadap perusahaan," papar Aji.
Program beasiswa ini mencerminkan komitmen Indonesia Re dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Indonesia Re berharap bahwa langkah ini akan menginspirasi perusahaan lain untuk mengambil tindakan serupa dalam mendukung masyarakat untuk masa depan yang lebih baik. (RO/Z-2)
Amartha Fellowship Bootcamp diikuti oleh 60 penerima beasiswa dan berlangsung selama empat hari.
Universitas Budi Luhur (UBL) terus mempertegas komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga nasional sekaligus membawa pendidikan tinggi Indonesia ke panggung dunia.
Anwar-Reny mencatat capaian program BERANI di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, mulai dari 23.568 beasiswa hingga layanan kesehatan bagi 135.084 warga.
Farhan menyebut, dalam pendekatan yang lebih logis, penerima beasiswa negara seharusnya memiliki komitmen moral untuk kembali dan berkontribusi bagi Indonesia.
EMPAT alumni telah mengembalikan dana sebesar Rp1 hingga Rp2 miliar karena terbukti dijatuhi sanksi akibat tak menjalankan kewajiban mereka. Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDP
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) masih menghitung besaran dana beasiswa yang akan dikembalikan oleh alumni Arya Iwantoro, suami Dwi Sasetyaningtyas
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved