Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Al-Azhar Indonesia (UAI) mewisuda 468 orang melalui sidang terbuka senat akademik pada wisuda ke-28 UAI. Mereka dilantik Rektor UAI Prof Dr Ir Asep Saefuddin MSc, di Jakarta, Minggu (3/9).
Wisuda kali ini terbagi dalam dua sesi yakni sesi pertama dihadiri wisudawan dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Fakultas Psikologi dan Pendidikan, serta Fakultas Ilmu Hukum.
Adapun sesi kedua dihadiri wisudawan Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
Baca juga: UIII Gelar Wisuda Pertama, Luluskan 95% Mahasiswa
Dalam sambutannya, Asep menyampaikan selama 23 tahun ini UAI berhasil mencetak mahasiswa berkualitas unggul dan dapat menghadapi tantangan global.
"Kami juga memberikan kepastian di bidang iptek, sehingga UAI membentuk program Collaboration Research and Innovation Center," kata Asep.
Ketua Pembina YPI Al-Azhar Prof Dr Jimly Asshiddique SH menambahkan wisuda bukanlah tanda berakhir belajar karena proses belajar itu terus dilakukan hingga akhir hayat.
"Kita tidak boleh berhenti belajar dan harus rajin membaca. Hal yang harus kita baca yaitu Alquran, hadis, buku tafsir, dan buku-buku yang menjelaskan fenomena alam, sosial, dan teknologi," katanya.
Jimly berharap lulusan Al-Azhar menjadi insan merdeka, saling menjaga persatuan, insan yang memiliki kepribadian baik, serta bersikap adil kepada semua, dan makmur.
Baca juga: Siap Sukseskan Pembangunan Pertanian, Polbangtan Yo-Ma Wisuda Calon Agripreneur
Pada kesempatan itu, Rektor menyebutkan nominasi wisudawan terbaik di sesi pertama yaitu Astri Lestari (Fakultas Psikologi dan Pendidikan Program Studi PG PAUD), Ikbal Maulana Mubarok (Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang), Agil Apriliyanto Saputro (Fakultas Hukum Program Magister Ilmu Hukum), dan Agusman Zubir (Fakultas Hukum Program Studi Ilmu Hukum).
Nominasi wisudawan terbaik sesi kedua yaitu Ida Ayu Mas Amelia Kusumaningtyas (Fakultas Sains dan Teknologi Program Studi Biologi), Raihan Muhammad Farhan (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Program Studi Ilmu Komunikasi), dan Nadya Dinda Lakshamana (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Manajemen).
Dari beberapa nominator itu, yang terpilih menjadi wisudawan terbaik dan berprestasi pertama yaitu Ida Ayu Mas Amelia Kusumaningtyas (Fakultas Sains dan Teknologi Program Studi Biologi).
Wisudawan terbaik kedua adalah Astri Lestari (Fakultas Psikologi dan Pendidikan Program Studi PG PAUD), dan terbaik ketiga Ikbal Maulana Mubarok (Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang).
Baca juga: Monash University Pertama Kalinya Adakan Wisuda Master di Indonesia
"Pemilihan wisudawan terbaik memperhatikan aspek akademik terdiri dari Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan masa studi."
"Juga aspek penunjang akademik dan nonakademik seperti keikutsertaan dalam jurnal serta prosiding ilmiah nasional dan internasional, keikutsertaan kompetisi olahraga, seni, dan kompetisi berbasis kompetensi keilmuan, keaktifan berorganisasi, etika, dan inspiratif," kata Asep.
Sebagai bentuk apresiasi, UAI memberikan hadiah berupa keberangkatan umrah bagi wisudawan terbaik urutan pertama.
Dalam wisuda kali ini, beberapa tokoh nasional memberikan selamat kepada wisudawan yakni Menkopolhukam Prof Dr Muhammad Mahfud MD SH SU MIP, Direktur Dewan Eksekutif BAN PT Prof Dr Ir Ari Purbayanto MSc, Menteri Luar Negeri 1999-2001 Prof Dr H Alwi Abdurrahman Shihab, Ketua YPI Al-Azhar Dr Fuad Bawazier MA, dan Direktur Utama BPJS Kesehatan Prof Dr Ali Ghufron Mukti MSc PhD AAK. (RO/S-2)
Sebagai bentuk syukur dan bentuk nyata pengabdian masyarakat pihak Yayasan juga memberi 400 beasiswa bebas UKT kepada mahasiswa baru.
UNSIA berencana untuk menjadi Google Reference University pertama di Indonesia serta fokus menjadi hub inovasi melalui World University Ranking for Innovation (WURI).
Wisudawan ini juga dibekali dengan pendalaman berupa integritas, kepedulian, dan kemampuan beradaptasi untuk menghadapi dunia profesional.
Kepada para wisudawan, Rektor berpesan kehidupan akan menguji sesuatu yang lebih dalam: kemampuan untuk tetap jernih ketika dunia menjadi gaduh.
Kekuatan baja tidak muncul saat ia disimpan rapi, melainkan saat ia terus-menerus ditempa dengan panas dan tekanan tinggi.
Sebanyak 28% lulusan Universitas Prasetya Mulya tercatat telah membangun usaha, baik berupa STEM-driven business maupun traditional business.
Selama pelaksanaan program, peserta mengikuti rangkaian ibadah umroh, pembelajaran Al-Qur’an, serta pengambilan sanad Al-Qur’an
Implementasi solusi AI seperti EliteMentor merupakan kebutuhan strategis FPIK dalam proses pengembangan metode pembelajaran.
Tingginya minat orangtua terhadap peluang beasiswa ke China dan Taiwan menjadi alasan meningkatnya kebutuhan kursus Mandarin.
Salah satu kelompok siswa meneliti potensi UMKM lokal seperti pengolahan produksi krupuk emping dan kerajinan industri kreatif.
Pada usia 5 tahun, koneksi yang dibentuk oleh pengalaman sehari-hari dalam bermain, eksplorasi, belajar, akan secara harfiah membangun arsitektur otak mereka.
Ajang ini sebagai wujud komitmen berkelanjutan perusahaan dalam menjalankan inisiatif Corporate Citizenship melalui pilar pendidikan sebagai pilar terbesar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved