Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Studio Mandarin Hadirkan Pembelajaran Mandarin Berbasis Montessori

Ficky Ramadhan
01/12/2025 10:26
Studio Mandarin Hadirkan Pembelajaran Mandarin Berbasis Montessori
(DOK STUDIO MANDARIN)

PEMBELAJARAN bahasa Mandarin kini semakin menjadi kebutuhan di tengah persaingan global. Menjawab kebutuhan tersebut, Studio Mandarin hadir sebagai lembaga pendidikan yang menawarkan pengalaman belajar yang menyenangkan, efektif, dan relevan bagi anak hingga orang dewasa.

Lembaga yang dibangun berdasarkan pengalaman lebih dari dua dekade sang pendiri, Mitosima The Anakunda M. B. A, ini mengusung pendekatan berbeda melalui metode Montessori. “Belajar itu tentang pengalaman, bukan hafalan,” ujar Direktur Studio Mandarin itu saat ditemui, Rabu (26/11).

Mengatasi Hambatan Belajar Sejak Dini
Menurut Mitosima, pengalamannya terjun dalam dunia pendidikan dari preschool hingga SMA membuatnya memahami persoalan utama dalam pembelajaran anak, yakni rasa enggan belajar. Prinsip tersebut kemudian dibawa ke Studio Mandarin, terutama dalam pengajaran bahasa Mandarin.

“Ada stigma bahwa Mandarin itu susah. Dari situ saya berpikir, 20 tahun ke depan harus ada perubahan. Mandarin akan menjadi bahasa penting untuk kerja maupun bisnis,” ujarnya.

Studio Mandarin menargetkan anak usia mulai 2 tahun agar dapat berinteraksi dengan bahasa Mandarin secara natural. Pembiasaan sejak dini diyakini mampu menghilangkan hambatan psikologis sekaligus membangun penerimaan yang kuat terhadap bahasa asing.

Montessori Mandarin: Belajar Lewat Eksplorasi
Studio Mandarin mengadopsi Montessori Mandarin, sebuah pendekatan yang memanfaatkan aktivitas sensorik dan eksploratif dalam proses belajar bahasa.

Kegiatan seperti science experiment, cooking class, hingga aktivitas seni dirancang agar anak merasa “datang untuk bermain”, bukan belajar secara kaku. 

“Anak-anak merasa sedang bereksperimen, bukan belajar. Tapi secara subconscious, mereka terekspos pada Mandarin,” jelasnya.

Fasilitas yang ramah anak dan kurikulum atraktif menjadi bagian penting dalam metode ini. Studio Mandarin juga menempatkan fasilitas sebagai kesan pertama yang membawa anak tertarik untuk belajar, sebelum kemudian kualitas pengajaran mengambil peran utama.

“Fasilitas itu daya tarik pertama. Setelah masuk, pengajaran harus terstandar. Guru kami melalui training camp berkelanjutan, bahkan kami datangkan pengajar dari China sebagai anchor pelafalan,” ujar Mitosima.

Dua Program Unggulan
Studio Mandarin menawarkan dua program utama:
1. Montessori Mandarin (usia 2–6 tahun)
Fokus pada aktivitas sensorik, eksperimen sains, memasak, bernyanyi, dan melukis—semuanya dilakukan menggunakan bahasa Mandarin.
2. HSK Mandarin (usia 6 tahun–dewasa)

Ditujukan untuk pelajar dan profesional dengan pembelajaran terstruktur, penggunaan sistem ERP, hingga latihan pelafalan dan tata bahasa. Program ini mencakup level hingga HSK 6, standar tertinggi internasional.

“Standar beasiswa itu HSK 4, sementara guru kami sudah HSK 6. Jadi kami siap mengantarkan murid yang ingin mengejar beasiswa ke China,” kata Mitosima.

Ekspansi Cepat dan Fokus pada Beasiswa
Dalam satu tahun terakhir, Studio Mandarin telah membuka empat cabang di BSD, Serpong, Batam, dan Alam Sutera, serta menargetkan ekspansi ke Jakarta pada 2026.

Tingginya minat orangtua terhadap peluang beasiswa ke China dan Taiwan menjadi alasan meningkatnya kebutuhan kursus Mandarin. Menyikapi hal itu, Studio Mandarin juga tengah menyiapkan layanan khusus untuk membantu murid mengakses beasiswa internasional.

“Nanti kami yang hunting peluang beasiswa. Kami yang carikan. Murid tinggal berkompetisi sesuai kemampuan,” tambahnya.

Selain pendidikan anak, Studio Mandarin kini merambah sektor bisnis melalui kerja sama dengan hotel, pengembang properti, agensi penjualan, bank, hingga sekolah.

Harga Kompetitif dengan Kualitas Premium
Sebagai lembaga baru, Studio Mandarin menawarkan biaya yang kompetitif dibanding penyedia kursus Mandarin lainnya. Namun, fasilitas modern, metode Montessori, serta guru bersertifikasi membuat nilai yang ditawarkan tetap setara.

Mitosima menegaskan pentingnya penguasaan Mandarin bagi generasi muda Indonesia. Ia meyakini bahwa penguasaan bahasa tersebut akan menjadi nilai tambah signifikan di tengah peran besar Asia dalam ekonomi global.

“Dulu belajar Bahasa Inggris itu susah, tapi karena bisa, saya dapat peluang sekolah ke luar negeri. Mandarin akan menjadi seperti itu. Begitu kamu melewati dindingnya, peluang langsung terbuka. Jangan sia-siakan,” pungkasnya.

Untuk lebih lengkapnya bisa menyimak liputan wawancara eksklusif Media Indonesia dengan Mitosima The Anakunda M.B. A di sini. (Fik/H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya