Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENURUT Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), opini memiliki arti pendapat, pikiran atau pendirian. Menyampaikan opini menggunakan sudut pandang tertentu akan menentukan opini yang akan disampaikan. Pendapat tersebut dapat berupa persetujuan atau penolakan terhadap suatu hal.
Perbedaan pendapat ini adalah hal yang normal karena tidak selalu sependapat dengan orang lain. Oleh karena itu, saling menghargai pendapat orang lain penting agar tidak terjadi konflik atau permusuhan akibat perbedaan pendapat.
Dalam menulis opini, perlu diingat bahwa semua informasi yang disampaikan hanya merupakan pendapat pribadi, sehingga kebenarannya belum tentu terjamin. Selain itu, opini seseorang dapat berubah-ubah sesuai dengan kondisi dan perasaan yang dialami. Oleh karena itu, terkadang kita dapat melihat seseorang mengubah pendapatnya bukan hanya dalam waktu beberapa hari, tetapi dalam hitungan jam.
Baca juga: Simak Penjelasan Tentang Teks Eksplanasi, Struktur, dan 15 Contohnya
Baca juga: Ambigu Adalah: Pengertian, Jenis dan Contoh Kalimat
(Z-3)
Daftar lengkap rumus Fisika SMA kelas 10-12. Panduan esensial untuk ujian sekolah dan UTBK SNBT disertai tips logika menghafal cepat
Dalam dunia bisnis dan investasi, terlalu banyak pilihan justru menciptakan distraksi dan kelelahan mental. Bagi Timothy Ronald, menyederhanakan hidup adalah kunci utama pertumbuhan.
Ingin tahu ringkasan IPA kelas 9? Berikut rangkumannya.
Apa saja garis besar pelajaran IPA kelas 8? Berikut rangkumannya.
Nah, apa saja rangkuman pelajaran IPA kelas 7 SMP? Berikut uraiannya.
SISWA-SISWA kelas XII pasti mempelajari materi Pendidikan Agama Islam (PAI) & Budi Pekerti. Ada 10 bab dalam PAI kelas 12.
Teknologi artificial intelligence yang semula sekadar alat yang bersifat pasif --semacam kalkulator yang menunggu instruksi-- menjadi AI yang bertindak sebagai kolaborator sejati.
Tidak ada makan siang gratis di dalam politik. Bantuan elite dan oligarki tentu menuntut balasan.
Pahit getir pembentukan negara tidak bisa dilepaskan pula dari derita luka dan sengsaranya rakyat. Nyawa rakyat lebih banyak musnah dibandingkan nyawa elite selama berjuang.
Empat langkah krusial tetap dibutuhkan agar kebijakan tidak berhenti sebagai respons sesaat.
Fenomena penghujat di masyarakat bukan hal baru. Dalam psikologi sosial ini disebut negativity bias: kecenderungan manusia lebih cepat melihat kesalahan ketimbang kebaikan.
Pertanyaan yang menyentak bukanlah apakah mungkin membubarkan lembaga DPR di alam demokrasi, melainkan mengapa anggota DPR minta tunjangan rumah Rp50 juta per bulan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved