Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
RUMAH Sakit Grha Kedoya (RSGK) mengadakan acara Grand Launching pembukaan unit Advaced Medical Rehabilitation pada Rabu (24/5).
Pada peluncuran unit terbaru ini RSGK memperkenalkan alat robotik rehabilitasi medik yang bernama Lexo dan Diego sebagai sebuah terobosan baru dalam dunia terapi rehabilitas medis terutama di Asia Tenggara.
Lexo dan Diego merupakan alat robotic rehab medik dari Swedia yang hadir pertama kali di Indonesia sebagai alat yang dimiliki untuk membantu pasien dalam melakukan rehabilitasi anggota gerak atas dan bawah secara lebih mudah, efisien, aman, efektif dan lebih terukur dalam melakukan moniroting dan evaluasi kemajuan pasien dibandingkan alat “robotik” lain yang telah hadir di Indonesia sebelumnya.
Baca juga: Investasi Rp330 Miliar, Bethsaida Hospital Serang Beroperasi 2024
Dengan hasil lebih terukur dari Lexo dan Diego, para dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi akan lebih mudah melakukan, monitoring, evaluasi pada pasien.
Selain itu, teknologi robotik juga ini berdampak pada perbaikan motorik secara global, kekuatan otot, keseimbangan dan juga koordinasi anggota gerak pasien pasca Stroke dan juga pasien dengan cedera medula spinalis, cedera otak, cedera saraf perifer, Parkinson dan pasca patah tulang.
Dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi dari RS Grha Kedoya dr. Ivan Adipurna Chandra, Sp.KFR, FIPM, FNR, AIFO-K, menyampaikan, “Teknologi robotik kini telah dimanfaatkan secara luas untuk membantu berbagai lini kehidupan."
Baca juga: RSIA SamMarie Basra Tawarkan Program Inseminasi Hemat 20%
"Terapi robotik dinilai mampu mendukung proses rehabilitasi pasien menjadi lebih efektif dan menyenangkan serta fokus pada keamanan pasien.” kata dr. Ivan.
Ia juga menjelaskan terapi robotik dapat melatih pasien dengan gerakan yang konsisten sehingga bisa mempercepat kesembuhan pasien dan mampu melakukan repetisi gerakan dengan baik sehingga melatih pasien bergerak secara lebih efektif.
Terapi robotik yang dimiliki oleh RSGK ini dinilai mampu mendukung proses rehabilitasi ketahap tingkat lanjut, atau lebih advanced yang memberikan hasil lebih baik terapi harus disesuaikan dengan kebutuhan, kondisi serta tingkat keparahan pasien.
“Konsultasi dengan dokter perlu dilakukan untuk mengetahui jenis rehabilitasi yang efektif membantu kesembuhan penyintas pasien pasca-stroke dan juga pasien dengan cedera medula spinalis, cedera otak, cedera saraf perifer, parkinson dan pasca patah tulang, dan bagi pasien yang mengalami gangguan keseimbangan atau kelemahan otot lainnya," tutur dr. Ivan.
Salah Satu Bentuk Transformasi Layanan Kesehatan
Director RS Grha Kedoya. dr. Henry Andrean, MHS (HA)., MARS menjelaskan bahwa advaced medical rehabilitation ini menjadi salah satu transformasi layanan yang berbasis teknologi, karena untuk penanganan masalah kesehatan ini diperlukan dukungan ketersediaan alat kesehatan yang aman, bermutu, dan bermanfaat bagi pasien yang membutuhkan penanganan yang komperhensif.
“Perbedaannya terapi konvensional adalah tingkat evaluasi pasien lebih terukur ketika dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi melakukan monitoring pasien” ujar dr. Henry .
RS Grha Kedoya
Baca juga: Perluas Layanan, Bethsaida Hospital Buka Rumah Sakit Baru di Serang, Banten
RSGK merupakan sebuah rumah sakit swasta terkemuka di wilayah Jakarta Barat yang telah beroperasi sejak 11 November 2011.
RSGK memiliki cakupan layanan kesehatan berbasis pada layanan Satu Atap dimana konsultasi dokter, pemeriksaan penunjang, tindakan operatif, layanan rawat inap hingga paska rawat inap dapat dilakukan di RSGK secara komprehensif.
Layanan unggulan yang dimiliki oleh RSGK adalah Stroke Center, Trauma Center, Cardiovascular Center, Bariatric Surgery.
Dengan adanya Grand Launching RSGK menambahkan satu layanan unggulan baru yaitu Advanced Medical Rehabilitation sejalan dengan program RSGK berhubungan menjadi RS digital, smart di samping program-program digitalisasi lainnya. (RO/S-4)
AbadiNusa memulai langkah sebagai usaha distribusi alat laboratorium dan alat kesehatan dengan keyakinan atas pentingnya akses alat kesehatan berkualitas.
Penguatan daya saing industri kesehatan nasional dinilai semakin krusial di tengah meningkatnya kebutuhan layanan medis, dan ketatnya persaingan global.
Tes laboratorium presisi menjawab berbagai masalah kesehatan, mulai alergi yang tidak kunjung membaik, demam berulang pada anak, hingga berat badan yang turun naik atau yoyo.
Ketua Gakeslab Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Andri Noviar menyampaikan bahwa banyak pelaku usaha alat kesehatan menyebut kondisi saat ini sebagai masa berduka bagi dunia alat kesehatan.
Gakeslab Indonesia menekankan pentingnya komitmen pemerintah dalam membangun dan memperkuat industri alat kesehatan (alkes) nasional.
Perusahaan fokus pada penguatan rantai distribusi, peningkatan efisiensi operasional, serta kemitraan strategis.
Keterlibatan sekolah dan orang tua jadi elemen penting dalam membangun pemahaman anak terhadap kesehatan dan lingkungan medis secara positif.
Jasa Raharja telah mengoptimalkan sistem monitoring dan respons cepat yang terintegrasi secara daring dengan lebih dari 2.770 rumah sakit di seluruh Indonesia.
Fokus kolaborasi ini adalah menggalakkan program pencegahan stunting bagi warga masyarakat di sekitar Pondok Gede, Kota Bekasi.
Integrasi fasilitas dan layanan ini dirancang untuk menghadirkan alur perawatan kanker yang lebih komprehensif dan efisien.
MULAI berfungsinya kembali beberapa rumah sakit di lokasi bencana banjir di Sumatra Barat, Sumatra Utara dan Aceh merupakan kabar baik. Namun, peningkatan jumlah pasien akan meningkat.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mempercepat pembersihan, perbaikan, dan pemulihan layanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang terdampak bencana Sumatra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved