Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
YANDEX bersama tim ilmuwan terkemuka menciptakan jaringan neural yang canggih dalam teknologi Machine Learning untuk memprediksi bencana alam. Algoritma baru ini memberikan prediksi lebih tepat untuk perubahan rata-rata Suhu Muka Laut (SML), yang bisa memicu kemungkinan bencana alam di dunia.
Tim ahli dari Higher School of Economics and Yandex School of Data Analysis berkolaborasi dengan Yandex Cloud, melatih jaringan neural untuk meniru suhu rata-rata zona khatulistiwa di perairan Pasifik. Dengan memprediksi El Niño - fenomena yang ditandai dengan perubahan dari suhu air permukaan laut di Samudra Pasifik, algoritma yang dihasilkan oleh jaringan neural ini bisa membantu mengantisipasi bencana kekeringan, banjir, kebakaran hutan, serta gagal panen.
Tim ilmuwan menggunakan ribuan ‘heat maps’ atau visualisasi pemetaan menggunakan warna yang disesuaikan dengan data terkini dan juga data sintetis yang direkayasa dengan perkiraan dari tahun 1800-an sebagai data penguji validasi model matematika dan juga untuk melatih model dalam Machine Learning.
Baca juga: SDG Sumbar Gelar Pelatihan Tanggap Bencana untuk Ratusan Santri di Padang
Para ilmuwan ini menggunakan perlengkapan Machine Learning dari Yandex untuk membantu komputernya dalam mengidentifikasi pola dari ‘heat maps’ yang ada. Dengan model canggih ini, para ilmuwan dapat mengidentifikasi terjadinya El Niño hingga 1,5 tahun kedepan bahkan direncanakan untuk bisa memprediksi lebih jauh lagi.
Teknologi berbasis data cloud yang digunakan oleh Yandex memberikan akses cepat dan fleksibel pada servis Machine Learning yang membantu para peneliti untuk melakukan pengujian pada beragam model.
Baca juga: Pemanasan Global Berdampak pada Punahnya Spesies Hingga Bencana
“Dalam project seperti penelitian El Niño ini, akses fleksibel dan cepat ini sangat penting dalam membantu proses pengujian beragam model Machine Learning. Setiap pengujian yang dilakukan dengan arsitektur jaringan neural dapat meningkatkan periode prediksi dan, akhirnya, membantu para ilmuwan melakukan prediksi lebih baik terhadap ragam kemungkinan terjadinya bencana alam,” ungkap Direktur Proyek Strategis Nasional di institusi Yandex Cloud Anna Lemyakina, dalam keterangan resmi yang diterima. Solo debutnya jkak
Indonesia merupakan salah satu negara yang secara rutin terkena dampak dari peristiwa El Niño. Tentunya ini akan menyebabkan sebagian daerah di Indonesia lebih panas dan kering sehingga memicu kekeringan, gagal panen, dan juga terjadinya kebakaran hutan di beberapa daerah di Indonesia.
Kejadian ini berakibat pada gangguan pernafasan, kerusakan lingkungan yang melebar, serta dampak perekonomian akibat inflasi yang ditimbulkan dari turunnya produksi pangan dan pertambangan. Mengingat besarnya dampak El Niño, maka penting bagi Indonesia untuk dapat memprediksi terjadinya El Niño serta mengambil tindakan yang diperlukan untuk memitigasi kondisi ekstrim yang mungkin terjadi.
Perencanaan dan persiapan proaktif akan membantu mengurangi dampak buruk serta membantu menjaga lingkungan, komunitas, serta kestabilan ekonomi. Yandex berkomitmen untuk memajukan riset dengan menyediakan teknologi tercanggih bagi para ilmuwan di berbagai lintas sektor. Melalui teknologi Machine Learning dengan algoritma terdepan mereka dan sistem analisa data terdepan, Yandex memudahkan para ilmuwan untuk mendapatkan jawaban bagi permasalah yang rumit, serta mempercepat kemajuan penemuan ilmiah. (Z-10)
Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa, mengingatkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian, untuk berhati-hati dalam menyusun tata kelola pangan 2026.
Di Indonesia, bencana jenis ini menyumbang lebih dari 90% dari total kejadian bencana setiap tahunnya.
Studi terbaru mengungkap fenomena sinkronisasi krisis air global akibat siklus El Niño-La Niña. Bagaimana dampaknya terhadap ketersediaan pangan dunia?
BMKG mengungkap secara spesifik, La Nina lemah masih akan bertahan di Indonesia pada periode Januari-Februari-Maret.
Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan fenomena La Nina diprediksi akan terus terjadi hingga Maret 2026.
Pantau Gambut mengatakan kondisi 2025 masih menunjukkan pola rawan karhutla, terutama di tengah puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober.
Inisiatif ini mencerminkan komitmen kami terhadap inovasi dan kolaborasi, memastikan bahwa mata uang Indonesia tetap aman, tepercaya, dan siap menghadapi masa depan.
Masuknya AI ke dalam proses kerja sering kali memicu kekhawatiran sekaligus memperlebar celah keterampilan (skill gap) di kalangan karyawan.
Brian menjelaskan bahwa logam tanah jarang merupakan material strategis yang menjadi kunci dalam pengembangan industri kendaraan nasional (mobnas),
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Program ini dirancang sebagai layanan berbasis medis yang aman. Melalui skrining ketat, penentuan dosis personal, hingga pendampingan ahli gizi.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved