Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) khususnya Indonesian International Students Mobility Awards (IISMA) memberikan pengalaman belajar di luar negeri bagi mahasiswa.
Kesempatan besar ini yang telah dirasakan oleh sejumlah mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya. Mereka bisa belajar selama satu semester di berbagai perguruan tinggi dunia.
Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan Universitas Prasetiya Mulya, Maydison Ginting, mengatakan, IISMA memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi dan pengetahuan di luar negeri.
"Mahasiswa akan mendapat pengalaman internasional dari perkuliahan di luar negeri yang berbeda dengan yang mereka jalani di Indonesia," kata Maydison lewat keterangan yang diterima, Sabtu (13/5).
William Hanlim, mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya peraih beasiswa IISMA yang sudah merasakan pengalaman berharga di Korea University menuturkan, gaya belajar mahasiswa di Korea University menuntut mahasiswa lebih mandiri.
Dia menilai masyarakat Korea lebih berjiwa kompetitif dan ambisius. Sehingga, secara budaya memiliki perbedaan dengan masyarakat di Indonesia.
Terkait cara untuk lolos menjadi penerima beasiswa IISMA, William memberikan beberapa masukan, yakni mengenai kemampuan bahasa Inggris dan menghadapi wawancara. "Latihan bicara bahasa Inggris karena pas wawancara dilihat cara kelancarannya. Terus bisa memberikan tujuan yang jelas kenapa kita mau ke negara dan kampus tersebut,
Pengalaman yang sama disampaikan Kelsey Mareti yang lolos IISMA ke Nanyang Technological University (NTU) Singapura. Menurutnya, bisa kuliah di NTU adalah memperluas relasi dan jaringan internasional.
"Saya bertemu dan kenal banyak orang yang kasih good impact. Semenjak IISMA pun saya terdorong untuk menjadi lebih baik dan produktif," kata mahasiswi jurusan Food and Business Technology ini.
Sedangkan Bun Richita Lisette yang Agustus 2023 akan berangkat ke NTU lewat IISMA ini ingin mendapat pengalaman kuliah yang berbeda dan meningkatkan wawasan dan pengetahuan sebagai bekal masa depannya. (Ant/H-3)
Amartha Fellowship Bootcamp diikuti oleh 60 penerima beasiswa dan berlangsung selama empat hari.
Universitas Budi Luhur (UBL) terus mempertegas komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga nasional sekaligus membawa pendidikan tinggi Indonesia ke panggung dunia.
Anwar-Reny mencatat capaian program BERANI di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, mulai dari 23.568 beasiswa hingga layanan kesehatan bagi 135.084 warga.
Farhan menyebut, dalam pendekatan yang lebih logis, penerima beasiswa negara seharusnya memiliki komitmen moral untuk kembali dan berkontribusi bagi Indonesia.
EMPAT alumni telah mengembalikan dana sebesar Rp1 hingga Rp2 miliar karena terbukti dijatuhi sanksi akibat tak menjalankan kewajiban mereka. Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDP
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) masih menghitung besaran dana beasiswa yang akan dikembalikan oleh alumni Arya Iwantoro, suami Dwi Sasetyaningtyas
Mahasiswa yang terlibat program MBKM tidak hanya memperoleh keterampilan praktis tetapi juga memperluas jaringan profesional.
Wamen KPPPA Veronica Tan menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam pendidikan anak usia dini (PAUD) melalui Kurikulum Merdeka.
Pemerintah jangan gonta-ganti kurikulum pendidikan. Hal itu menyusul adanya isu akan digantinya Kurikulum Merdeka usai pergantian rezim pemerintahan.
Anggota Komisi X DPR Sofyan Tan mengingatkan pemerintah untuk mengubah kurikulum pendidikan. Hal itu menyusul adanya isu akan digantinya Merdeka Belajar.
Pemerintahan baru nanti diharapkan gerak cepat untuk berkoordinasi melakukan evaluasi dan penetapan kurikulum yang tepat dan tetap ke depannya.
Gateways Study Visit merupakan studi banding untuk melihat praktik baik dari transformasi pendidikan khususnya dalam penggunaan teknologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved