Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan meski angka konfirmasi covid-19 meningkat belakangan ini namun angkanya masih di bawah standar World Health Organization (WHO) yakni 5 persen.
Berdasarkan laporan Satgas Covid-19 per 18 April 2023 angka konfirmasi covid-19 bertambah 1.343 kasus dan angka kematian 11 kasus. Kemudian kasus aktif sekitar 9.776 kasus atau hanya 0,1%.
"Kita masih di bawah angka standar WHO jadi walau peningkatan kasus ada BOR dan fatalitas masih sangat rendah. Artinya banyak yang positif tapi gejala ringan dan dapat sembuh dengan durasi sakit yang pendek," kata Nadia saat dihubungi, Selasa (18/4).
Baca juga: Tingkatkan Kewaspadaan Pariwisata Antisipasi Merebaknya Covid-19 di Negara Tetangga
Meski begitu ia mengimbau kepada masyarakat agar melakukan vaksinasi booster kedua sebelum melakukan perjalanan mudik. Imbauan tersebut untuk melindungi diri sendiri maupun keluarga di kampung halaman.
Terlebih bila ada keluarga yang memiliki penyakit komorbid dan lansia maka bisa memperparah bila tertular covud-19. Saat ini angka vaksinasi booster kedua baru tercatat 3,1 juta orang dan booster pertama sudah 68,7 juta orang.
Baca juga: Alami Gejala Covid-19 Arcturus? Lakukan Tes Antigen dan Isolasi Diri
"Kemudian ketika mudik kita meminta masyarakat untuk mau dicek supaya ketika di pos isolasi sehingga menurunkan penularan di masyarakat. Pakai masker kalau sakit atau saat mudik pada tempat tempat yang penuh kerumunan atau padat," ujarnya. (Iam/Z-7)
Epidemiolog sekaligus peneliti Global Health Security, Dicky Budiman, mengatakan bahwa sebetulnya hal tersebut tidak mengagetkan karena covid-19 kini sudah menjadi endemi.
Berikut adalah 8 langkah pencegahan Covid-19 yang perlu diterapkan masyarakat untuk memutus rantai penularan virus:
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) telah mengeluarkan Surat Edaran pada 28 Mei lalu mengenai kewaspadaan lonjakan covid-19.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) dalam Surat Edaran mengenai kewaspadaan lonjakan covid-19 menyebut varian dominan yang beredar di Indonesia adalah MB.1.1.
PENGURUS IAKMI dr Iqbal Mochtar mengatakan peningkatan kasus covid-19 di berbagai negara, termasuk Indonesia, saat ini belum sampai pada level mengkhawatirkan.
"Angka ini menunjukkan penurunan yang signifikan dibandingkan dengan puncak wabah tahun ini,"
Kemenkes mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/445/2026 tentang Kewaspadaan Terhadap Penyakit Virus Nipah di bandara
Di Indonesia, gangguan penglihatan akibat kelainan refraksi yang tidak terkoreksi masih menjadi tantangan serius.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
Berikut adalah analisis mendalam mengenai perbedaan Virus Nipah dan COVID-19 berdasarkan data medis dan epidemiologi terkini.
MESKI hingga sore ini (27/1) Kemenkes memastikan nol kasus konfirmasi pada manusia, potensi penyebaran Virus Nipah di Indonesia dinilai "sangat nyata" dan tidak boleh diremehkan.
Untuk mencegah terjadinya penularan di Tanah Air, pemerintah melakukan berbagai upaya seperti memantau perkembangan situasi kejadian penyakit virus Nipah di India dan negara-negara lain,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved