Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA peneliti Universitas Nasional (Unas) berkolaborasi bersama dengan peneliti dari CBCD (Center for Botanical and Chronic Diseases) Rutgers University New Jersey melakukan bioprospeksi serta ekstraksi tumbuhan secara langsung di lapangan.
Kegiatan dalam rangka eksplorasi tumbuhan berkhasiat untuk obat itu dilakukan di berbagai tempat yakni Taman Sringanis, Bogor, dan Kawasan Konservasi Desa Cilembu, Sumedang, Jawa Barat.
Kemudian, di Hutan Kota Srengseng, Jakarta Barat, Taman Hutan Raya Ir H Juanda dan Bumi Herbal, Dago Pakar, Bandung, serta di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat.
Selama kegiatan tersebut, peneliti Unas dan Rutgers University mampu mengumpulkan 501 ekstrak tumbuhan yang berpotensi untuk obat.
Adapun tim peneliti terdiri dari Wakil Rektor Unas Bidang Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kerjasama (PPMK) Prof Dr Ernawati Sinaga MS Apt, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unas Dr Ir Nonon Saribanon MSi, dan Dosen Fakultas Biologi Unas Dra Noverita MSi.
Selanjutnya, mentor sekaligus peneliti dari Rutgers University of New Jersey Isabel Armas Gutierrez, peneliti CBCD Indonesia Alvira Noer Effendi MSi, Hanifa Nur Adilah MSi, dan Putri Sakinah SPd serta staf Laboratorium Biologi Chairil Rohadi ST.
Wakil Rektor Unas Bidang Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kerjasama Ernawati Sinaga mengatakan kegiatan bioprospeksi merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara Unas dan Rutgers University.
"Kerja sama difokuskan melatih peneliti muda, serta melaksanakan penelitian dan penulisan publikasi ilmiah," kata dia melalui keterangannya, Senin (27/3).
Lebih jauh, Erna menjelaskan dalam kegiatan bioprospeksi para peneliti menggunakan metode RAMES (rapid metabolome extraction and storage). Metode yang dikenalkan Profesor Ilya Raskin dari Rutgers University, AS, ini adalah metode ramah lingkungan dan hanya menggunakan sedikit sampel serta dapat dikerjakan langsung di lapangan.
“Jadi ini adalah metode cepat, ramah lingkungan sehingga kami bersedia bekerja sama dengan teman-teman dari Rutgers University guna melakukan koleksi ekstrak tumbuhan Indonesia yang nanti disimpan di laboratorium Unas, dan diberi nama MAGIC Library,” ungkap Erna.
Ia menambahkan dia bersama tim akan terus mengumpulkan ekstrak-ekstrak tumbuhan yang bisa digunakan di masa depan bukan hanya untuk Indonesia tetapi juga untuk dunia.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unas Dr Ir Nonon Saribanon MSi mengatakan studi bioprospeksi dengan metode RAMES, dapat dilakukan dengan cepat, mudah dan juga berbiaya rendah, sehingga memudahkan peneliti untuk mengerjakan langsung di lapangan.
“Sejauh ini kami melakukan ekstraksi lebih dari 100 sampel tumbuhan setiap ke lapangan, dan diharapkan ke depannya kami bisa memperluas jaringan untuk melaksanakan studi ini di berbagai tempat dengan kerja sama bersama mahasiswa lainnya di berbagai universitas,” ungkapnya.
Ia melanjutkan selain melibatkan dosen dan mahasiswa dari program sarjana dan magister, kegiatan bioprospeksi juga melibatkan masyarakat.
Peneliti dari Rutgers University of New Jersey yaitu Isabel Armas Gutierrez mengungkapkan metode RAMES sangat unik karena bisa cepat mengetahui apakah tanaman mengandung potensi sebagai obat atau tidak.
Ia berharap dengan kegiatan seperti ini akan banyak tanaman obat di Indonesia yang bisa dipergunakan. “Semoga kegiatan ini akan terus berlanjut agar biodiversitas di dunia bisa lebih baik”, paparnya.
Dalam eksplorasi di Kebun Raya Bogor, tim peneliti didampingi oleh tim peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Peneliti Pusat Penelitian Bioteknologi BRIN Prof Dr Ir Enny Sudarmonowati menilai kegiatan eksplorasi ini sangat bermanfaat untuk mengidentifikasi khasiat apa yang terkandung pada tanaman.
“Ini juga menunjukkan capacity building dan transfer of technology antarpeneliti Indonesia,” pungkasnya.
Kegiatan bioprospeksi ini didukung juga oleh NIH Fogarty International Center, Asia-Pacific Network For Global Change Research, dan CBCD Rutgers University. (RO/S-2)
SISWA sekolah menengah atas kelas 11 atau XI akan mempelajari pelajaran Biologi secara khusus. Ada sejumlah bab dan pembahasan dalam pelajaran Biologi yang mesti dipahami siswa SMA kelas 11.
KITA sudah mempelajari Bab 9 tentang Tanah dan Keberlangsungan Kehidupan dalam buku IPA kelas 9 semester 2. Bagaimana rangkumannya? Berikut rangkumannya.
Selain sebagai tempat hidup berbagai hewan tanah, tanah juga menghidupi tumbuhan dan hewan yang hidup di atas tanah? Lebih jelasnya peran tanah bagi kehidupan, simak tulisan di bawah ini.
Hama tanaman adalah masalah umum yang sering dihadapi oleh para petani dan penghobi kebun.
Berikut beberapa ilmuwan Timur dan Barat serta sejumlah penemuan yang bermanfaat hingga kini.
SAHARA adalah gurun panas yang membentang sepanjang Afrika Utara. Panjangnya sekitar 3.000 mil dan membentang dari Laut Merah di timur hingga Samudra Atlantik di barat.
Satu dari tiga pasien mampu mencapai penurunan berat badan lebih dari 20%, sebuah angka yang selama ini identik dengan hasil terapi suntikan mingguan.
Data kesehatan terbaru menunjukkan 1 dari 4 orang dewasa di Indonesia hidup dengan kondisi obesitas atau kelebihan lemak perut.
Akses masyarakat terhadap obat-obatan esensial dinilai terancam setelah perubahan regulasi paten terbaru.
Lucia menjelaskan ketika terjadi bencana banyak orang yang terkena luka bisa karena seng, paku, dan sebagainya maka diberikan serum anti tetanus, untuk mencegah infeksi.
Obat dapat berasal dari bahan kimia, tumbuhan, maupun hewan, dan biasanya digunakan dengan dosis tertentu agar aman dan efektif.
Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) mengadakan seminar “Peran Strategis GPFI dalam Menegaskan Prinsip 4K untuk Menunjang Kesehatan Nasional”
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved