Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Eko Listiyanto, mendorong pemerintah untuk menyiapkan manajemen arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini secara matang. Kenaikan jumlah pemudik di tahun ini akan berdampak pada tingkat kemacetan yang tinggi. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kemenhub diperkirakan orang yang mudik mencapai 123,8 juta orang di 2023.
"Sebisa mungkin manajemen gelombang mudik, termasuk rekayasa lalu lintas perlu dipersiapkan secara matang. Hal ini agar tidak meluap di jalan tol di hari-hari puncak mudik," ungkapnya saat dihubungi, Selasa (7/3).
Menurutnya, antisipasi lonjakan mudik perlu bersinergi dengan dunia usaha, industri, hingga pendidikan. Itu karena keputusan waktu mudik biasanya jg menyesuaikan libur dari sekolah anak.
Baca juga: 123,8 Juta Orang Diprediksi akan Mudik Lebaran 2023
"Kalau macet di mana-mana maka ekonomi juga tidak bisa mendapat benefit besar dari momentum musiman ini. Perlu ada sinergi lintas sektoral yang baik," terang Eko.
Selain itu, tambahnya, geliat ekonomi juga bergantung pada stabilitas harga pangan. Pemerintah diminta mampu mengontrol stabilitas harga pangan hingga menjelang Lebaran.
Dihubungi terpisah, Direktur Eksekutif Institut Studi Transportasi (Instran), Deddy Herlambang, berpendapat pemberlakuan rekayasa lalu lintas seperti pengaturan satu arah atau one way saat arus mudik Lebaran dianggap bermasalah dan tidak efektif mengurai kemacetan.
Baca juga: Jelang Lebaran, 250 Ribu Tiket Kereta Jarak Jauh Ludes Terjual
"Saran saya untuk one way ditiadakan karena berkaca di 2022 itu banyak bermasalah. Misalnya di Cipularang ke arah Jakarta, ada warga yang sakit tapi terhambat berobat karena one way," bilangnya.
Sementara itu, Deddy mengatakan, untuk penerapan contraflow atau mengubah arah dalam satu jalur menjadi dua dinilai perlu dilakukan untuk mengurai kemacetan.
"Kalau contra flow silakan diberlakukan, tetap ada dua jalur yang berjalan tapi mungkin proporsinya beda. Dari Jawa akan lebih banyak jalur yang dipakai untuk contra flow ini," ucapnya.
(Z-9)
Dalam upaya mengatur mobilitas selama libur Lebaran 2026, pemerintah telah menetapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi para pekerja pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026.
Secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi tercatat mencapai 136.612 kendaraan, atau meningkat 45,03% dibandingkan trafik normal.
Sebanyak 509.351 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada Hari H s.d H+2 periode akhir Libur Tahun Baru 2026 atau pada Kamis, (1/1) 2026 pukul 06.00 WIB s.d Minggu, (4/1) 2026 pukul 06.00 WIB.
PT Pelindo Dumai menyebutkan lonjakan penumpang akan terjadi pada akhir pekan ini.
Arus Balik: Memahami konsep ekonomi & sosial yang dinamis. Pelajari dampaknya, penyebab, dan bagaimana teori ini membentuk perubahan zaman.
Pada periode Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2025, puncak arus mudik terjadi pada tanggal 28 Maret 2025 dengan 50.576 penumpang dan 324 penerbangan.
Dijelaskan Syifa Hadju, alasan belum mau mengenakan busana seragam dengan El Rumi adalah karena saat ini status mereka yang belum sah sebagai suami istri.
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG dalam kondisi aman menjelang Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.
Kebijakan ini berlaku bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai swasta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pendatang baru pasca Idul Fitri 1447 H mempersiapkan diri dan memiliki skill, seiring ekonomi Jakarta yang tumbuh positif.
Satgas Saber bertujuan menjamin pelaksanaan kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP), Harga Eceran Tertinggi (HET), serta Harga Acuan Pembelian dan Penjualan (HAP)
Isu yang diangkat film Tunggu Aku Sukses Nanti merupakan refleksi dari apa yang sering dirasakan orang banyak ketika momen mudik atau silaturahmi berlangsung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved