Sabtu 04 Februari 2023, 21:36 WIB

Seeking Tuan Guru, Sebuah Upaya Mengingatkan Manusia akan Identitas Budaya

Abdillah Muhammad Marzuqi | Humaniora
Seeking Tuan Guru, Sebuah Upaya Mengingatkan Manusia akan Identitas Budaya

dok: Pantau Gambut
Ilustrasi: Seorang pengunjung berpose di depan karya pada pameran seni mengenai lahan gambut di Jakarta, Sabtu (14/1).

 

INDONESIA dan Afrika Selatan akan bekerja sama dalam sebuah program seni yang ditujukan sebagai sebuah usaha fundamental untuk menjaga nilai-nilai luhur kebudayaan. Konstelasi Artistik Indonesia menyelenggarakan sebuah program residensi seni dengan fokus pada musik dan seni visual berjudul “Seeking Tuan Guru”. Program itu menyasar pemberian stimulasi dan pengakomodasian metode kreatif para seniman yang terlibat. Tercatat empat komposer Indonesia, satu komposer dan satu seniman visual dari Afrika Selatan, serta seorang videografer dari Indonesia yang dilibatkan dalam program ini.

Kegiatan itu dilaksanakan bersama Bertha House Foundation yang diwakili oleh Nkosikhona Swartbooi. Ia merupakan Global Fellow of the Ford Global Fellowship dari Afrika Selatan. Rencananya, program itu dilaksanakan di Afrika Selatan pada 7 Februari 2023 hingga pada akhir bulan.

“Keempat seniman tradisional dari Indonesia dan kedua seniman Afrika Selatan akan berkolaborasi menghadirkan aspek-aspek sosial, ekonomi, legal, dan budaya masing-masing," terang Koordinator program Aristofani Fahmi dalam keterangan tertulis.

Seeking Tuan Guru bertujuan untuk menegaskan identitas seniman tradisional asli Indonesia dan Afrika Selatan melalui kolaborasi seni. Program itu juga bertujuan utnuk memacu keterlibatan masyarakat umum dalam memahami arti penting keberadaan seni tradisional dan nilai-nilai kemanusiaan melalui apresiasi seni dan dialog terbuka. Seeking Tuan Guru diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat global akan relevansi pengetahuan dan kebijaksanaan leluhur sebagai solusi untuk persoalan sosial saat ini dan yang akan datang.

"Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan karya yang dengan jujur mengetengahkan pilihan mereka untuk melakukan perjuangan melawan persoalan ketidakadilan dan kemanusiaan dalam cara-cara seni tradisional yang damai,” imbuh Fahmi

Baca juga: Perkenalkan Isu Perlindungan Gambut Lewat Pameran Seni di Kala Senja

Aktivitas pada program ini berpusat pada penciptaan karya musik, visual, dan video yang dirancang untuk menyatukan komposer Indonesia dengan seniman di Cape Town, Afrika Selatan dalam sebuah wadah berisikan pilihan subjek seperti penciptaan karya seni, dialog kultural, interaksi dengan penduduk Cape Malay, serta penampilan dari seluruh peserta program.

Seeking Tuan Guru merupakan tahap pertama dari sebuah program jangka panjang oleh Konstelasi Artistik Indonesia. Tahap pertama ini akan menjadi landasan bagi tahap-tahap program selanjutnya.

Afrika Selatan dipilih sebagai lokasi residensi berdasarkan latar sejarah yang serupa serta perjuangan melawan rezim kolonial yang berdampak jangka panjang. Dua tokoh Tuan Guru asal Indonesia, Syekh Yusuf Al-Makassari dan Syekh Imam Abdullah Al-Tidore, berjuang melawan kolonialisme di Indonesia, Sri Lanka, dan Afrika Selatan dengan cara damai. Cara-cara perjuangan seperti ini kemudian menginspirasi Nelson Mandela dalam perjuangannya melawan penjajahan di Afrika Selatan. Semangat perjuangan melawan kolonialisme inilah yang mengaitkan Indonesia dengan Afrika Selatan. (OL-17)

Baca Juga

MI/MOH IRFAN

Media Group Network Siapkan Ribuan Parsel untuk Seluruh Karyawan

👤Devi Rahma Syafira 🕔Jumat 31 Maret 2023, 19:43 WIB
Adanya pembagian parsel juga bertujuan untuk memudahkan karyawan agar tidak perlu mengeluarkan uang belanja lebih khusus untuk membeli...
Dok. Ist

Jaga Kesehatan Kulit Selama Ramadan, Lebaran Auto Glowing

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 31 Maret 2023, 19:41 WIB
Ada hal-hal yang mesti diperhatikan selama menjalankan puasa sehari penuh, salah satunya adalah menjaga agar kulit tetap...
MI/MOH IRFAN

Korean Cultural Center Indonesia Jalin kerja sama dengan Media Group Network

👤Muhammad Anugrah Ramadhan 🕔Jumat 31 Maret 2023, 19:31 WIB
"Budaya Korea Selatan sudah sangat populer di Indonesia tapi selain K-Pop dan K-Drama budaya Korea itu punya banyak bidang yang bisa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya