Rabu 28 Desember 2022, 07:00 WIB

Tokopedia Belum Kantongi Data Produk Impor Yang Tidak Berizin

Naufal Zuhdi | Humaniora
Tokopedia Belum Kantongi Data Produk Impor Yang Tidak Berizin

MI/M. Iqbal Al Machmudi
Kopi kemasan Starbucks disita Badan POM.Muhadjir: Tidak Ada Aturan Khusus Tahun Baru 2023

 

BADAN Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) menemukan produk impor Starbucks yang tidak berizin. Menanggapi hal tersebut, Head of External Communications Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya mengatakan bahwa pihaknya belum memiliki data terkait dengan produk impor dari Starbucks yang tidak memiliki izin.

"Kami tidak memiliki data yang dimaksud karena Tokopedia adalah marketplace domestik yang tidak memungkinkan adanya impor langsung dalam platform tanpa melalui proses bea cukai dari distributor untuk dijual kembali oleh pedagang eceran," kata Ekhel saat dihubungi pada Selasa (27/12).

Ekhel melanjutkan bahwa Tokopedia menindak tegas segala bentuk penyalahgunaan platform Tokopedia dan/atau pelanggaran hukum yang berlaku di Indonesia.

Baca juga: Muhadjir: Tidak Ada Aturan Khusus Tahun Baru 2023

"Saat ini, kami terus menindaklanjuti laporan tersebut sesuai prosedur. Sebagai platform teknologi, Tokopedia mempermudah para penjual di Indonesia menciptakan peluang daring. Tokopedia bersifat UGC, dimana setiap penjual bisa mengunggah produk secara mandiri. Di sisi lain, kami memiliki kebijakan terkait jenis produk apa saja yang bisa diperjualbelikan menurut syarat dan ketentuan platform Tokopedia bagian J," jelasnya.

Jika terdapat penjual yang terbukti melanggar syarat dan ketentuan Tokopedia maupun hukum yang berlaku di Indonesia misalnya menjual produk yang tidak sesuai ketentuan, Tokopedia berhak menindak tegas dengan melakukan pemeriksaan, penundaan atau penurunan konten, banned toko atau akun, serta tindakan lain sesuai prosedur.

"Aksi kooperatif dengan para mitra strategis pun terus kami lakukan untuk menjaga aktivitas dalam platform Tokopedia tetap sesuai dengan hukum yang berlaku," ucapnya.

Sebagai contoh, Tokopedia juga terus bekerja sama dengan Badan POM dalam melakukan pengawasan terhadap peredaran, pengiriman, promosi, serta iklan penjualan obat, kosmetik dan makanan di platform kami. Hal ini berkaitan dengan perlindungan konsumen sekaligus upaya memberikan pengalaman terbaik kepada masyarakat yang memenuhi kebutuhan sehari-harinya melalui Tokopedia.

"Kami juga memiliki fitur Pelaporan Penyalahgunaan dimana masyarakat dapat melaporkan produk yang melanggar, baik aturan penggunaan platform Tokopedia maupun hukum yang berlaku di Indonesia," pungkas Ekhel. (H-3)

Baca Juga

Antara/Maulana Surya.

Punya Urusan? Baca Basmalah dan Rahasia Angka 19

👤Meilani Teniwut 🕔Kamis 09 Februari 2023, 16:17 WIB
Ada sejumlah zikir, doa, atau amalan untuk memudahkan umat Islam dalam menyelesaikan suatu...
MI/VICKY GUSTIAWAN

Resmi Dibuka, OSC 2023 Sediakan 80 Beasiswa Penuh Jenjang S2

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 09 Februari 2023, 16:04 WIB
Untuk OSC S2 tahun ini tersedia 80 beasiswa penuh untuk studi S2. Peserta dapat memilih 11 perguruan tinggi swasta unggulan di 5 kota yakni...
AFP

DPR Minta BPKH Ikuti Arab Saudi, Menjadikan Haji Sebagai Bisnis

👤Atalya Puspa 🕔Kamis 09 Februari 2023, 15:57 WIB
Ia juga meminta agar BPKH saat ini mengikuti paradigma baru Arab Saudi, bahwa haji bukan hanya sekadar ibadah, tapi juga bisa menjadi ruang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya