Sabtu 19 November 2022, 04:30 WIB

Alur Sistem Peredaran Darah Besar dan Kecil pada Manusia

Joan Imanuella Hanna Pangemanan | Humaniora
Alur Sistem Peredaran Darah Besar dan Kecil pada Manusia

sumberpengertian.id
Peredaran darah

 

TUBUH manusia memiliki dua sistem peredaran darah yaitu peredaran darah besar dan peredaran darah kecil.

Sistem peredaran darah berfungsi untuk mengatur suhu tubuh, mengatur keseimbangan zat, mengangkut oksigen, dan lain-lain.

Peredaran darah terjadi karena jantung yang dipompa dan juga pembuluh darah sebagai medium.

Baca juga: Mengenal Hemoglobin, ini akibat jika Kekurangannya

Berikut adalah penjelasan dua sistem peredaran darah dalam tubuh.

Sistem peredaran darah besar

Pada sistem ini, darah akan bergerak antara jantung dan seluruh tubuh. Sistem peredaran darah besar disebut juga sebagai sistemik. 

Sistem ini dimulai dari bilik kiri jantung yang memompa darah dengan oksigen dan nutrisi melalui aorta atau arteri utama ke seluruh tubuh.

Saat kandungan oksigen pada darah mulai menurun dan hanya tersisa karbondioksida, maka darah akan terkumpul di pembuluh darah dan kembali ke bilik kanan jantung. 

Darah yang mengandung oksigen akan memasuki atrium kiri dari vena pulmonalis. Setelah itu, darah kemudian dipompa melalui katup mitral ke ventrikel kiri. 

Dari ventrikel tersebut, darah dipompa melalui katup aorta dan masuk ke dalam aorta yang merupakan arteri terbesar di tubuh. 

Untuk pertukaran gas dan nutrisi dengan jaringan tubuh terjadi di dalam kapiler yang mengalir melalui jaringan.

Sistem peredaran sistemik bertujuan untuk menjaga metabolism setiap organ dan setiap jaringan dalam tubuh tetap hidup, kecuali parenkim paru-paru, yang disuplai oleh sirkulasi pulmonal. 

Sistem ini memiliki tekanan yang lebih tinggi dibanding sistem peredaran darah kecil. Hal tersebut dikarenakan volume darah yang lebih besar harus dipompa untuk mencapai bagian tubuh yang lebih jauh.

Sistem peredaran darah kecil

Sistem peredaran darah kecil disebut juga sebagai pulmonal. Sistem ini akan menggerakkan darah antara jantung dan paru-paru. Darah yang tidak mengandung oksigen akan diangkut ke paru-paru untuk menyerap oksigen dan melepaskan karbon dioksida. Kemudian, darah yang sudah terisi oksigen tersebut akan mengalir kembali ke jantung.

Darah akan mengalir melalui kapiler di alveoli yang terdapat di jantung. Di sana pertukaran gas akan terjadi untuk menghilangkan karbon dioksida dan menambah oksigen ke darah. 

Selanjutnya, darah yang sudah mengandung oksigen akan meninggalkan paru-paru melalui vena pulmonalis, yang mengembalikannya ke atrium kiri agar sirkuit pulmonal. Saat sirkuit pulmonal berakhir, maka sirkuit sistemik dimulai.

Itulah penjelasan mengenai sistem peredaran darah besar dan kecil pada manusia. Semoga bermanfaat! (OL-1)

Baca Juga

MI/Ramdani

Komisi X DPR RI Minta Perpusnas Tingkatkan Unsur Literasi Masyarakat

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 27 November 2022, 08:30 WIB
Ia menyatakan Indeks Literasi Masyarakat yang disusun Perpusnas dapat menjadi landasan kebijakan literasi...
Dok. DPR RI

Anggota DPR Dorong Pabrik Semen Indarung dan PLTA Rasak Bungo Jadi Warisan BUdaya UNESCO

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 27 November 2022, 08:00 WIB
Menurut Rieke, kedua bangunan tersebut menyimpan banyak memori perjuangan rakyat Minang pada masa penjajahan dan telah berkontribusi besar...
Ist

Mydoremi Ajak Anak Indonesia Berkreasi di Dunia Digital

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 27 November 2022, 06:46 WIB
Mydoremi Co-founder, Cisca Chang, menyatakan bahwa Mydoremi membuat kegiatan pembelajaran yang fun (edutainment) melalui Mydoremi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya