Kamis 10 November 2022, 17:30 WIB

Menkes: Mulai Tahun Depan, Penemuan Kasus TBC Ditargetkan 60 Ribu/Bulan

M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Menkes: Mulai Tahun Depan, Penemuan Kasus TBC Ditargetkan 60 Ribu/Bulan

Antara
Perawat mengecek infus seorang pasien TBC yang sedang dirawat di rumah sakit.

 

SEBAGAI upaya mendukung eliminasi TBC pada 2030, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menargetkan mulai Januari 2023, pemeriksaan TBC harus mencapai 60 ribu kasus per bulan.

"Saya minta mulai Januari 2023, penemuan insiden TBC harus mencapai 60 ribu per bulan by name by address," pungkas Budi, Kamis (10/11).

Adapun penambahan target ini untuk mendorong laju pemeriksaan TBC yang saat ini masih rendah. Dari target 969 ribu angka insiden TBC pada 2021, baru 50-60% atau sekitar 500-600 ribu kasus yang ditemukan.

Baca juga: WHO: Jumlah Kasus TB Naik untuk Pertama Kali dalam Tempo Lebih dari 20 Tahun

"Kalau dibandingkan dengan pandemi covid-19, dalam kurun waktu 18 bulan, kita bisa mendeteksi 6,5 juta kasus by name by address. Padahal pemeriksaannya sama-sama pakai molekuler. Kalau TBC pakai TCM, sedangkan covid-19 pakai PCR," imbuhnya.

Dengan kompleksitas yang sama, Budi menyebut pengendalian TBC dapat mencontoh penanganan pandemi covid-19. Seperti, strategi penguatan aktivitas testing, tracing dan treatment (3T) guna mempercepat penemuan kasus aktif di masyarakat. 

Menurutnya, hal tersebut penting karena TBC merupakan penyakit menular. Alhasil, kasus TBC mendesak untuk ditemukan dan diobati. "Pada prinsipnya, TBC merupakan penyakit menular," kata Budi.

Baca juga: Kanker Paru Stadium Awal Kerap tidak Nampak

"Oleh karena itu, sistem surveilans baik di level kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota maupun provinsi harus benar. Kalau hal yang paling dasar sudah benar, nantinya kita bisa bereskan hal pendukung lainnya," sambungnya.

Kementerian Kesehatan pun menggencarkan penemuan kasus TBC dengan skrining X-Ray. Serta, pemberian terapi pencegahan TBC pada kontak serumah pasien TBC, yang dilakukan serentak di 25 kabupaten/kota. 

Adapun kegiatan testing dan tracing diperkuat dengan peluncuran obat daily dose buatan dalam negeri. "Melalui percepatan ini, saya berharap target eliminasi TBC 2030 bisa tercapai. Mengingat, waktu yang kita miliki tinggal 7,5 tahun," tandasnya.(OL-11)

Baca Juga

MI/FURQON ULYA HIMAWAN

Jaga Kelestarian Anggrek Hutan Merapi, Puluhan Mahasiswa Yogyakarta Lakukan Konservasi

👤Furqon Ulya Himawan 🕔Minggu 04 Desember 2022, 23:20 WIB
Kampanye konservasi anggrek dilakukan dengan cara mengembalikan berbagai jenis anggrek khas Merapi ke dalam...
Ist

KAMPAK Dukung Upaya Hukum Mahasiswa Apoteker Cari Keadilan

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 04 Desember 2022, 21:19 WIB
KFN menyalahi tugasnya dengan membentuk Panitia Nasional Uji Kompetensi Apoteker Indonesia (PN UKAI) sebagai lembaga yang menentukan...
DOK.MI

Angka Kasus Harian Covid-19 Bertambah Jadi 2.548 Orang

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 04 Desember 2022, 21:00 WIB
Dengan adanya penambahan kasus harian itu maka total kasus terkonfirmasi positif sejak Maret 2020 berjumlah 6.680.203...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya