Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI upaya mendukung eliminasi TBC pada 2030, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menargetkan mulai Januari 2023, pemeriksaan TBC harus mencapai 60 ribu kasus per bulan.
"Saya minta mulai Januari 2023, penemuan insiden TBC harus mencapai 60 ribu per bulan by name by address," pungkas Budi, Kamis (10/11).
Adapun penambahan target ini untuk mendorong laju pemeriksaan TBC yang saat ini masih rendah. Dari target 969 ribu angka insiden TBC pada 2021, baru 50-60% atau sekitar 500-600 ribu kasus yang ditemukan.
Baca juga: WHO: Jumlah Kasus TB Naik untuk Pertama Kali dalam Tempo Lebih dari 20 Tahun
"Kalau dibandingkan dengan pandemi covid-19, dalam kurun waktu 18 bulan, kita bisa mendeteksi 6,5 juta kasus by name by address. Padahal pemeriksaannya sama-sama pakai molekuler. Kalau TBC pakai TCM, sedangkan covid-19 pakai PCR," imbuhnya.
Dengan kompleksitas yang sama, Budi menyebut pengendalian TBC dapat mencontoh penanganan pandemi covid-19. Seperti, strategi penguatan aktivitas testing, tracing dan treatment (3T) guna mempercepat penemuan kasus aktif di masyarakat.
Menurutnya, hal tersebut penting karena TBC merupakan penyakit menular. Alhasil, kasus TBC mendesak untuk ditemukan dan diobati. "Pada prinsipnya, TBC merupakan penyakit menular," kata Budi.
Baca juga: Kanker Paru Stadium Awal Kerap tidak Nampak
"Oleh karena itu, sistem surveilans baik di level kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota maupun provinsi harus benar. Kalau hal yang paling dasar sudah benar, nantinya kita bisa bereskan hal pendukung lainnya," sambungnya.
Kementerian Kesehatan pun menggencarkan penemuan kasus TBC dengan skrining X-Ray. Serta, pemberian terapi pencegahan TBC pada kontak serumah pasien TBC, yang dilakukan serentak di 25 kabupaten/kota.
Adapun kegiatan testing dan tracing diperkuat dengan peluncuran obat daily dose buatan dalam negeri. "Melalui percepatan ini, saya berharap target eliminasi TBC 2030 bisa tercapai. Mengingat, waktu yang kita miliki tinggal 7,5 tahun," tandasnya.(OL-11)

KABUPATEN Karawang, Jawa Barat, memiliki target bebas tuberkulosis (TBC) pada tahun 2030 dan sedang berupaya mencapainya melalui berbagai program.
SEBANYAK 3.593 warga di Kota Tasikmalaya terindikasi positif mengidap penyakit tuberkulosis (TB) sejak Januari hingga November 2025.
Kementerian Kesehatan melakukan penyuluhan kepada masyarakat luas untuk pencegahan dan pemberantasan TBC.
Spesialis pulmonologi itu kini diberi tugas mengawal program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan tuberkulosis (TBC).
Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas inovasi, konsistensi, dan kolaborasi Pemkot Tangsel dalam mendorong kesehatan masyarakat.
Pemeriksaan dan sosialisasi TB (Tuberkulosis) atau TBC tersebut untuk mengantisipasi ppenularan.
Tuberkulosis masih menjadi ancaman serius di Indonesia dengan lebih dari 1 juta kasus. Simak enam cara efektif mencegah penularan Tb menurut Kemenkes.
Durasi batuk merupakan indikator paling krusial dalam mendeteksi TB, terutama pada orang dewasa.
TB pada anak bukan sekadar batuk biasa, melainkan ancaman terhadap masa depan mereka.
Tuberkulosis tidak hanya ditandai batuk berkepanjangan. Kenali gejala Tb paru, Tb ekstra paru, perbedaan Tb laten dan aktif, serta cara pencegahannya.
Dengan asumsi satu alat dapat melayani 3.000 pasien, Benjamin memperkirakan 60.000 warga Makassar dapat diperiksa pada tahun 2026.
Peneliti Universitas Basel kembangkan tes sel tunggal untuk membedakan antibiotik yang hanya menghambat pertumbuhan dan yang benar-benar membunuh bakteri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved