Kamis 03 November 2022, 16:13 WIB

LAJ Perkuat Kolaborasi dengan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh

Mediaindonesia.com | Humaniora
LAJ Perkuat Kolaborasi dengan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh

DOK Pribadi.
LAJ bagian dari Royal Lestari Utama (RLU) Group, anak usaha dari Michelin, baru saja menandatangani kesepakatan kerja sama dengan TNBT.

 

PEMERINTAH sangat serius dalam menjaga kelestarian taman nasional. Salah satu langkah untuk mewujudkan hal tersebut yaitu mengelola kawasan penyangga dan melibatkan para pemangku kepentingan dengan baik. Salah satu kawasan penyangga tersebut adalah area hutan yang dikelola oleh PT Lestari Asri Jaya (LAJ) anak usaha RLU Group. 

Kepala Balai Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT) Fifin Arfiana Jogasara mengatakan itu. "Konservasi tidak mungkin sendiri sehingga dalam pengelolaan kawasan serta penyangganya, Balai TNBT melibatkan perbagai pihak pemangku kepentingan mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, akademisi, badan usaha/swasta, dan masyarakat melalui sinergitas aspek kepentingan. Salah satu pemangku kepentingan di kawasan penyangga TNBT ialah PT Lestari Asri Jaya (LAJ) anak usaha RLU Group yang bermitra dengan TNBT melalui skema kerja sama penguatan fungsi," papar Fifin dalam keterangan tertulis, Kamis (3/11).

LAJ bagian dari Royal Lestari Utama (RLU) Group, anak usaha dari Michelin, baru saja menandatangani kesepakatan kerja sama dengan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT). Penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Chief Sustainability and Corporate Affairs RLU, Yasmine Sagita, dan Kepala Balai Taman Nasional Bukit Tiga Puluh, Fifin Arfiana Jogasara. 

Kerja sama itu termasuk periode kedua yang berlaku selama lima tahun. Kerja sama periode pertama berlangsung pada 2018-2021. Penandatanganan kerja sama yang dilaksanakan di kantor Taman Nasional Bukit Tiga Puluh pada 18 Oktober 2022 itu mencakup kegiatan antara lain perlindungan kawasan hutan melalui patroli hutan, pemantauan keanakearagaman hayati, pemulihan ekosistem, dan pemberdayaan masyarakat. 

Yasmine Sagita menambahkan kerja sama itu merupakan bagian dari wujud komitmen perseroan dalam upaya meningkatkan perlindungan kawasan hutan. "Kami optimistis melalui kerja sama yang sangat baik ini akan mampu meningkatkan upaya perlindungan kawasan hutan yang menjadi komitmen RLU. Melalui sinergi ini pula RLU akan secara berkelanjutan memberikan dampak positif terhadap kelestarian hutan dan masyarakat," kata Yasmine.

Sinergi positif antara LAJ dengan TNBT berjalan sejak 2018 dan memberikan dampak signifikan terhadap upaya perlindungan kawasan hutan. Hal ini tercermin dari penurunan penebangan liar atau illegal logging sebesar lebih dari 90%. Keberhasilan ini diraih berkat kegiatan patrol dan monitoring yang secara rutin dilakukan oleh petugas RLU dan TNBT yang mencapai 1.000 km/bulan. Tidak hanya mencegah, melalui kerja sama ini 60 ha kawasan hutan dapat dihijaukan kembali. Penanaman kembali area hutan dilakukan dengan melibatkan masyarakat lokal mulai dari penyemaian hingga penanaman bibit tanaman di hutan. Jenis-jenis pohon yang ditanam di antaranya meranti kuning (Shorea peltata) dan keruing (Dipterocarpus humeratus). Keduanya berstatus critically endangered.

Kerja sama antara LAJ dan TNBT juga merupakan bagian integral dari misi perseroan untuk menjadi perusahaan karet alam berkelanjutan terkemuka di dunia dan mewujudkan komitmen terhadap upaya nol deforestasi, melindungi habitat satwa liar yang populasinya terancam, dan mendukung pengembangan masyarakat lokal. Kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan sosial masyarakat lokal di sekitar kawasan hutan tercermin dari semakin banyaknya petani hutan yang bergabung dalam kelompok tani binaan LAJ yang meningkat kesejahteraannya. 

Hingga saat ini LAJ membina lebih dari 730 petani kecil termasuk tiga kelompok tani wanita dan memberi dampak peningkatan kesejahteraan bagi sekitar 3.650 orang di desa sekitar wilayah kerja. Selain mendapatkan pendampingan dan dukungan usaha dari LAJ, masyarakat sekitar kawasan hutan juga mendapatkan berbagai pelatihan dari petugas TNB. "Kami berharap kerja sama yang baik antara LAJ dan TNBT akan terus memberikan dampak positif kepada masyarakat, kelestarian kawasan hutan, dan keberlanjutan LAJ dan TNBT," tutup Yasmine. (OL-14)

Baca Juga

Dok. Istimewa

Potensi Pasar Hijab Dunia Harus Dioptimalkan untuk Membuka Lapangan Kerja

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 30 November 2022, 17:19 WIB
Pada tahun ini belanja diperkirakan akan meningkat hingga 6% menjadi US$313 miliar. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf)...
MI/HO

Lestarikan Budaya Belitong, Mahasiswa Untar Raih Penghargaan MURI

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 30 November 2022, 17:18 WIB
Piagam Rekor MURI diberikan kepada Isyak Meirobie yang merupakan mahasiswa Program Doktor Ilmu Manajemen...
Dok. Suntory Garuda

Tampikan Banyak Talenta, Okky Big Star Jadi Salah Satu Medium Peningkatan Kualitas SDM Indonesia

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 30 November 2022, 17:14 WIB
Potensi tersebut harus diwujudkan antara lain dengan meningkatkan nasionalisme, kualitas SDM, membangun infrastruktur, dan transformasi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya