Selasa 01 November 2022, 10:46 WIB

12 Dosen dan Peneliti UI Masuk World's Top 2% Scientists 2022

Faustinus Nua | Humaniora
12 Dosen dan Peneliti UI Masuk World

ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Mahasiswa melintas di depan Gedung Rektorat Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat.

 

SEBANYAK 12 dosen dan peneliti dari Universitas Indonesia (UI) masuk dalam World’s Top 2% Scientists 2022, yakni daftar peneliti paling berpengaruh di dunia yang dipublikasikan oleh Stanford University dan Elsevier BV, sebuah perusahaan penerbitan akademik asal Belanda yang berfokus pada konten ilmiah, teknik, dan kesehatan. Peneliti yang masuk dalam daftar ini merupakan mereka yang aktif melakukan riset dan publikasi karya ilmiah.

"Dua belas peneliti UI yang masuk dalam kategori ini berasal dari tiga fakultas, yaitu Fakultas Teknik, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), dan Fakultas Kedokteran. Dari Fakultas Teknik, dosen dan peneliti yang meraih capaian ini, yaitu Prof. Dr.-Ing. Nandy Setiadi Djaya Putra; Prof. Mohammed Ali Berawi, M.Eng.Sc., Ph.D.; Prof. Dr. Ir. Irwan Katili, DEA.; dan Dr.-Ing. Ir. Nasruddin, M.Eng," ungkap Kepala Biro Humas dan KIP UI Amelita Lusia, Selasa (1/11).

Dari Fakultas MIPA, ada 5 peneliti yang masuk dalam daftar ini. Mereka adalah Prof. Dr. Yoki Yulizar; Prof. Dr. rer. nat. Rosari Saleh; Prof. Dr. Ivandini Tribidasari Anggraningrum; Drs. Dr. Zuherman Rustam, DEA.; dan Dr. Dipo Aldila, S.Si., M.Si. 

Baca juga: Peringati Hari Sumpah Pemuda, Guru Besar UI Gelar Baca Puisi

Sementara itu, dari Fakultas Kedokteran, dosen dan peneliti yang masuk dalam daftar World’s Top 2% Scientists 2022, antara lain Prof. Dr. dr. Siti Setiadi, SpPD-KGer, M.Epid, FINASIM.; Prof. dr. Jeanne Adiwinata Pawitan, M.S., Ph.D.; dan Prof. Dr. dr. Sri Rezeki Hadinegoro, Sp.A (K).

Kriteria khusus ditetapkan untuk menentukan peneliti terbaik dalam skala internasional ini. Stanford University dan Elsevier membuat database dari top-cited scientists yang memberikan informasi terstandarisasi terkait sitasi, h-index, co-authorship adjusted hm-index, kutipan untuk makalah di posisi kepengarangan yang berbeda, dan indikator komposit (c-score).

Ilmuwan yang masuk dalam penilaian ini diklasifikasikan menjadi 22 bidang keilmuan dan 176 sub bidang. Pemilihan didasarkan pada 100.000 ilmuwan teratas berdasarkan c-score (dengan dan tanpa kutipan sendiri) atau peringkat persentil 2% atau lebih di sub-bidang tertentu. Sebanyak 195.605 ilmuwan termasuk dalam career-long database dan 200.409 ilmuwan termasuk dalam single recent year dataset.

Daftar peneliti terbaik dunia ini resmi dirilis pada 10 Oktober 2022 lalu. Sebagai publikasi tahunan, World’s Top 2% Scientists 2022 merupakan versi yang keempat. 

Sebelumnya, Elsevier sudah menerbitkan versi pertama pada Juli 2019, versi kedua pada Oktober 2020, dan versi ketiga pada Oktober 2021.

Penilaian Top 2% Scientist in the World dilakukan oleh Professor John P.A. Ioannidis, M.D., Ph.D. dari Stanford University; Jeroen Baas dari Elsevier; dan Kevin Boyack dari SciTech Strategies yang dipublikasikan melalui “Updated Science-wide Author Databases of Standardized Citation Indicators” versi keempat. (OL-1)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Adwit B Pramono

6 Lokasi Proyek PESK Turunkan Penggunaan Merkuri

👤Naufal Zuhdi 🕔Rabu 07 Desember 2022, 13:08 WIB
"Melalui proyek GOLD-ISMIA, 6 lokasi proyek telah menurunkan penggunaan merkuri sebanyak 23 ton dan menghasilkan 3,3 ton emas hasil...
MI/Dwi Apriani

Target Stunting 14 Persen, Kemenkes Terapkan Pendekatan Gizi Spesifik

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Rabu 07 Desember 2022, 12:41 WIB
"Kita punya waktu hanya 2 tahun lagi sebelum akhirnya kita mencapai target stunting menjadi 14% di...
ANTARA/Yulius Satria Wijaya

Harbolnas Segera Tiba, Masihkan Festival Belanja Daring Menarik Perhatian?

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 07 Desember 2022, 12:30 WIB
Dilansir dari Nielsen Indonesia, nilai transaksi Harbolnas terus meningkat dengan rataan 52,5% setiap tahunnya hingga mencapai Rp9,1...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya