Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGELOLAAN air dan limbah termasuk salah satu fokus dalam program keberlanjutan Sampoerna di bawah payung program keberlanjutan Sampoerna untuk Indonesia, khususnya pilar ketiga yaitu mengurangi dampak lingkungan. Hal itu sudah dilakukan di sekitar daerah tangkapan air yaitu Desa Puseurjaya dan Desa Sukaluyu, Kabupaten Karawang, Jawa Barat yang memiliki tantangan berupa ketersediaan air bersih, serta kerap banjir ketika musim hujan.
Kepala Urusan Eksternal Sampoerna, Ishak Danuningrat menambahkan, perusahaan ikut membantu penyediaan sumur bor agar warga memiliki tambahan sumber air bersih dan ikut memperbaiki tempat penampungan sampah (TPS) sehingga terdapat tempat pengelolaan sampah yang baik serta menyediakan gerobak sampah yang dapat mengangkut limbah rumah tangga sehingga mengurangi tumpukan sampah di sekitar sungai.
"Sampoerna untuk Indonesia berupaya mengurangi dampak lingkungan melalui sejumlah upaya untuk merespon perubahan iklim melalui pengelolaan air, pengelolaan limbah, serta pengurangan emisi. Untuk itu, kami mengharapkan dukungan dan keterlibatan semua pihak terkait," kata Ishak dalam keterangan yang diterima Media Indonesia, Senin (3/10/2022).
PT Hanjaya Mandala Sampoerna, lanjut Ishak, juga telah menggelar forum diskusi dengan semua pemangku kepentingan di daerah tangkapan air yang digunakan oleh Sampoerna pada 30 Agustus 2022. Forum diskusi tersebut menjadi wadah untuk bekerja sama terkait tantangan tata kelola air di antaranya minimnya fasilitas untuk mendapatkan air bersih, berkurangnya daerah resapan air hujan, serta sanitasi yang kurang memadai.
"Dalam setiap kegiatan operasional Sampoerna, kami sangat menjunjung tinggi kesadaran akan penggunaan air dan mendorong praktik daur ulang air, konservasi daerah aliran sungai, dan pengelolaan air berkelanjutan melalui kerja sama dengan para pemangku kepentingan," ungkapnya.
Perusahaan menyadari sepenuhnya bahwa pengoperasian fasilitas produksi juga berpengaruh pada penggunaan air di wilayah tersebut. Air adalah sumber daya terbatas dan tak tergantikan yang sangat penting untuk ekosistem yang sehat dan bagi kesejahteraan dan keberlangsungan hidup manusia. Penggunaan air harus dilakukan dengan tata kelola yang baik bertanggung jawab dan berkelanjutan.
“Untuk mendapatkan manfaat yang berkelanjutan, konservasi air dilakukan di setiap fasilitas produksi dan selalu mempertimbangkan pelestarian sumber air dengan melibatkan pemangku kepentingan,” pungkas Ishak. (RO/A-3)
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
UMJ membantah keras isu ‘mahar aksi’ dalam demonstrasi BEM soal sampah Tangsel. Kampus menilai tudingan tersebut menyesatkan dan tidak berdasar.
Mulai pekan ini, setiap KK yang sebelumnya menerima dua galon air mineral per minggu, kini akan mendapatkan empat galon air secara rutin selama satu bulan ke depan.
Wali Kota Tangsel memastikan pihaknya telah mengamankan kesepakatan pembuangan sampah ke wilayah Cileungsi untuk mengurai penumpukan.
Dalam tuntutannya, BEM UMJ mendesak Wali Kota Tangsel bertanggung jawab atas terjadinya penumpukan sampah, khususnya di wilayah Ciputat dan sekitarnya.
Darurat sampah Tengerang dan Tangsel disebut pengamat sebagai bukti dari kegagalan tata kota dan pengelolaan sampah dalam jangka panjang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved