Minggu 25 September 2022, 13:15 WIB

KLHK Ajak Semua Pihak Cegah Kecelakaan Akibat Asap Karhutla di Jalan Tol

Atalya Puspa | Humaniora
KLHK Ajak Semua Pihak Cegah Kecelakaan Akibat Asap Karhutla di Jalan Tol

ANTARA/Makna Zaezar
Relawan mengikuti pelatihan penanganan karhutla di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu (10/9/2022)

 

DIREKTUR Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK mengajak para pihak terkait untuk mengambil langkah strategis dan terpadu dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla guna mencegah terjadinya kembali kecelakaan akibat asap karhutla di jalan Tol Trans Jawa dan fasilitas umum lainnya.

Hal itu diungkapkan Direktur Pengendalian Karhutla, R. Basar Manullang, pada rapat koordinasi antisipasi kebakaran hutan dan lahan di sekitar jalan tol trans Jawa dan fasilitas umum lainnya secara daring, (23/9/2022).

Basar menyebutkan faktor utama tabrakan beruntun yang terjadi di Tol Pejagan Brebes - Pemalang yang mengakibatkan korban jiwa adalah minimnya pandangan pengendara akibat asap yang ditimbulkan dari pembakaran rumput alang-alang atau jerami di luar jalan tol.

Baca juga: Perhatian Pemerintah untuk Tunjangan Guru dalam RUU Sisdiknas Dinilai Tepat

Baca juga: Demensia Juga Bisa Dialami Kaum Muda Lho, Ini Faktor Risiko dan Cara Mencegahnya

“Sehingga para pihak terkait perlu meningkatkan sinergitas dan langkah-langkah antisipatif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla secara umum, dan secara khusus untuk mencegah kejadian serupa di kemudian hari baik di jalan tol maupun fasilitas umum lainnya,” kata Basar dalam keterangan resmi, Minggu (25/9).

Basar menambahkan perlunya patroli yang intensif dari para pihak pengelola jalan tol untuk mereduksi kejadian serupa.

Basar berharap adanya edukasi kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, dan pihak pengelola lebih mengintensifkan patroli serta melakukan komunikasi dengan berbagai pihak terkait agar kejadian ini tidak terulang kembali di tempat lain.

“Beberapa langkah-langkah antisipasi yang perlu dilakukan yaitu memantau pemutakhiran data dan informasi dari BMKG dan web SiPongi (http://sipongi.menlhk.go.id), memberikan edukasi dan penyadartahuan tentang upaya pencegahan karhutla kepada masyarakat, pemasangan rambu bahaya kebakaran hutan di daerah yang tinggi intensitas, peningkatan peran masyarakat MPA, memastikan kesiapan infrastruktur penanggulangan karhutla, memastikan kecepatan respons, kerja sama antar instansi pentaheliks, serta adanya langkah penegakan hukum” jelas Basar.

Berdasarkan data BMKG, kondisi lapisan permukaan tanah bagian bawah dalam kondisi kering, sehingga pengawasan kegiatan pembakaran lahan perlu diperketat. Jika dalam kurun waktu 5 - 7 hari ke depan tidak terjadi hujan terutama di wilayah Jawa sebelah utara, maka kondisi lapisan permukaan tanah dapat meningkat menjadi kategori sangat kering. (H-3)

Baca Juga

DOK/PII

2.000-an Insinyur Indonesia sudah Bisa Berkiprah di Tingkat ASEAN

👤Bayu Anggoro 🕔Jumat 09 Desember 2022, 22:30 WIB
Sertifikat AER bertujuan untuk memberikan standardisasi dasar terkait profesi insinyur dalam menghadapi persaingan...
DOK.MI

Wakil Ketua MPR: Penanaman Nilai Pancasila Kikis Perilaku Koruptif

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 09 Desember 2022, 22:23 WIB
Hal itu disampaikannya dalam momentum peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang diperingati setiap 9 Desember setiap...
Dok. Kemendikbudristek

SMK Digital Bootcamp, Dorong Lahirnya Talenta Digital di Kawasan Industri dan Kawasan Ekonomi Khusus

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 09 Desember 2022, 22:00 WIB
SMK Digital Bootcamp merupakan program pelatihan intensif kepada perwakilan peserta didik dan guru dari SMK pelaksana program Berbasis...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya