Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
SCHNEIDER Electric, mengungkapkan pemanfaatan Artifical Intelligence (AI) perlu ditunjang dengan sistem arsitektur TI yang aman dan dapat memproses data secara cepat, tanpa latensi, dalam rangka meningkatkan ketahanan dan keandalan operasional.
Edge Computing, dalam hal ini, memungkinkan manajer TI dan manajer operasional mengelola dan mengolah data lebih dekat dengan sumbernya, dan mempersingkat proses transmisi data sehingga analisa data secara real time dapat dilakukan dengan lebih akurat, tanpa kendala jaringan.
Sejak sebelum pandemi, AI telah terbukti dapat menghadirkan berbagai terobosan dan membawa manfaat luar biasa yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan bagi berbagai industri dan fungsi bisnis.
Penerapan kemajuan AI telah membawa beragam manfaat dalam berbagai aspek kehidupan. Tatanan normal baru (new normal) mendorong adopsi AI dan teknologi Machine Learning (ML) untuk memberikan wawasan yang memungkinkan perusahaan untuk mengenali pola penggunaan, mempelajari kemampuan operasional mereka, meningkatkan kualitas perkiraan penjualan, menyederhanakan komunikasi, memberikan pengalaman yang dipersonalisasi, dan masih banyak lagi.
Yana Achmad Haikal, Business Vice President Secure Power Schneider Electric Indonesia & Timor Leste mengatakan, “Kehadiran AI telah mengubah fungsi komputer menjadi jauh lebih pintar dan mampu memenuhi kebutuhan hidup kita yang selalu berubah. Karena kemajuan ini, banyak industri akan dapat memanfaatkan Machine Learning untuk mempercepat proses dan mengurangi efek bias manusia."
"Akan tetapi untuk dapat mengoptimalkan fungsi AI, maka kualitas transmisi dan komputasi data sangat lah penting. Chief Information Officer (CIO) perlu memastikan bahwa kompleksitas data dan silo data dapat dikurangi dan memastikan platform yang tepat telah tersedia sebelum menerapkan AI. Dan hal terakhir yang sama pentingnya ialah pemrosesan data dan tempat di mana proses itu terjadi," sambung dia.
Penemuan dari IBM Global AI Adoption Index 2021 mengungkapkan bahwa hampir 90% dari profesional di bidang TI mengatakan bahwa kemampuan untuk melakukan pemrosesan data di tempat di mana data tersebut berada merupakan kunci dari adopsi teknologi AI. Di sinilah peran Edge Computing. Untuk dapat berfungsi secara maksimal, AI membutuhkan Edge Data Center yang tangguh yang berfokus pada penyimpanan data di lokasi untuk pemrosesan yang lebih cepat, keamanan yang lebih baik, dan kinerja yang lebih efisien.
Baca juga: Kesehatan Mental Adalah Fondasi untuk Masa Depan Anak
Edge Computing menawarkan beragam keuntungan bagi perusahaan-perusahaan yang hendak menerapkan AI atau meningkatkan kinerja AI yang digunakan, termasuk diantaranya kecepatan, kemungkinan pengambilan keputusan secara real-time, serta keamanan yang lebih baik secara fisik dan digital.
Kecepatan sangat dibutuhkan dalam penerapan AI, namun umumnya perusahaan dibebani dengan besarnya jumlah data mentah yang dipakai oleh AI. Dengan melakukan pemrosesan data di tempat (on-site), perusahaan dapat mengambil keputusan secara real-time karena proses berlangsung dengan lebih cepat. Pada akhirnya berdampak pada peningkatan produktivitas, dan penghematan biaya dengan menghindar biaya-biaya tak terduga seperti kerusakan mesin maupun downtime.
Di sisi lain, risiko keamanan data, baik secara fisik maupun digital menjadi kekhawatiran utama pelaku usaha di era digital ini. Aksesibilitas dan kompatibilitas perangkat adalah salah satu risiko keamanan terbesar di data center di mana third party plug ins dan perangkat Internet-of-things (IoT) lebih dari sekadar kenyamanan. Edge computing mengamankan data sensitif di titik terjauh dalam jaringan perusahaan. Singkatnya, Edge computing juga dapat mengisolasi dan melindungi data.
Selain itu, lebih luas lagi, AI juga banyak dimanfaatkan untuk meningkatkan dan mengevaluasi interaksi perusahaan dengan pelanggan. Perusahaan dapat memperoleh keunggulan kompetitif dengan melibatkan pelanggan mereka secara lebih tepat dan memprediksi kebutuhan mereka. Jika digabungkan dengan Edge, Edge AI dapat membuka kemungkinan baru bagi bisnis dalam berinteraksi dengan pelanggan mereka.
“Penggabungan antara AI dan Edge Computing akan menghasilkan manfaat yang luar biasa bagi pelaku industri. Dengan komputasi yang lebih cepat dalam menghasilkan wawasan, keamanan data yang lebih baik, serta kontrol operasional yang lebih efisien, tentu akan mendatangkan keuntungan kompetitif di era serba digital seperti saat ini. Selain itu, kehadiran jaringan 5G akan semakin menunjang pengalaman operasional yang bebas hambatan,” tutup Yana. (R-3)
Amazon umumkan investasi raksasa $200 miliar untuk AI dan robotika tahun 2026. Langkah ini kontras dengan pemangkasan sepertiga staf di Washington Post milik Jeff Bezos.
Mars berada pada jarak rata-rata sekitar 140 juta mil atau 225 juta kilometer dari Bumi. Jarak tersebut menyebabkan keterlambatan komunikasi, sehingga pengendalian rover secara langsung
NASA sukses menguji coba navigasi AI pada Rover Perseverance di Mars. Tanpa campur tangan manusia, AI kini mampu memetakan rute aman di medan ekstrem Planet Merah.
Ilmuwan gunakan AI 'AnomalyMatch' untuk menyisir 1.7 juta foto teleskop Hubble. Hasilnya, ditemukan ribuan anomali galaksi unik mirip ubur-ubur hingga hamburger.
Elon Musk resmi menggabungkan startup AI miliknya, xAI, ke dalam SpaceX. Langkah besar ini bertujuan menciptakan 'mesin inovasi' untuk ambisi Mars.
Bintang country Lainey Wilson tampil elegan di Grammy Awards 2026. Simak komentarnya soal perubahan kategori musik country dan penolakan keras terhadap AI.
Tech Data, anak perusahaan TD SYNNEX, resmi menjalin kerja sama strategis dengan Sangfor Technologies untuk menghadirkan solusi infrastruktur teknologi informasi (TI) terintegrasi.
Kecerdasan buatan, kemajuan dalam teknologi pencitraan dan peningkatan teknologi komunikasi, telah dan akan terus mempengaruhi industri.
Ksema adalah layanan key management berbasis hardware security module (HSM) dengan sertifikasi standar internasional.
SALAH satu yang dipelajari di Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Informasi yaitu Network Designer. Ini merupakan profesi yang dapat digeluti para lulusan sarjana tersebut.
Ini adalah inovasi digital berbasis web yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan data-data akademik, mulai dari absensi, nilai, jadwal, hingga laporan pembelajaran.
Meski sudah mempunyai fitur keamanan, diperlukan solusi tambahan yang andal dalam mem-backup dan mereplikasi data perusahaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved