Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
NAMA ALLAH yang terindah atau asmaul husna yang kita bahas kali ini ada dua yaitu Al-Qabidh dan Al-Basith. Pasalnya, kedua nama Allah itu saling berkaitan. Karenanya, disarankan disebut secara bersamaan.
Tengok firman Allah subhanahu wa taala yang berarti, "Dan Allah menyempitkan dan melapangkan. Dan kepada-Nya kamu dikembalikan."
Dalam kitab Sya'nu Ad-Du'a, Al-Hafiz Al-Khattabi yang menulis, "Pada yang semacam dua asma ini, terbilang baik mempersamakan dan menyambung penyebutan yang satu dengan lain supaya lebih menginformasikan kuasa-Nya dan lebih menunjukkan hikmah."
Baca juga: Asmaul Husna: Allah Al-Hakam yang Menetapkan Hukum Sebab Akibat
Bahkan, lanjut Al-Khathabi, jika seseorang menyebut Al-Qabidh tanpa menyertakan Al-Basith seolah-olah ia telah mengerdilkan kandungan sifat Allah menjadi terkesan merintangi hamba dari memperoleh rezeki tanpa melapangkan.
Sekarang kita bahas makna dari dua asma ini. Al-Qabidh bermakna Zat Yang Menyempitkan. Al-Basith punya arti Zat Yang Melapangkan. Biasanya dua asma ini hanya dikaitkan pada urusan rezeki.
Baca juga: Asmaul Husna As-Sami Maha Mendengar Semua Suara tanpa Telinga
Dilansir dari @limofficial_lirboyo di Instagram, Imam al Ghazali memaparkan makna keduanya secara lebih luas dalam kitab Al-Maqshad Al-Asna. Menurutnya, sebagai Al-Qabidh, Allah menggenggam ruh dari jasad kala makhluk dimatikan. Sebagai Al-Basith, Dia meniupkan ruh ke dalam jasad ketika makhluk dihidupkan.
Dalam urusan sedekah, Allah menggenggamnya dari orang-orang kaya selaku Al-Qabidh lalu menyalurkannya kepada orang orang fakir selaku Al-Basith.
Baca juga: Asmaul Husna Allah Al-Hasib yang Mencukupi Semua Kebutuhan Makhluk
Sedangkan untuk persoalan rezeki, Al-Basith membentangkannya kepada orang-orang kaya hingga tak ada lagi kebutuhan mereka yang tersisa. Al-Qabidh menyempitkannya dari orang-orang fakir sampai habis alias kekuatan mereka tak bersisa.
Demikian dua asma ini mengandung makna yang bertentangan tetapi saling mengisi demi menampilkan wujud kemahakuasaan-Nya. (OL-14)
Apa doa Nabi Khidir yang diajarkan kepada Ali bin Abi Thalib? Berikut penjelasannya.
Seorang selebgram transgender Indonesia menjadi sorotan setelah melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci dengan mengenakan hijab syar'i, pakaian yang biasa dikenakan perempuan Muslim.
Apa saja urutan dan bacaan zikir sore atau petang? Berikut uraiannya.
Pertanyaannya, mengapa telinga bayi yang baru lahir dianjurkan untuk diazani? Berikut penjelasannya.
BANYAK musibah terjadi di sekitar kita. Ada doa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW agar kita dilindungi Allah dari musibah yang kita saksikan untuk selamanya.
Untuk mendekatkan diri kepada Allah bisa kalian lakukan dengan beberapa cara. Tentu cara yang paling utama adalah dengan melaksanakan ibadah dan kewajiban sebagai umat Muslim.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved