Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Tim Peneliti Arkeologi Nasional meraih penghargaan Achmad Bakrie XVIII 2022 dalam kategori Sains atas rentetan temuan aneka lukisan figuratif tertua di dunia di gua purba Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan. Temuan ini menggeser paradigma arkelogi Indonesia dan memperkaya pengetahuan tentang evolusi kognitif di Bumi.
Para peneliti itu bernama Adhi Agus Oktaviana dan Budianto Hakim yang merupakan Peneliti Pusat Riset Arkeometri (PRA) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Pindi Setiawan, Basran Burhan, dan Rustan LP Santari yang merupakan kalangan akademisi dan praktisi cagar budaya.
Penemuan lukisan di dinding gua bergambar babi hutan dinobatkan sebagai lukisan tertua di dunia. Lukisan yang diperkirakan berusia 45.500 tahun itu ditemukan di Gua Leang Tedongnge, Maros, Sulawesi Selatan pada Desember 2017. Adhi Agus menjelaskan proses pengambilan sampel hingga mendapatkan hasil.
"Sampel yang dambil pada lukisan tersebut dibawa ke lab, dan setelah dianalisis dengan metode uranium series, keluar umur 45.500 tahun yang lalu," kata Adhi, Minggu (14/8).
Tim peneliti arkeologi juga menemukan seni lukisan di situs lainnya yang berada di Leang Bulu Sipong, Sulawesi. Lukisan tersebut berusia antara 35.100 tahun hingga 43.900 tahun. Adhi Agus menceritakan di situs ini terdapat figur Therianthropy, yaitu gambar setengah manusia dan setengah binatang. Lukisan tersebut juga menggambarkan kegiatan perburuan tertua di dunia.
Hal senada dikatakan Rustan LP Santari, bahwa orang-orang jaman purba diduga telah membuat lukisan tersebut dengan cara melukis dengan menggunakan kuas yang bisa saja di masa itu dibuat dari bahan akar-akaran atau ranting-ranting yang dimodifikasi. "Cara yang kedua, khususnya untuk lukisan gambar tangan adalah dengan cara meletakkan tangan di dinding gua kemudian di beri pewarna," jelas Rustan.
Budianto Hakim mengutarakan bahwa setelah rentetan penemuan yang dimulai dari tahun 2014 hingga sekarang, menjelaskan bahwa leluhur kita di nusantara ini lebih menonjol dibanding leluhur bangsa Eropa. "Ini memperkuat pondasi ataupun konstruksi identitas kebangsaan kita," ujarnya. (Dis)
Dalam kegiatan ini, Vivienne bersama tim ahli lainnya turut memberikan wawasan mengenai bagaimana benda-benda ini menggambarkan perjalanan budaya yang kaya di Batam dan sekitarnya.
Punya rencana liburan yang berbeda dari biasanya? Mengunjungi museum olahraga di berbagai penjuru dunia bisa jadi pilihan liburan yang tak hanya menghibur, tetapi juga penuh dengan sejarah.
UPAYA segera menindaklanjuti proses repatriasi sejumlah benda bersejarah ke tanah air merupakan bagian penting dalam pembangunan sektor kebudayaan nasional.
Pengetahuan tentang kriteria sebuah warisan zaman dulu dapat diklasifikasikan sebagai cagar budaya masih minim di tengah masyarakat Indonesia.
Pada Juli lalu, kolektor seni asal Australia, Michael Abbot telah menghibahkan enam lembar Al-Quran tulis tangan abad ke 17 kepada Museum Negeri NTB.
Selama kunjungan ke Burkina Faso pada 2017, Presiden Prancis Emmanuel Macron berjanji untuk mengembalikan ‘warisan’ Afrika ini dalam waktu lima tahun.
PERAYAAN Imlek kini tidak lagi sembunyi-sembunyi. Imlek bahkan sudah menjadi bagian dari perayaan hari besar dan tradisi budaya masyarakat Indonesia yang multipluralis.
BPIP bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Indonesia (P3SI) menyelenggarakan Seminar Nasional Sejarah Pancasila
Bonnie Triyana meresmikan pameran revolusi di Jakarta yang menghadirkan narasi baru sejarah kemerdekaan lewat karya seni dan perspektif kemanusiaan.
DI tengah pesatnya transformasi digital saat ini, pergeseran juga terjadi di ruang narasi sejarah. Kondisi tersebut membuat narasi sejarah bertransformasi di ruang digital.
Sutradara Aldo Swastia menyebut tidak ada patokan pasti dalam menentukan batas antara fakta dan fiksi yang harus dikembangkan terutama dalam film bertema sejarah atau kepahlawanan.
Penilaian terhadap Pak Harto harus dilakukan dengan pendekatan akademik yang berimbang,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved