Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
LEMBAGA training berbasis ilmu-ilmu Al Qur’an dan hadist, PPA Institute meluncurkan buku terbarunya yang berjudul Get The Miracle.
Acara yang berlangsung secara daring ini dihadiri oleh lebih dari 1000 warganet melalui platform Zoom dan channel Youtube dengan menghadirkan Rezha Rendy, penulis sekaligus pendiri dari lembaga tersebut.
Buku ketiga dari trilogi Pola Pertolongan Allah ini pun disambut antusias oleh masyarakat khususnya para alumni PPA Institute yang saat ini telah mencapai lebih dari 120.000 orang di seluruh Indonesia.
Dalam keterangan pers, Minggu (31/7), penulis buku Rezha Rendy mengatakan, buku ketiga ini merupakan hasil dari observasinya selama 8 hingga 9 tahun terakhir terhadap dirinya dan para alumni.
Jika di buku pertama Pola Pertolongan Allah dan buku kedua Pesan CInta-Nya lebih fokus pada penguatan tauhid, maka di buku terbaru ini lebih menitikberatkan kepada peningkatan ketakwaan dan ibadah agar bisa mendapatkan keajaiban solusi dari berbagai permasalahan hidup.
Baca juga: Diosetta, Lepas Status Karyawan untuk Jadi Penulis Cerita Horor
“Kami berterima kasih kepada para pembaca dua buku sebelumnya yang sudah memberikan kesaksian setelah mengaplikasikan apa yang ditulis dalam buku tersebut, bahwa tauhid bisa menjadi bagian dari solusi hidup," jelasnya.
"Sudah ribuan testimoni yang kami dapatkan dari mereka yang membaca, antara lain seperti utang yang bertahun-tahun bisa lunas lebih cepat, penyakit menahun yang bisa sembuh total, punya anak, rumah tangga kembali harmonis, ketemu dengan jodohnya, dapat beasiswa dan sebagainya," tutur Rendy.
"Tentu ini adalah anugerah dari Allah SWT yang wajib kami syukuri,” ucapnya.
Rendy menegaskan bahwa solusi hidup bukanlah tujuan akhir dari langkah-langkah yang diperkenalkan oleh PPA Institute, melainkan hanya penguat dan pengingat bagi mereka yang sedang kelelahan di jalan takwa.
“Jangan fokus pada keajaibannya, cukup fokus untuk meningkatkan ketakwaan kita dalam beribadah kepada Allah SWT.”
Mengaplikasikan ajaran Islam yang bersumber dari A Qur’an dan sunnah-sunnah Nabi Muhammad saw merupakan cara ia sebut dengan istilah “membumikan tauhid sebagai solusi hidup”.
“Ada peserta yang bercerita bahwa jantung anaknya bocor empat katup. Setelah menjalani langkah-langkah yang diajarkan oleh PPA Institute, hanya beberapa hari keempat jantungnya kembali normal," jelasnya.
"Termasuk juga kisah seorang peserta yang ayahnya terkena radikulopati (saraf terjepit), setelah mengaplikasikan langkah-langkah yang diajarkan dari buku, beliau tidak jadi dioperasi dan bisa membawa mobil lagi,” tuturnya.
Saat ini PPA Institute telah menyelenggarakan pelatihan di 140 kota di Indonesia dengan lebih dari 2.300 angkatan. Beberapa kategori program seperti spiritual, keluarga, bisnis, pengembangan diri, dan kesehatan.
Pada program Spiritual, PPA Institute menyelenggarakan Private Class, Mentoring, The Happiness Journey, dan sebagainya, sementara untuk keluarga ada program PPA for Kids, PPA for Family dan lain-lain.
“Untuk level korporasi, kami juga ada program PPA for Peak Performance (Coaching), Spiritual Capital, dan PPA for Business. Lalu ada PPA for Healing dan EOA Health Care untuk kategori Kesehatan, serta Heart Mastery Training untuk pengembangan diri,” jelas Rendy.
Selain training, PPA Institute saat ini juga sedang proses membangun Kampung Cahaya Peradaban, sebuah pesantren agrowisata di kawasan Subang, Jawa Barat, seluas 30 hektare yang akan menjadi lokasi terpadu untuk membina masyarakat dari sisi spiritual, finansial dan sosial.
“Di dalamnya nanti ada masjid sebagai pusat kegiatan membangun kebaikan-kebaikan, One Qur’an Institute untuk mendidik santri-santri, anak yatim dan umat menjadi penghafal dan penghidup Al Qur’an, wisata pertanian, peternakan dan perikanan. Harapan kami nantinya akan tercetak sumber daya manusia berkualitas dari wilayah ini,” tutupnya. (RO/OL-09)
Hendri Satrio menjelaskan, karya tersebut lahir dari keresahannya melihat pola komunikasi pejabat yang seringkali memicu polemik.
Ekoteologi bukan sekadar konsep akademik, melainkan kerangka berpikir yang menghubungkan manusia, alam, dan Tuhan.
Priyambudi Sulistiyanto resmi meluncurkan bukunya, Finding Kapiten Boodieman, dalam sesi Book Launch di Ubud Writers & Readers Festival 2025
Karya GKR Hemas berhasil menggambarkan dinamika peran DPD RI sejak reformasi hingga kini, serta menegaskan pentingnya memperkuat hubungan antara pusat dan daerah.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengapresiasi peluncuran buku bertajuk yang ditulis dr Inez Nimpuno, MPS, MA, sebagai upaya menggencarkan edukasi tentang kanker payudara.
Buku kaya antropolog Jepang, Prof. Mitsuo Nakamura berjudul ‘Mengamati Islam di Indonesia 1971–2023’ Selasa (23/9) diluncurkan di Gedung Sardjito Universitas Islam Indonesia.
Secara medis, puasa yang dilakukan dengan pengawasan orang tua dapat membantu anak belajar pola makan teratur dan mengurangi kebiasaan jajan berlebihan.
Agama Jennifer Coppen kerap menjadi topik yang banyak dicari publik, terutama oleh penggemar yang ingin mengenal lebih dekat kehidupan pribadi aktris muda ini.
pentingnya memahami perbedaan terjemahan dan tafsir Al-Qur’an antar kelompok Islam sebagai bagian dari kekayaan intelektual dan khazanah pemikiran umat.
Cak Imin mengatakan santri dan pesantren memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan bangsa dan meneguhkan nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin.
Said Agil Husin Al Munawar, menegaskan bahwa Al Quran sejak lama telah memberikan peringatan kepada manusia untuk tidak membuat kerusakan di Bumi.
Indonesia menjadi pusat industri film negara-negara Islam itu bukan hal yang mustahil karena penduduk kita sangat besar dan didominasi oleh umat Islam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved