Jumat 15 Juli 2022, 07:45 WIB

Ayo Kenali BA.5, Varian Omikron Penyebab Infeksi Covid-19 Berulang

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Ayo Kenali BA.5, Varian Omikron Penyebab Infeksi Covid-19 Berulang

AFP/Handout / National Institute of Allergy and Infectious Diseases
Foto virus korona yang diambil menggunakan mikroskop elektron.

 

VARIAN BA.5 dari keluarga Omikron adalah varian terkini virus korona yang memicu gelombang baru covid-19 di seluruh dunia.

Menurut laporan terbaru Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), varian itu berada di balik 52% kasus pada akhir Juni, naik dari 37% dalam sepekan.

Di Amerika Serikat (AS), varian ini diperkirakan menjadi penyebab sekitar 65% kasus covid-19.

Baca juga: Pakar Pastikan Prokes Ampuh Cegah Omikron BA.4 dan BA.5

BA.5 bukan varian baru. Pertama kali ditemukan pada Januari, varian itu telah dipantau oleh WHO sejak April.

BA.5 adalah saudara dari Omikron, varian yang mendominasi dunia sejak akhir 2021, dan pemicu lonjakan kasus di banyak negara, termasuk Afrika Selatan, tempat varian itu pertama ditemukan, Inggris, dan Australia.

Kasus-kasus infeksi virus korona di seluruh dunia kini meningkat selama empat pekan berturut-turut, menurut data WHO.

Kenapa cepat menyebar?

Seperti saudara dekatnya, BA.4, BA.5 memiliki kemampuan yang baik untuk menghindari perlindungan imun yang diperoleh dari vaksinasi atau infeksi sebelumnya.

"Dengan kemampuan itu, BA.5 memiliki kelebihan dalam penyebaran dibandingkan dengan turunan-turunan Omikron yang beredar," kata kepala tim teknis bidang covid-19 di WHO Maria Van Kerkhove,  dikutip Jumat (15/7).

Bagi kebanyakan orang, hal itu berarti varian itu mampu menginfeksi ulang seseorang, meskipun orang tersebut baru saja sembuh dari covid-19.

Van Kerkhove mengatakan WHO sedang mendalami laporan kasus-kasus infeksi berulang.

"Kami punya cukup bukti bahwa orang-orang yang pernah terkena Omikron terinfeksi lagi dengan BA.5. Tidak ada keraguan tentang hal itu," ujar pakar virologi dan peneliti vaksin di Mayo Clinic di Rochester, Minnesota Gregory Poland.

Jika BA.5 menjadi varian yang umum ditemukan sekarang, hal itu semata-mata karena banyak orang pernah terinfeksi Omikron, menurut para peneliti.

Tidak lebih parah

Meski peningkatan kasus telah menyebabkan lebih banyak orang yang dirawat di sejumlah negara, angka kematian tidak bertambah secara drastis.

Hal itu sebagian besar disebabkan oleh vaksin, yang tetap melindungi penerimanya dari penyakit parah dan kematian akibat covid-19.

Para produsen dan regulator juga berusaha mengembangkan vaksin yang langsung menyasar varian-varian baru Omikron.

Belum ada bukti bahwa BA.5 lebih berbahaya daripada varian Omikron lainnya, kata Van Kerkhove, meskipun lonjakan kasus dapat membebani layanan kesehatan dan membawa risiko long covid kepada lebih banyak orang.

WHO dan para ahli lainnya juga mengatakan bahwa pandemi saat ini, yang berkepanjangan akibat ketidaksetaraan vaksin dan keinginan banyak negara untuk 'hidup bersama dengan covid-19, hanya akan menciptakan lebih banyak varian baru yang sulit diprediksi.

Para ilmuwan kini sedang mencermati BA.2.75, yang pertama kali terdeteksi di India. Varian itu memiliki sejumlah besar mutasi dan menyebar dengan cepat.

WHO, Selasa (12/7), mengatakan pandemi covid-19 masih menjadi darurat kesehatan global, dan negara-negara harus mempertimbangkan aturan kesehatan publik seperti memakai masker dan menjaga jarak ketika kasus melonjak, selain vaksinasi.

"Apa yang secara fundamental tidak dipahami masyarakat adalah bahwa ketika ada penularan yang tinggi di komunitas, (virus) ini akan bermutasi," kata Poland. "Tidak ada yang tahu apa yang terjadi berikutnya. Kita sedang bermain api." (Ant/OL-1)

Baca Juga

Ist

Dukung Industri Fesyen Tanah Air, Oppo Bazaar Fashion Festival Digelar

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 08 Agustus 2022, 11:03 WIB
Peragaan busana ini pun menggandeng beberapa tokoh ternama seperti Adrian Gan & Sonderlab, Tangan & Anton Ismael, serta Lulu...
ANTARA /Nyoman Hendra Wibowo

BMKG Dukung Petani dan Nelayan Antisipasi Cuaca Ekstrem

👤 Atalya Puspa 🕔Senin 08 Agustus 2022, 10:45 WIB
Salah satu upaya yang dilakukan BMKG adalah dengan membuat sekolah lapang sebagai platform yang didesain untuk memfasilitasi literasi...
ANTARA/Ari Bowo Sucipto

Presien Minta BMKG Identifikasi Ancaman dan Dampak Perubahan Iklim secara Menyeluruh

👤Andhika Prasetyo 🕔Senin 08 Agustus 2022, 10:45 WIB
Presiden Joko Widodo memerintahkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk mengidentifikasi risiko perubahan iklim dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya