Rabu 29 Juni 2022, 17:25 WIB

Usulkan Keanggotaan Dewan ITU Region E, Menkominfo: Indonesia Bawa 3 Agenda

mediaindonesia.com | Humaniora
Usulkan Keanggotaan Dewan ITU Region E, Menkominfo: Indonesia Bawa 3  Agenda

ANTARA/Rivan Awal Lingga
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate

 

PEMERINTAH Republik Indonesia mengajukan pencalonan dalam Pemilihan Anggota Dewan International Telecommunication Union (ITU) Region E Australasia Tahun 2023-2026. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menyatakan Indonesia mengusulkan tiga fokus agenda sejalan dengan misi ITU yaitu Connecting the Unconnected.

"Ada tiga fokus utama tersebut yakni Capacity Building, Women Empowerment, dan Connecting the Unconnected. Indonesia optimistis mampu mewakili seluruh negara anggota ITU, khususnya negara anggota di Region E, sebagai Council Member di ITU periode 2023- 2026. Dalam periode pembentukan Dewan ITU berikutnya, Indonesia juga akan fokus pada misi yang selaras dengan tujuan akhir ITU yaitu Connecting the Unconnected," tandasnya dalam acara Jakarta Reception for ITU Candidacies, di Hotel Raffles, Jakarta Selatan, Selasa (28/6).

Menkominfo menjelaskan Pemerintah RI telah menyusun Roadmap Transformasi Digital Nasional 2021-2024. Peta jalan itu menjadi pedoman untuk perjalanan mewujudkan bangsa digital melalui empat pilar utama yang meliputi infrastruktur digital, pemerintahan digital, masyarakat digital, dan ekonomi digital.

"Dengan semangat yang sama, Indonesia berkomitmen untuk menghubungkan dunia yang tidak terhubung melalui pengembangan infrastruktur digital, pembuatan aplikasi, dan layanan yang inklusif, tanpa meninggalkan siapa pun," tuturnya.

Menurut Johnny, ketersediaan akses bagi semua orang akan memungkinkan setiap warga negara untuk berkembang. "Ada daerah di seluruh dunia yang belum tercakup dengan infrastruktur TIK yang memadai. Sekitar 2,9 miliar orang tetap tidak terhubung sampai sekarang. Dalam upaya memberdayakan manusia, kita perlu memberi mereka akses dan peralatan untuk berkembang," jelasnya.

Di hadapan duta besar negara-negara anggota ITU untuk Indonesia yang hadir, Menkominfo menyatakan Indonesia akan melanjutkan semangat untuk memberdayakan perempuan. Menurutnya, Pemerintah RI mendorong pemberdayaan dan keterlibatan perempuan dalam berbagai kegiatan, program, dan posisi kepemimpinan ITU.

"Kami percaya bahwa potensi masa depan tidak terungkap dengan sepenuhnya, sehingga perlu memberdayakan perempuan dan mendorong kontribusi mereka dalam berbagai bagian kegiatan ITU. Untuk itu, kita perlu memberi perempuan lebih banyak akses, ruang, dan kesempatan untuk tumbuh dan terlibat dalam menjalankan pekerjaan negara-negara anggota ITU," jelasnya.

Menkominfo menegaskan komitmen Pemerintah RI untuk mengembangkan literasi digital, keterampilan serta bakat dan memastikan upaya pemberdayaan dapat diakses oleh semua orang. Kementerian Kominfo sudah menerapkannya melalui program Digital Talent Scholarship (DTS).


Baca juga: Art Moments Jakarta Online 3 Hadirkan Malam Spesial untuk Pencinta Seni dan Fesyen


"Program Digital Talent Scholarship, bertujuan untuk meningkatkan keterampilan digital dan literasi digital bagi masyarakat," tandasnya.

Johnny menyatakan sebagai bangsa dengan jumlah penduduk yang besar, Pemerintah RI meyakini setiap upaya untuk mendorong kemajuan peradaban harus dimulai dari intinya, yaitu rakyat.

"Dalam konteks domestik, Indonesia menjunjung tinggi pentingnya aspek kemanusiaan dalam kebangkitan dunia digital. Tidak peduli seberapa maju dunia, tidak peduli seberapa besar perubahannya, orang-oranglah yang harus kita berdayakan terlebih dahulu. Itulah manusia, dengan rasa ingin tahu dan semangat mencari jawaban, menilai itulah satu-satunya cara mendorong dunia menuju kemajuan," jelasnya.

Sebagai tuan rumah pada penyelenggaraan Presidensi G20 tahun ini, Menteri menjelaskan Indonesia mengusung tema 'Recover Together, Recover Stronger'. Sejalan dengan tema itu, untuk Digital Economy Working Group (DEWG), Indonesia mengedepankan pembahasan mengenai Digital Skills dan Digital Literacy sebagai salah satu isu.

"Ada tiga isu utama dalam DEWG yakni Post Covid-19 Recovery and Connectivity, Digital Skills and Digital Literacy, serta Cross-Border Data Flow and Data Free-Flow with Trust," tuturnya.

Sebagai calon anggota Dewan ITU, Pemerintah RI menegaskan akan terus mendorong untuk membuktikan lebih banyak program dan kegiatan melalui peningkatan kapasitas untuk semua negara anggota ITU.

"Terutama mereka yang termasuk dalam kategori negara-negara berkembang, negara-negara kurang berkembang, negara-negara berkembang pulau kecil, negara-negara berkembang yang wilayahnya terkurung daratan (tidak memiliki laut) dan negara-negara dengan ekonomi dalam peralihan (transisi)," tandasnya.

Dalam acara itu, Menkominfo didampingi Sekjen Kemenkominfo Mira Tayyiba; Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Ismail; Dirjen Aplikasi Informatika Semuel A Pangerapan, dan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Hary Budiarto.

Hadir pula Sekretaris Ditjen PPI Wayan Toni Supriyanto; Direktur Telekomunikasi Ditjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Aju Widyasari; Direktur Penataan Sumber Daya Ditjen SDPPI Denny Setiawan; Kepala Pusat Kelembagaan Internasional Kemenkominfo Ichwan Makmur Nasution; serta Kepala Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) Yogyakarta Noor Iza. (RO/S-2)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

HUT ke-77 RI, Nadiem: Lanjutkan Gotong Royong, Wujudkan Merdeka Belajar

👤Faustinus Nua 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 11:40 WIB
Kepada seluruh pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik di seluruh Tanah Air, mari lanjutkan gotong royong kita untuk memulihkan...
ANTARA/ Asprilla Dwi Adha

Kampanye The Rising Tide Kumpulkan 68 Ton Sampah dari Rumah Tangga

👤 Atalya Puspa 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 11:05 WIB
The Rising Tide sesuai semangatnya diharapkan dapat memberikan arah pemikiran baru di masyarakat untuk mempunyai gaya hidup yang minim...
ANTARA FOTO/Galih Pradipta

HUT RI ke-77, Menpora Harap Bangsa Indonesia Makin Optimistis Hadapi Tantangan

👤 Rifaldi Putra Irianto 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 10:41 WIB
Menurut Menpora, 77 tahun kemerdekaan Indonesia, maka harapan Indonesia ke depan terbentang luas, walaupun sekarang ini tantangannya tidak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya