Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Nusa Cendana (Undana) Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi kampus dengan jumlah peserta Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah terbanyak yang diterima di jalur SBMPTN 2022. Dari 125 PTN, Undana menempati urutan pertama dengan menerima 2.195 peserta KIP Kuliah, kemudian diikuti Universitas Negari Makassar dengan 2.124 peserta dan Universitas Negeri Surabaya 2.061 peserta.
"Yang pertama dari Universitas Nusa Cendana 2.195 yang diterima dari KIP Kuliah dan ini yang terbanyak," papar Ketua LTMPT Mochamad Ashari dalam konferensi pers, Kamis (23/6).
Selanjutnya, diurutan keempat ada Universitas Lampung dengan 2.048 peserta KIP Kuliah, Universitas Trunojoyo Madura (1.972), Universitas Negeri Padang (1.925), Universitas Haluoleo (1.811), Universitas Negeri Gorontalo (1.810), Universitas Tadulako (1.795), Universitas Negeri Medan dengan 1.773 peserta KIP Kuliah.
"Jadi KIP Kuliah itu adalah program pemerintah yang memberi panduan beasiswa kepada adik-adik kita yang secara ekonomi memerlukan bantuan. Kita lihat betapa efektifnya KIP Kuliah ini untuk anak-anak kita yang ingin yang mungkin sebelumnya tidak punya cita-cita untuk kuliah," tuturnya.
Sementara itu, untuk provinsi penerima KIP Kuliah terbanyak ada di Jawa Timur dengan 9.679 peserta. Urutan kedua ada Sumatera Utara dengan 6.296 peserta dan urutan ketiga Jawa Tengah sebanyak 5.661 orang.
Kemudian ada juga Provinsi Jawa Barat dengan 4.271 peserta KIP Kuliah yang diterima, Sumatera Barat (4.014), NTT (3.809), Sulawesi Selatan (3.698), Aceh (3.105), Sulawesi Tenggara (2.188) dan Lampung (2.056).(H-1)
Amartha Fellowship Bootcamp diikuti oleh 60 penerima beasiswa dan berlangsung selama empat hari.
Universitas Budi Luhur (UBL) terus mempertegas komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga nasional sekaligus membawa pendidikan tinggi Indonesia ke panggung dunia.
Anwar-Reny mencatat capaian program BERANI di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, mulai dari 23.568 beasiswa hingga layanan kesehatan bagi 135.084 warga.
Farhan menyebut, dalam pendekatan yang lebih logis, penerima beasiswa negara seharusnya memiliki komitmen moral untuk kembali dan berkontribusi bagi Indonesia.
EMPAT alumni telah mengembalikan dana sebesar Rp1 hingga Rp2 miliar karena terbukti dijatuhi sanksi akibat tak menjalankan kewajiban mereka. Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDP
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) masih menghitung besaran dana beasiswa yang akan dikembalikan oleh alumni Arya Iwantoro, suami Dwi Sasetyaningtyas
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved