Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI IX DPR RI mendesak Kementerian Kesehatan dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk mempersiapkan transformasi teknologi kesehatan untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI yang juga pimpinan sidang Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kemenkes dan BPJS Kesehatan, Ansory Siregar mengatakan, pihaknya ingin memastikan adanya payung hukum untuk pengembangan dan penggunaan Indonesia Health System (IHS) dalam sistem kesehatan Nasional dengan tetap mengutamakan perlindungan data pribadi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
"Menyusun roadmap pengembangan Indonesia Health System, memastikan interkoneksi dan interoperabilitas data sesuai dengan standar internasional," kata Ansory dalam RDP bersama Kemenkes dan BPJS, Senin (30/5).
Dia menambahkan, pihaknya juga meminta Kemenkes untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan pengembangan IHS, dengan mengunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Golkar Saniatul Lativa mengapresiasi rencana pengembangan aplikasi tersebut mengingat memang Indonesia membutuhkan transformasi dalam sistem pelayanan kesehatan.
"Apalagi dengan adanya pandemi covid-19 ini secara tidak langsung memaksa kita untuk menciptakan inovasi-inovasi terbaru dalam memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal," sebutnya
Dia juga meminta Kemenkes agar menjelaskan urgensinya pembuatan aplikasi itu kepada masyarakat dan implementasi untuk membantu masyarakat tersebut.
Baca juga : 31,4 Juta Masyarakat Rentan dan Umum Telah Divaksinasi Booster
"Masyarakat kita masih banyak belum mengerti operasi gawai atau aplikasi-aplikasi seperti ini. Peduli lindungi saja masih banyak masyarakat yang bingung," ujarnya.
Kemenkes juga seharusnya juga melakukan kajian mengenai kesiapan masyarakat dalam memanfaatkan aplikasi tersebut untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
"Jangan sampai dengan adanya aplikasi ini justru akan menyulitkan masyarakat dalam berobat nantinya," lanjutnya.
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pengembangan sistem besar itu memang mengunakan sistem-sistem yang ada saat ini di masing-masing rumah sakit dan fasilitas kesehatan di tanah air.
"Jadi tidak terlalu besar pengembangan yang dilakukan Kemenkes karena kita hanya membangun platform atau interkonektivitas antara sistem-sistem besar yang sudah ada, termasuk sistemnya di BPJS Kesehatan," tuturnya.
Dia menambahkan, aplikasi itu bisa segera selesai dan diluncurkan pada Juni mendatang. Selanjutnya akan diberikan waktu setahun untuk proses transisi kepada 91 infrastruktur fasilitas kesehatan yang berpartisipasi.
"Sehingga para fasilitas kesehatan bisa mengkoneksikan sistem mereka ke platform Kemenkes dan akan kita lihat progresnya seperti apa, baik itu terkait keamanan yang dilakukan oleh BSSN dan Kominfo," pungkasnya. (OL-7)
Perkembangan dunia digital harus diimbangi dengan sistem perlindungan yang memadai bagi setiap warga negara, termasuk perempuan dan anak, dari ancaman yang menyertainya.
Di tengah gaya hidup yang semakin dinamis, fungsi wewangian mulai bergeser dari sekadar pelengkap penampilan menjadi bagian dari ekspresi personal.
PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) menegaskan posisinya sebagai pionir inovasi teknologi di industri pasar modal Indonesia melalui peluncuran versi terbaru LADI.
Industri brokerage properti di Indonesia telah mengalami perubahan signifikan dalam lima tahun terakhir. Pergeseran perilaku konsumen yang semakin rasional dan berbasis data
Upaya meningkatkan literasi dan pengelolaan keuangan karyawan semakin menjadi fokus dalam transformasi digital dunia kerja.
Amazon bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) kembali menggelar program Amazon Girls’ Tech Day untuk menginspirasi dan mempersiapkan generasi perempuan menghadapi masa depan.
Kepala BGN Dadan Hindayana berharap penerima manfaat dan pekerja yang terlibat dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat terlindungi dengan BPJS Kesehatan.
Selain jaminan melalui BPJS, Pemprov Kalteng juga menyiapkan jaring pengaman tambahan bagi warga tidak mampu yang belum terdaftar namun mengalami kondisi gawat darurat.
Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menekankan pentingnya sistem jaminan kesehatan nasional.
Mensos Saifullah Yusuf mengatakan peserta PBI BPJS Kesehatan dari 11 juta 896 peserta PBI BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan, sudah aktif kembali
SOSIOLOG dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Dr. Tantan Hermansah menjelaskan perlunya edukasi agar masyarakat menerapkan pola hidup sehat dan bayar iuran untuk peserta BPJS Kesehatan
Mensos Gus Ipul umumkan 869 ribu peserta PBI JKN aktif kembali setelah sempat dinonaktifkan. Simak skema reaktivasi dan syarat kelayakan terbarunya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved