Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA memberangkatkan 99.489 calon jemaah haji (calhaj) tahun ini. Mayoritas calhaj sudah melunasi biaya pemberangkatan.
"Yang sudah melunasi 95.807 jemaah, yang belum melunasi 3.682 orang. Sehingga 96,30 persen sudah melunasi," kata Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dalam rapat kerja (raker) bersama Komisi VIII di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (30/5).
Baca juga: Kontrak Konsumsi, Akomodasi, dan Transportasi Haji Sudah 100 Persen
Eks Wakil Ketua Komisi II itu menyampaikan jumlah tersebut terdiri dari jemaah haji reguler dan khusus. Jumlah jemaah haji reguler yang sudah melunasi iuran haji yaitu 96,65 persen.
"Jemaah haji reguler yang berhak melunasi sejumlah 92.825 jemaah, dan yang sudah melunasi 89.715 jemaah, sehingga yang belum melunasi 3.110 jemaah," ungkap dia.
Sedangkan jumlah jemaah haji khusus 6.664 jemaah. Yang sudah melunasi 6.092 orang. "Belum melunasi 572 jemah. Jadi yang yang sudah melunasi sekitar 91,42 persen," ujar dia. (H-3)
Para peserta mulai menemukan nilai-nilai penting seperti kedisiplinan, kegembiraan, dan kekompakan selama mengikuti pelatihan.
Pemahaman terhadap regulasi media sosial di Arab Saudi menjadi hal penting yang wajib ketuhui, baik oleh petugas maupun jemaah haji.
Jemaah haji diharapkan mulai membangun kebiasaan positif sejak dini untuk menghadapi perbedaan iklim dan aktivitas fisik yang berat di Arab Saudi.
Metode pendidikan dan pelatihan (diklat) dengan konsep semimiliter menjadi pendekatan baru dalam membentuk karakter petugas haji yang akan melayani jemaah.
Beberapa peserta diklat diketahui mengidap penyakit yang berisiko tinggi mengganggu tugas lapangan, seperti Tuberkulosis (TB) dan gangguan ginjal.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) harus mampu menghadirkan layanan secara nyata di lapangan.
SAMIN terdiam, raut wajahnya terlihat sedih saat mengetahui uang tabungan sejak 2 tahun enam bulan lalu untuk biaya haji dimakan rayap.
ANGGOTA Komisi VIII DPR RI Bukhori Yusuf menilai untuk penyelenggaraan haji tahun mendatang perlu ada upaya untuk mengefektifkan biaya haji.
PENAIKAN biaya haji sebesar Rp1,5 triliun secara mendadak perlu diantisipasi dengan merevisi UU BPKH dan UU Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.
"Mungkinkah para negara-negara Islam pengirim jemaah haji melakukan nego-nego dengan pihak Pemerintah Arab Saudi,"
"Kita bisa berkolaborasi sama-sama untuk dapat menghadapi apabila Pemerintah Arab ini mengeluarkan sekonyong-konyong harga yang semaunya,"
"Hal-hal begini bisa dimulai dibicarakan dari awal. Bukan main dadakan seperti ini," kata Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/5).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved