Sabtu 21 Mei 2022, 16:00 WIB

Faktor Genetik dan Hormon Kehamilan Bisa Sebabkan Varises

M Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Faktor Genetik dan Hormon Kehamilan Bisa Sebabkan Varises

MI/M Iqbal Al Machmudi
Sejumlah narasumber dihadirkan dalam Seminar Mengenal Bedah Vaskular yang diadakan oleh RS Mitra Keluarga Kemayoran, Jakarta, Sabtu (21/5).

 

VARISES merupakan pembengkakan pelebaran pembuluh darah atau vena yang bisa terjadi seluruh tubuh. Penyakit ini merupakan salah satu spektrum kondisi penyakit vena kronik mulai dari kaki normal, mengubah kulit, hingga bisa mengakibatkan luka pada kaki.

Dokter Spesialis Bedah Vaskuler dari Rumah Sakit Mitra Kemayoran, dr Charley Simanjuntak Sp B Subsp BVE (K) B.Med.Sc menjelaskan jika keluarga memiliki penyakit ini maka peluang 20% akan terkena. Kemudian dengan bertambahnya usia dan gaya hidup bisa menimbulkan varises.

"Sementara jenis kelamin paling sering terjadi pada wanita karena adanya hormon pada kehamilan beberapa kali kemungkinan mengalami varises semakin tinggi. Dan obesitas dengan penumpukan lemak pada perut akan menekan pembuluh darah balik akan terjepit sehingga terjadi varises," kata Charley dalam acara seminar di Hotel Mercure, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (21/5).

Kemudian faktor gaya hidup dengan olahraga kurang dan pekerjaan melibatkan gerakan yang statis atau seperti kebanyakan duduk/berdiri tanpa ada perubahan posisi akan berdampak pada pembuluh darah balik.

Charley menjelaskan varises terjadi karena aliran darah untuk kembali ke jantung tidak didukung, tidak seperti jantung memompa darah ke seluruh tubuh. Sehingga dari pengembalian darah ke jantung bisa dilakukan dengan baik ketika tubuh digerakkan sehingga darah bisa terpompa.

Akibat aliran darah balik tidak terpompa dengan baik maka ada aliran balik sehingga vena mengalami perubahan bentuk kompensasi tekanan dan jumlah darah yang melebihi kapasitas sehingga terjadi varises. Di Indonesia 53 persen mengalami varises dengan perbandingan 3 banding 1 perempuan lebih banyak mengalami varises dibanding laki-laki.

Tanda dan gejalanya yakni mulainya muncul serabut atau garis-garis berwarna biru keunguan di permukaan kulit, mirip seperti jaring laba-laba atau nyeri kaki terasa berat khususnya setelah berdiri atau duduk dalam waktu lama.

"Vena terlihat menonjol dan membengkak sepanjang paha, mata kaki, dan lutut. Kulit kering, gatal, terutama di area tungkai bawah. Memiliki varises memiliki risiko lebih tinggi pembekuan lebih dalam," ujarnya.

"Tujuan dari pengobatan varises adalah dengan meredakan gejala, mencegah komplikasi, dan memperbaiki penampilan," pungkasnya. (H-2)

 

Baca Juga

Antara

RUU Pendidikan dan Layanan Psikologi Diharap Mampu Cetak Psikolog Profesional

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 01 Juli 2022, 23:50 WIB
Proses pembahasan RUU cukup panjang yang dimulai pada 2021 lalu dengan 8 kali masa sidang...
DKN

Dewan Kehutanan Nasional Ingin Dikuatkan dengan Keppres

👤Atalya Puspa 🕔Jumat 01 Juli 2022, 22:50 WIB
DEWAN Kehutanan Nasional (DKN) meminta agar peran dan fungsinya diperkuat dengan Keputusan Presiden agar bisa membuat regulasi yang...
Instagram BKKBN

BKKBN Matangkan Persiapan Puncak Hari Keluarga Nasional XXIX

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Jumat 01 Juli 2022, 22:05 WIB
PUNCAK perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke 29 di Kota Medan, Sumatra Utara yang digelar pada 7 Juli 2022 tinggal menghitung...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya